Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kabarmu

Satu Putusan Muktamar Surakarta Dibahas dalam Kajian AIK UMS

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Sabtu, 31 Desember 2022 23:19 WIB
Satu Putusan Muktamar Surakarta Dibahas dalam Kajian AIK UMS
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menyampaikan salah satu putusan penting tentang ‘Risalah Islam Berkemajuan’ dalam Kajian Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) series ke-26, Jumat, (30/12) yang dilaksanakan di Masjid Sudalmiyah Rais Kampus II.
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM –Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti,  menyampaikan salah satu putusan penting tentang ‘Risalah Islam Berkemajuan’ dalam Kajian Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) series ke-26, Jumat, (30/12) yang dilaksanakan di Masjid Sudalmiyah Rais Kampus II.
Sekertaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengucapkan terima kasih kepada panitia Kajian UMS ini, karena sudah mengakomodir aspirasi bahwa kajian dilaksanakan secara luring.
“Kajian secara daring itu garing, dan banyak yang berlindung dibalik akun masing-masing. Mudah-mudahan kesempatan bertemu ini dengan bertatap muka, saya kira lebih kuat sentuhan kemanusiaannya daripada tatap maya,” ungkap Abdul Mu’ti.
Risalah Islam Berkemajuan itu tidak ada kaitannya dengan Dewa 19, lanjutnya dengan santai untuk mencairkan suasana. Tetapi Risalah Islam Berkemajuan itu ada hubungannya dengan persoalan insani.
“Dokumen Muhammadiyah memang sejak awal sudah pernah mengguanakan kata mencerahkan, kemajuan dan berkemajuan yang menjadi bagian dari kebijakan pada awal berdirinya Muhammadiyah,” tambahnya.
Menurutnya, istilah tersebut kemudian diperkuat pada Muktamar Muhammadiyah yang dilaksanakan di Yogyakarta pada tahun 2010. Nah ini menjadi momentum menarik, pada saat itu Islam dikembangkan dan diprogramkan menjadi istilah Islam Nusantara.
“Sehingga dulu ada dua karakter Islam, yaitu Islam berkemajuan dan Islam Nusantara. Beberapa organisasi yang tidak ingin terkotak, mengembangkan lagi dengan nama Islam Nusantara yang Berkemajuan. Tapi apapun itu, Muhammadiyah tetap menjaga jati dirinya sebagai Islam Berkemajuan,” papar Sekertaris Umum PP Muhamamdiyah itu.
Dia memaparkan, Muhammadiyah menghadirkan Islam sebagai agama peradaban dan menghadirkan Islam yang rahmatan lil aalamin. Sehingga dalam mengokohkan jati dirinya sebagai gerakan Islam, terdapat 3 bagian yang saling berkaitan. Gerakan Islam yang dibangun, dilaksanakan dan dikembangkan senantiasa berlandaskan agama Islam.
“Kemudian bagian kedua bahwa Muhammadiyah bergerak dalam ranah Islam dan terakhir gerakan Islami yang amalannya sesuai dengan nilai-nilai Islam dan termaktub dalam tujuan Muhammadiyah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan Islam yang seperti apa yang kemudian dimaksud dalam Muhammadiyah yang disebut manhaj Muhammadiyah. Selain itu ada yang menyebut sebagai Ideologi Muhammadiyah. Manhaj adalah jalan perang, jalan yang menuntun kita pada jalan kebenaran.
“Program Muktamar Muhammadiyah di Surakarta, Muhammadiyah Unggul Berkemajuan. Islam itu unggul, dan tidak ada yang mengungguli. Islam itu, yang wasathiyah, pernyataan pikiran Muhammadiyah yang kembali kita kumandangkan kembali,” tambahnya.
5 poin  tersebut yang mengandung pengertian di dalamya, washato yang berarti
1. Terbaik “Khoiru Ummah”
2. Posisi yang tidak ke ekstrem kanan atau ekstrem kiri
3. Sikap yang adil, yang objektif terutama masalah ilmu dan hukum
4. Sikap yang tidak ekstrem, karena dalam agama itu seimbang. Antara yang dunia, dan akhirat, yang material dan spiritual.
5. Sikap pendekatan yang moderat. Dalam beragamapun harus moderat, karena agama sebetulnya sesuai dengan kemampuan hambanya.
Menurutnya, dalam Islam Berkemajuan itu leading Islam. Lead artinya memimpin. Maka Islam senantiasa memimpin, Islam memimpin, dan Muhammadiyah menerjemahkan hal tersebut.
“5 Prinsip kunci Muhammadiyah dalam Risalah Islam Berkemajuan yaitu, berlandasakan tauhid yang murni, poin ke dua yakni dapat memahami agama Islam secara lengkap, prinsip yang ketiga Muhammadiyah itu mengamalkan Al-Qur’an sebagai amal sholeh yang fungsional dikenal dengan Amal Usaha Muhamamdiyah (AUM), kemudian poin ke empat berorientasi ke masa depan, dan terakhir mempelajari Islam secara terbuka,” tegasnya (*)

