Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Menjejak Pulau Dewata: Kisah Study Tour SMP Muhammadiyah 6 Plus Solo ke Bali

Yusup Arifin, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 11 Oktober 2025 17:25 WIB
Menjejak Pulau Dewata: Kisah Study Tour SMP Muhammadiyah 6 Plus Solo ke Bali
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Siswa SMP Muhammadiyah 6 Plus, Solo, saat bermain di pantai di Pulai Bali. (Humas).

Pulau Bali, dengan segala keindahan alam dan kekayaan budayanya, menjadi destinasi yang tak terlupakan bagi siswa-siswi SMP Muhammadiyah 6 Plus, Solo. Pada tanggal 6 hingga 10 Oktober 2025, sekolah melaksanakan kegiatan Study Tour ke Pulau Dewata, sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas yang sarat pengalaman dan nilai edukatif.

Perjalanan dimulai dari halaman sekolah menuju Pelabuhan Ketapang, sebelum akhirnya menyeberangi Selat Bali menuju pulau yang dikenal dengan sebutan Island of Paradise. Semangat dan keceriaan tampak terpancar dari wajah setiap peserta saat memasuki tanah Bali untuk pertama kalinya.

Petualangan hari pertama dimulai dengan kunjungan ke Tanah Lot, salah satu ikon wisata paling terkenal di Bali. Pura yang berdiri kokoh di atas batu karang di tepi laut menjadi pemandangan yang memukau. Suara deburan ombak yang menerpa karang dan cahaya matahari sore menciptakan panorama yang begitu indah dan menenangkan.

Di tempat ini, para siswa belajar tentang nilai spiritual masyarakat Bali serta pentingnya menjaga warisan budaya bangsa. Keindahan Tanah Lot meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.  “Momen di Tanah Lot benar-benar berkesan. Kami merasa kagum melihat keindahan alam sekaligus kebesaran ciptaan Tuhan,” ujar salah satu peserta study tour dengan penuh semangat. Perjalanan dilanjutkan menuju Desa Wisata Penglipuran, desa adat yang terkenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Begitu tiba di gerbang desa, suasana damai dan udara sejuk langsung menyambut rombongan. Rumah-rumah tradisional berjajar rapi dengan arsitektur khas Bali, memperlihatkan kearifan lokal yang masih dijaga turun-temurun.

Dari kunjungan ini, para siswa belajar tentang harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Sebuah nilai luhur yang menjadi pegangan hidup masyarakat Penglipuran. Sore hari, rombongan menuju Pantai Kuta, destinasi wisata yang sudah mendunia. Hamparan pasir putih dan ombak yang bergulung indah menjadi pemandangan yang memikat.  Beberapa siswa bermain air dan menikmati semilir angin laut, sementara yang lain sibuk mengabadikan momen menjelang senja. Ketika matahari mulai tenggelam dan langit berubah warna keemasan, suasana terasa begitu magis. Hari pertama pun ditutup dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

Keesokan harinya, rombongan menyaksikan pertunjukan Tari Barong, tarian khas Bali yang sarat makna filosofis tentang pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Gerakan penari yang dinamis, kostum unik, dan alunan gamelan membuat suasana begitu hidup. Selain menghibur, pertunjukan ini juga memberikan pelajaran tentang keseimbangan hidup yang harus dijaga oleh setiap manusia.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Puja Mandala, kompleks lima tempat ibadah dari lima agama berbeda yang berdiri berdampingan di kawasan Nusa Dua. Di tempat ini, siswa-siswi belajar langsung tentang makna toleransi, kerukunan, dan persatuan dalam keberagaman. “Melihat lima tempat ibadah berdiri berdampingan membuat kami sadar betapa indahnya hidup rukun meski berbeda keyakinan,” ungkap salah satu siswa kelas IX.

Destinasi berikutnya adalah Pantai Pandawa, surga tersembunyi di balik tebing kapur tinggi. Air lautnya yang jernih berpadu dengan hamparan pasir putih menciptakan suasana yang menenangkan. Banyak siswa bermain air, bersantai, dan menikmati keindahan alam yang luar biasa di pantai ini. Perjalanan hari kedua ditutup di Garuda Wisnu Kencana (GWK), taman budaya megah yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia.

