Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Hidupkan Malam Rabu dengan Kajian Fiqih Doa bersama Ustaz Ukasyah

Khayya Meilina Eka Hastuti, Editor: Sholahuddin
Kamis, 16 Oktober 2025 16:56 WIB
Hidupkan Malam Rabu dengan Kajian Fiqih Doa bersama Ustaz Ukasyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Peserta Majelis Ta’lim Istiqomah Kalijambe mengikuti kajian pekanan bertema Fiqih Ibadah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalijambe, Sragen, Rabu (15/10/2025). [Khayya].

KALIJAMBE, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Majelis Taklim Istiqomah Kalijambe, Sragen, kembali menggelar kajian rutin pada Rabu (15/10/2025) malam di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalijambe, utara MAN 3 Sragen. Kajian yang dimulai selepas salat Isya sekitar pukul 19.30 WIB ini menghadirkan Ustaz Ukasyah dengan tema “Fiqih tentang Berdoa”.

Dalam penyampaiannya, Ustaz Ukasyah menjelaskan bahwa doa merupakan inti dari ibadah karena dalam setiap aktivitas seorang Muslim selalu ada doa yang menyertai. “Doa bukan hanya permintaan, tapi pengakuan seorang hamba atas kebutuhan dan kebergantungannya kepada Allah,” ujarnya di hadapan jemaah.  Ia mencontohkan, salah satu doa yang sering dibaca Nabi, “Allahumma inni as’aluka al-‘afwa wal ‘afiyata fi dini, wa ahli,” yang berarti “Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agamaku, keluargaku, dan hartaku.” Menurutnya, doa ini mencakup perlindungan dalam agama, dunia, dan akhirat secara menyeluruh.

Ustaz Ukasyah juga menekankan lima alasan pentingnya berdoa. Pertama, doa adalah inti ibadah. Kedua, manusia membutuhkan ampunan dari Allah karena tidak tahu kapan ajal tiba. Ketiga, memperbaiki agama berarti memperbaiki seluruh aspek kehidupan. Keempat, doa berpengaruh terhadap kejelasan akad jual beli dalam kehidupan sehari-hari. Kelima, keluarga adalah aset terbesar yang harus dijaga dengan doa.

Pada sesi tanya jawab, Ustaz Ukasyah menjelaskan beberapa persoalan fikih, seperti hukum mengangkat tangan saat berdoa yang disunahkan, tata cara memandikan jenazah, dan penjelasan terkait azan saat menguburkan yang tidak memiliki dasar kuat dalam mazhab, melainkan hanya kiasan karena “lahir diadzani dan meninggal diadzani.”  Salah satu anggota jemaah, Rofiqoh, menyampaikan alasannya rutin mengikuti kajian di Majelis Taklim Istiqomah. “Untuk menambah wawasan dan memperdalam ilmu agama,” ujarnya. Sementara itu, anggota jemaah lainnya, Saripah, menilai penyampaian Ustaz Ukasyah mudah dipahami. “Materinya menarik karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari,” katanya. Ustaz Ukasyah menyampaikan bahwa kajian bulan depan pada pekan kedua untuk membahas mandi besar.

Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme. Panitia berharap majelis ini menjadi sarana masyarakat untuk memperkuat pemahaman agama serta menghidupkan semangat beribadah di tengah kesibukan sehari-hari.  “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Ustaz Dwi Jatmiko: Lima Fase Manusia, Momentum Memperbanyak Bekal Takwa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tema tentang lima fase manusia dan momentum perbanyak bekal takwa menjadi tema ceramah yang disampaikan Ustaz Dwi Jatmiko pada acara pengajian Subuh Barokah di...

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...