Berita Terbaru

PP Muhammadiyah Serukan Gerakan Infak Salat Jumat untuk Korban Banjir

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menginstruksikan penghimpunan infak Salat Jumat untuk bantuan kemanusiaan korban bencana banjir dan tanah longsor. Langkah itu sebagai respons cepat atas...

Dua Ribu Orang Hadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah dan PKU Muhammadiyah Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Sekitar dua ribu warga Muhammadiyah hadir dalam acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111 dan Resepsi Milad PKU Muhammadiyah Solo ke-96. Kegiatan yang digelar...

Museum Peradaban Islam Asia Tenggara Segera Hadir di Edutorium UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.CO–Museum Perdaban Islam Asia Tenggara akan segera hadir di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Museum ini akan melengkapi Edutorium UMS yang selama ini...

Sambut Hari Guru, Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Kirim Kartu Pos untuk Guru

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Ada banyak cara menyambut Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November. Seperti yang dilakukan sejumlah 81 murid kelas VI SD Muhammadiyah...

Peringati Hari Guru, Guru SMP Muhammadiyah PK Gelar Lomba Tarik Tambang hingga Memasak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memiliki cara yang berbeda setiap tahun dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Sesuai dengan tema Bergerak...

Anies Baswedan Janji Ajak Masyarakat Sipil Berkolaborasi dengan Negara

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-A.Muhaimin Iskandar, berjanji akan menjadikan pemerataan pembangunan sebagai prioritas penting dalam visi...

Enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jateng Bentuk Center of Excellent

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama lima perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya di Jawa Tengah mulai membahas organ baru yang akan segera dikukuhkan yaitu Center...

Baru diluncurkan, Program GIP-111 Mampu Kumpulkan Dana Rp82 Miliar

Jogja, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program Gerakan Infak Pendidikan atau GIP-111 tepat pada perayaan Milad Muhammadiyah ke-111 di Gedung Sportorium kampus Universitas Muhammadiyah...

Sambut Milad Muhammadiyah ke-111, Hizbul Wathan Solo Gelar Apel Akbar

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan akan menyelenggarakan apel Akbar Hizbul Wathan untuk menyemarakkan milad ke-111 Muhammadiyah....

Siswa SMP Muhammadiyah PK Sabet Dua Juara School Creative Hub Gojek se-Soloraya

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Bara Kaori Satya Maharani, menyabet dua penghargaan dalam ajang perlombaan Gojek School Creative Hub 2023...

UMS Beri Penguatan Keislaman untuk Keluarga WNI Lintas Budaya dan Muslim Baru di Australia

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) memfasilitasi dosen untuk mengabdi di luar negeri melalui skema program...

Mahasiswa UMS Raih Silver Medal dan Special Award pada Ajang SIIF 2023 di Korea Selatan

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Kolaborasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih Silver Medal dan Special Award pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2023, dengan...

Leave a comment