Patung Dewa Wisnu menunggang Garuda yang menjulang tinggi tampak begitu gagah di bawah langit sore. Dari area GWK, pemandangan Bali terlihat luas dan menakjubkan. Siswa-siswi juga sempat berkeliling menikmati keindahan taman dan mengenal lebih dalam karya seni serta budaya Indonesia yang membanggakan. Hari ketiga menjadi penutup perjalanan di Bali. Tujuan pertama adalah Joger, toko oleh-oleh terkenal dengan tulisan-tulisan lucu dan filosofis yang khas. Suasana ramai dipenuhi tawa siswa yang membaca papan-papan kata unik di dinding toko. Mereka membeli kaus, sandal, hingga cenderamata untuk keluarga di rumah.

Siswa SMP Muhammadiyah 6 Plus, Solo, saat study tour ke Bali. (Humas).

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bedugul, kawasan pegunungan yang sejuk dan menenangkan. Di sana berdiri Pura Ulun Danu Beratan, pura yang tampak mengapung di atas permukaan Danau Beratan. Kabut tipis yang menutupi danau membuat suasana menjadi magis dan menenangkan.

Kenangan yang Tak Tergantikan

Selama lima hari perjalanan, siswa-siswi SMP Muhammadiyah 6 Plus, Solo tak hanya berwisata, tetapi juga belajar tentang nilai kehidupan, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Dari Tanah Lot hingga GWK, setiap langkah meninggalkan cerita dan kesan tersendiri. Perjalanan ini bukan sekadar liburan, melainkan pengalaman belajar yang membuka mata bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa.

Rombongan akhirnya kembali ke Solo dengan hati gembira dan penuh kenangan indah pada Jumat, 10 Oktober 2025. “Study tour ini memberi kami pelajaran berharga tentang kehidupan, kebersamaan, dan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia,” tutur salah satu guru pendamping menutup perjalanan kali ini.

Perjalanan ke Bali menjadi momen yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna. Melalui kegiatan ini, siswa belajar untuk bersyukur, menghargai keberagaman, dan mencintai negeri sendiri. Seperti yang mereka rasakan, belajar tidak selalu harus di kelas kadang, pelajaran terbaik datang dari perjalanan itu sendiri.

Berita Terbaru

Rita Pranawati: Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Menerima ABK

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendidikan inklusif harus dipahami sebagai pendidikan yang berkeadilan, yakni mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan setiap peserta didik. Pandangan itu disampaikan Staf Khusus...

PP ‘Aisyiyah Perkuat Pendidikan Inklusif, Ratusan Guru PAUD Dibekali Kompetensi Khusus

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Majelis PAUD Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) bersama Program INKLUSI ‘Aisyiyah menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif secara daring pada...

FEB UMS Jajaki Kolaborasi dengan PPI Jepang, Promosikan Batik Ecoprint

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke...

Kemasan Menarik Bisa Dongkrak Penjualan, Ini Tips dari Mahasiswa UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mohamad Nisman Fadhil membagikan strategi membangun kemasan produk yang...

SMP Muhammadiyah PK Surakarta Raih TKA Tertinggi se-Kota Solo, Luluskan 123 Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta meluluskan 123 siswa Kelas IX Angkatan XIV sekaligus mencatatkan prestasi sebagai peraih rata-rata Tes Kemampuan...

FEB UMS Bekali Siswa MAMSKA Penanganan Keluhan Konsumen secara Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi siswa MA Muhammadiyah Surakarta (MAMSKA), Sabtu (6/6/2026),...

EcoJourney 2026, Kader HW UMS Belajar Lingkungan dan Kepemimpinan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 10 kader Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan EcoJourney 2026 yang diselenggarakan Relawan Kebaikan Indonesia (RKI) bersama Himpunan...

Fun Football PCPM Kota Bengawan Pererat Persaudaraan Pemuda Masjid

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan menggelar Fun Football Mini Soccer sebagai puncak rangkaian Semarak Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di The...

Yayah Khisbiyah Kupas Psikologi Sosial dan Political Stress di Acara IMM Jateng-DIY

MAGELANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kader dan peserta IMM Jawa Tengah dan DIY mengikuti sesi materi umum hari kedua dengan tema “Peran Psikologi Sosial dalam Mengawal Kebijakan...

IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNas bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0” di Gedung Pimpinan Daerah...

Pemuda Muhammadiyah Solo Diajak Aktif Cari Solusi Persoalan Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar puncak peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah melalui sarasehan kader lintas generasi di Loji Gandrung, rumah...

Mahasiswa Komunikasi UMS Dominasi Ajang Student Mobility di Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui program...