Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Teliti Limbah Pelepah Pisang, Tim Mahasiswi Teknik Kimia UMS Raih Juara 2 KTI Nasional

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Sabtu, 4 November 2023 17:55 WIB
Teliti Limbah Pelepah Pisang, Tim Mahasiswi Teknik Kimia UMS Raih Juara 2 KTI Nasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - 3 Mahasiswi Teknik Kimia (Tekkim) Universitas Muhammadiyah (UMS) yang berhasil mendapatkan Juara 2 di Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Fisika Expo VI 2023, di Universitas Bangka Belitung.

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswi Teknik Kimia (Tekkim) Universitas Muhammadiyah (UMS) melalui karya tulis ilmiahnya yang meneliti pengelolaan limbah pelepah pisang dengan judul “Potensi Pengolahan Limbah Pelepah Pisang dengan Memanfaatkan Alfa Selulosa Sebagai Pengganti Serat Kayu” berhasil mendapatkan Juara 2 di Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Fisika Expo VI 2023, di Universitas Bangka Belitung.

Studi pustaka yang dilakukan oleh Zulfa Mayang Yuwantari, Novy Fitri Yanti, dan Nabila Mahardika Alfiyana Wati, dilatarbelakangi oleh banyaknya limbah pelepah pisang yang tidak termanfaatkan. Selain itu, permintaan ketersediaan kertas semakin meningkat sedangkan masa tanam untuk pohon mahoni itu membutuhkan waktu sekitar 8-10 tahun, sehingga ketersediaan kertas kurang mencukupi.

“Dari hasil karya tulis kemarin kami membuat perbandingan dari serat pelepah pisang dengan serat dari kayu mahoni,” jelas Zulfa saat ditemui pada Sabtu (4/11).

Dari pengamatannya melalui studi pustaka, lanjutnya, ditemukan bahwa kandungan alfa selulosa dari pelepah pisang itu lebih bagus dibandingkan dengan kayu mahoni. Kayu mahoni seringkali dijadikan sebagai bahan pembuat kertas, sedangkan alfa selulosa yang terkandung dalam serta kayu adalah bahan baku dari pembuatan kertas.

Zulfa mengungkapkan, bahwa syarat serat kayu untuk dapat dijadikan kertas adalah kandungan alfa selulosa sebesar 80%, sedangkan kayu mahoni hanya memiliki persentase 40-54% kandungan alfa selulosa. Di sisi lain, pelepah pisang memiliki kandungan alfa selulosa yang memenuhi batas ambang yaitu dengan 83% kandungan alfa selulosa.

“Dan itu dinyatakan lebih bagus kualitas kertasnya di banding dari kertas yang dibuat dari bahan kayu mahoni,” ungkap Zulfa.

Menurutnya, pengalihan dari serat kayu mahoni ke pelepah pisang ini juga karena waktu tanam dari pelepah pisang itu hanya sekitar 6-8 bulan. Di Indonesia banyak juga petani pisang, terutama di wilayah Jawa Timur, petani-petani pisang bisa mencapai 8 ton per tahunnya.

Zulfa menerangkan langkah-langkah bagaimana kelompoknya bisa mendapatkan posisi kedua tersebut. Pada langkah pertama, Zulfa dan teman-temannya mengirimkan abstrak penelitian. Jika abstrak karya tulis ilmiah disetujui, maka bisa melanjutkan untuk menuliskan paper nya secara lengkap.

“Dan juga full papernya sudah di acc, dan sudah dinyatakan masuk ke 7 besar, baru nanti dilombakan lagi ke grand final untuk pemilihan 3 besar,” terangnya.

Untuk pemilihan 3 besar dilakukan secara online melalui Zoom Meeting dengan melakukan presentasi hasil karya tulis. Pemaparan materi dilakukan selama 10 menit dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri selama 20 menit. Zulfa dan kawan-kawannya berhasil mendapatkan skor 164,5 dan menempatkannya di Juara 2 dari lomba karya tulis tersebut.

Zulfa juga bercerita, bahwa pengumuman kelolosan dari abstrak hingga batas pengumpulan full paper itu hanya memiliki jeda waktu satu minggu. Sehingga dia dan teman-temannya rela untuk begadang untuk menyelesaikan papernya. Dalam menyelesaikan karya tulisnya, tim mendapatkan pendampingan khusus dari dosen pembimbing Prodi Teknik Kimia UMS yaitu Dr. Ir. Ahmad M Fuadi, M.T

“Pokoknya kejar prestasi sebanyak mungkin, jangan pernah putus asa. Dan jangan pernah dengerin kata-kata orang yang selalu memandang rendah kita. Tunjukin aja kalau kita memang bisa,” kata Zulfa menuangkan rasa semangatnya.

Kaprodi Tekkim UMS Dr., Eni Budiyati, S.T., M.Eng., mengungkapkan rasa bangga, senang, dan syukurnya atas prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa Teknik Kimia UMS. Dukungan selalu diberikan oleh prodi kepada para mahasiswanya yang memiliki semangat untuk berprestasi dengan tetap mengalokasikan dana untuk mengikuti kompetisi, juga adanya dukungan pendampingan khusus dari dosen untuk mahasiswanya.

“Saya berharap, ini menjadi motivasi untuk teman-teman yang lain, mahasiswa lain untuk lebih bersemangat. Ini menunjukkan bahwa peluang kita untuk bisa menjuarai kompetisi level nasional maupun internasional terbuka luas. UMS tidak kalah dengan yang lain,” harap Eni Budiyati.

Saat ini, Prodi Teknik Kimia UMS telah diakui secara nasional dan Internasional dengan terakreditasi Unggul dari BAN-PT dan akreditasi internasional IABEE Provisional. (*)

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...