SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sejumlah 36 peserta ekstrakurikuler sains klub SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melakukan praktik menanam cabai dengan teknik upside down, Sabtu (7/1/2023).
Upside down merupakan teknik menanam dengan media botol air mineral yang dipasang terbalik. Teknik ini sangat cocok diterapkan bagi masyarakat perkotaan, karena media yang digunakan tidak membutuhkan lahan yang luas.
Ada beberapa tanaman yang cocok dikembangkan menggunakan teknik ini. Misalnya, sayuran dan buah-buahan seperti cabai, tomat, mentimun, dan beberapa jenis tanaman hias.
Selain mempraktikkan menanam cabai dengan teknik upside down, murid juga ditunjukkan cara membuat tempat pupuk organik yang berada dalam satu wadah tanaman yang akan ditanam. Pupuk organik inillah yang nantinya akan mendukung pertumbuhan tanaman cabai.
Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam dengan teknik upside down. Yaitu media tanam, bibit cabai, sampah organik, karet, plastik, air, tali kenur, dan botol air mineral bekas yang dimanfaatkan sebagai pot.
Penggunaan botol air mineral bekas ukuran 600 ml dan 1.500 ml sebagai pot sejalan dengan prinsip reuse. Yaitu memanfaatkan sampah supaya bisa digunakan kembali.
Eka Pratiwi Nugrahini, selaku koordinator ekstrakurikuler sains klub, mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk mendukung program sekolah sirkular. Kemudian, ia menjelaskan langkah-langkah mempraktikkan teknik upside down.
Pertama, siapkan alat dan bahan yang diperlukan,lubangi bagian atas botol ukuran 600 ml.
Kedua, potong bagian ujung bawah botol ukuran 600 ml dan botol ukuran 1500 ml, pastikan bagian ujung jangan terputus.
Ketiga, masukkan bibit cabai di bagian mulut botol ukuran 1500 ml, kemudian masukkan botol ukuran 600 ml ke dalam botol ukuran 1500 ml.
Keempat, masukkan media tanam cabai disela-sela antara botol ukuran 600 ml dan botol ukuran 1500 ml kemudian masukkan sampah organik ke dalam botol ukuran 600 ml.
Kelima, siram tanaman cabai dan gantunglah di tempat yang teduh.
Salah satu murid kelas IV, Jecinda Aqilla Putri Sihono mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
“Ini pengalaman pertamaku menanam cabai dengan teknik upside down. Dari penjelasan guruku, cabai yang tumbuh nanti akan bergelantungan dan daunnya tetap otomatis bergerak ke atas melawan gravitasi,” pungkasnya.
PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...
Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...
Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...
Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak
SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...
Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...
SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...
Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...
SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...
62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...
Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...
Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....
Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...







