Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

KINDO.fun, Inovasi Digital Mahasiswa UMS untuk Deteksi Dini Perkembangan Anak

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 29 September 2026 16:41 WIB
KINDO.fun, Inovasi Digital Mahasiswa UMS untuk Deteksi Dini Perkembangan Anak
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak.

Inovasi bertajuk “Kindo: An Interactive Digital Screening Platform for Early Detection of Developmental Delay Risk in Children” tersebut meraih Silver Medal dalam 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia.

Anggota tim KINDO, Asrofi Noor Masithoh, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pemantauan perkembangan anak yang dinilai masih dapat ditingkatkan. Pemantauan di masyarakat selama ini lebih banyak berfokus pada pertumbuhan fisik, sementara perkembangan anak memerlukan instrumen khusus agar risiko keterlambatan dapat dikenali sejak dini.

“Ide pengembangan KINDO berawal dari adanya gap dalam dunia kesehatan anak. Kementerian Kesehatan RI sejak 2012 sudah menghadirkan instrumen pemantauan perkembangan anak usia 0–72 bulan, tetapi sistem yang digunakan terutama di layanan kesehatan primer seperti posyandu masih banyak yang manual menggunakan kertas. Bahkan, terkadang pemantauan hanya berfokus pada aspek fisik melalui antropometri,” ujar Asrofi, Selasa (29/9/2026).

KINDO.fun dikembangkan melalui kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa bidang keperawatan dan teknologi informasi. Platform tersebut dirancang membantu orang tua dan tenaga kesehatan primer memantau empat aspek perkembangan anak, yakni motorik halus, motorik kasar, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian.

Pada tahap awal, KINDO mengadopsi Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (KPSP) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI sebagai instrumen deteksi dini perkembangan anak usia 0–72 bulan. Digitalisasi instrumen tersebut diharapkan membuat proses skrining lebih praktis sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemantauan perkembangan anak.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak. (Humas)

KINDO tidak hanya menyediakan menu skrining digital. Platform tersebut dilengkapi fitur skoring dan interpretasi otomatis, rekomendasi stimulasi berdasarkan hasil skrining, longitudinal record, dashboard tenaga kesehatan berdasarkan wilayah, grafik pertumbuhan anak, serta reminder system untuk membantu mengingatkan jadwal skrining secara berkala.

Ke depan, pemanfaatan KINDO berpeluang dikembangkan dengan mengintegrasikan instrumen pemantauan perkembangan anak berstandar internasional. Asrofi menyebut pengembangan KINDO menjadi pengalaman kolaboratif bagi mahasiswa dari berbagai bidang. Tim tersebut terdiri atas mahasiswa Keperawatan, Teknik Informatika, Pendidikan Teknik Informatika, dan Profesi Ners.

“Sebagai mahasiswa keperawatan, kami menyadari bahwa kami tidak bisa merealisasikan ide ini sendiri. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan teman-teman dari Prodi Teknik Informatika dan Pendidikan Teknik Informatika untuk mewujudkan website KINDO ini,” jelasnya.

Kolaborasi lintas bidang tersebut melahirkan berbagai gagasan pengembangan sekaligus membantu tim menemukan solusi atas persoalan yang muncul selama proses pembuatan platform.

Dalam pengembangannya, KINDO menggunakan metode Research and Development dengan kerangka ADDIE yang mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tim juga mendapat pendampingan dari Siti Arifah selaku supervisor sekaligus dosen keperawatan anak.

Pendampingan tersebut membantu proses digitalisasi instrumen KPSP ke dalam platform KINDO agar tetap sesuai dengan kebutuhan skrining perkembangan anak. “Kami berharap melalui KINDO, kami bisa berkontribusi dalam menumbuhkan budaya skrining perkembangan anak yang proaktif serta mendukung digitalisasi dan integrasi sistem layanan kesehatan primer,” ungkap Asrofi.

KINDO Raih Silver Medal WICE 2026

WICE 2026 merupakan penyelenggaraan ke-8 yang digelar melalui kolaborasi Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan SEGi University & Colleges. Kompetisi tersebut mempertemukan inventor, inovator, peneliti, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai negara.

Pada penyelenggaraan 2026, WICE menghadirkan lima bidang utama, yakni Applied Life Sciences, Innovative Social Sciences, Applied Physics and Engineering, Environmental Sciences, serta IT and Robotics.

Kompetisi berlangsung secara daring pada 10–14 September 2026 dan secara luring pada 20–24 September 2026 di SEGi University Kota Damansara, Malaysia.

Pada sesi penjurian dan pameran, KINDO mendapat apresiasi dari juri dan pengunjung. Inovasi tersebut kemudian meraih Silver Medal pada sesi awarding.

Tim UMS yang mengembangkan KINDO terdiri atas Asrofi Noor Masithoh, Putri Azzahra Namora, Reja Arrafi, Airlangga Pradana Prakusa, Shafwan Aulia Rahman, dan Tasya Annisa Yunita.

Capaian tersebut menjadi pengalaman bagi mahasiswa UMS untuk mengembangkan inovasi lintas disiplin sekaligus membawa gagasan digital di bidang kesehatan anak ke forum kompetisi internasional.

Berita Terbaru

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....