Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Sains Klub SD Muhammadiyah PK Kottabarat Tanam Cabai dengan Teknik Upside Down

Nikmah Hidayati (Kaur Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta), Editor: Yusuf R. Yanuri
Selasa, 10 Januari 2023 20:27 WIB
Sains Klub SD Muhammadiyah PK Kottabarat Tanam Cabai dengan Teknik Upside Down

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sejumlah 36 peserta ekstrakurikuler sains klub SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melakukan praktik menanam cabai dengan teknik upside down, Sabtu (7/1/2023).

Upside down merupakan teknik menanam dengan media botol air mineral yang dipasang terbalik. Teknik ini sangat cocok diterapkan bagi masyarakat perkotaan, karena media yang digunakan tidak membutuhkan lahan yang luas.

Ada beberapa tanaman yang cocok dikembangkan menggunakan teknik ini. Misalnya, sayuran dan buah-buahan seperti cabai, tomat, mentimun, dan beberapa jenis tanaman hias.

Selain mempraktikkan menanam cabai dengan teknik upside down, murid juga ditunjukkan cara membuat tempat pupuk organik yang berada dalam satu wadah tanaman yang akan ditanam. Pupuk organik inillah yang nantinya akan mendukung pertumbuhan tanaman cabai.

Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam dengan teknik upside down. Yaitu media tanam, bibit cabai, sampah organik, karet, plastik, air, tali kenur, dan botol air mineral bekas yang dimanfaatkan sebagai pot.

Penggunaan botol air mineral bekas ukuran 600 ml dan 1.500 ml sebagai pot sejalan dengan prinsip reuse. Yaitu memanfaatkan sampah supaya bisa digunakan kembali.

Eka Pratiwi Nugrahini, selaku koordinator ekstrakurikuler sains klub, mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk mendukung program sekolah sirkular. Kemudian, ia menjelaskan langkah-langkah mempraktikkan teknik upside down.

Pertama, siapkan alat dan bahan yang diperlukan,lubangi bagian atas botol ukuran 600 ml.

Kedua, potong bagian ujung bawah botol ukuran 600 ml dan botol ukuran 1500 ml, pastikan bagian ujung jangan terputus.

Ketiga, masukkan bibit cabai di bagian mulut botol ukuran 1500 ml, kemudian masukkan botol ukuran 600 ml ke dalam botol ukuran 1500 ml.

Keempat, masukkan media tanam cabai disela-sela antara botol ukuran 600 ml dan botol ukuran 1500 ml kemudian masukkan sampah organik ke dalam botol ukuran 600 ml.

Kelima, siram tanaman cabai dan gantunglah di tempat yang teduh.

Salah satu murid kelas IV, Jecinda Aqilla Putri Sihono mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

“Ini pengalaman pertamaku menanam cabai dengan teknik upside down. Dari penjelasan guruku, cabai yang tumbuh nanti akan bergelantungan dan daunnya tetap otomatis bergerak ke atas melawan gravitasi,” pungkasnya.

Berita Terbaru

MTs Muhammadiyah Surakarta Gelar Matsmuka CORE dan Ujian Tahfidz di Masjid Zayed

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta menggelar kegiatan Matsmuka Class Outing for Religious Enrichment (Matsmuka CORE) di Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta, Senin (15/6/2026), sebagai...

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...