Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dukung Zero Waste, Tim Pengabdian UMS-BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan

Alvian, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 13 Oktober 2025 00:23 WIB
Dukung Zero Waste, Tim Pengabdian UMS-BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan”. (Humas)

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan”.

Program itu berhasil menyulap limbah makanan menjadi pakan ikan bernilai ekonomi. Pengabdian ini berhasil mendapatkan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) 2025. Ketua tim pengabdian, Windi Wulandari, menjelaskan inisiatif ini lahir dari permasalahan serius terkait penumpukan sampah organik di Desa Gajahan.

“Sebagian besar masyarakat belum mampu mengelola limbah makanan rumah tangga dengan baik. Melalui program ini, kami ingin mengubah masalah menjadi peluang – mengurangi sampah, mendukung kemandirian pangan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru,” jelas Windi, Sabtu (11/10/2025).

Menurut data analisis situasi, sampah makanan menyumbang hingga 39,41 persen  dari total komposisi sampah di Indonesia, menjadikannya jenis limbah paling dominan. Di Desa Gajahan sendiri, sebagian besar sampah organik berasal dari rumah tangga, warung makan, dan kos-kosan yang belum memiliki sistem pengolahan terpadu.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan  gas metana (CH4) yang memperparah perubahan iklim dan menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit seperti lalat dan tikus. Program pengabdian ini juga menjawab persoalan ekonomi lokal. BUMDES Gajah Makmur, yang mengelola usaha ternak lele dan gurami, selama ini terkendala biaya pakan yang tinggi.

Tekan Biaya Operasional

Dengan pelatihan produksi pelet ikan dari limbah pangan, biaya operasional dapat ditekan dan hasil budidaya berpotensi meningkat. “Inovasi pelet berbasis food waste diharapkan meningkatkan produksi ikan. Kami optimistis program ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tapi juga memperkuat ekonomi desa,” ungkap Joko Sutoyo, pembina kelompok perikanan Desa Gajahan.

Dalam kegiatan pelatihan pada Senin (22/9/2025) lalu, tim UMS memperkenalkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah limbah organik dan mesin pencetak pelet ikan. Peserta dilatih langsung mulai dari pemilihan bahan hingga proses pencetakan pelet menggunakan metode sederhana yang mudah diterapkan di tingkat rumah tangga maupun kelompok usaha.

Program ini juga dilengkapi pendampingan dan evaluasi berkelanjutan agar kelompok BUMDES mampu memproduksi pakan ikan secara mandiri. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) dan tujuan ke-13 (penanganan perubahan iklim).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan”.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan”. (JHumas)

Program ini berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas metana melalui pengelolaan sampah organik, sekaligus mendukung  Asta Cita Ekonomi Hijau dan Biru dengan menciptakan produk ramah lingkungan yang berdaya guna.

Melalui kegiatan ini, UMS terus memperkuat perannya sebagai kampus berkemajuan yang mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi dengan solusi konkrit terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. “Kami ingin UMS tidak hanya hadir sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri, bersih, dan berdaya saing,” ujar Windi.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...