
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati.
Kegiatan yang digelar di Desa Jati, Gatak, Sukoharjo, ini menjad inovasi praktis dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. Smartani Jati merupakan bentuk nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan secara mandiri dan berdaya melalui pemberdayaan perempuan.
Pada sesi kedua Sekolah Perempuan Smartani Jati, mengusung tema “Kemandirian Pangan Keluarga dan Komunitas”, berfokus pada peran strategis perempuan sebagai agen perubahan di tingkat keluarga maupun komunitas.
Ketua pelaksana, Muhammad Nauval Insani menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah penguatan kualitas masyarakat, khususnya perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni. “Melalui keberlanjutan kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati, diharapkan peserta dapat mengembangkan kemampuan dan inovasi dalam bidang pangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Nauval menegaskan, melalui optimalisasi sumber daya lokal tepat guna tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui solusi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati. (Humas)
Kegiatan tersebut menghadirkan Muhammad Amri sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparan, ia yang menyoroti urgensi perempuan dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Melalui keterlibatan aktifnya dalam pengelolaan sumber pangan, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga hingga masyarakat desa,” jelasnya.
Menurut Amri, dalam tingkat keluarga, perempuan berperan dalam menanam berbagai jenis tumbuhan, dan tanaman hermal, serta mengatur pola konsumsi pangan agar lebih sehat dan beragam. Sementara itu, di tingkat komunitas, perempuan yang tergabung dalam KWT berperan dalam menggerakkan kegiatan pertanian produktif, mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi anggota kelompok.
“Di Desa Jati, kemandirian pangan dapat dikembangkan melalui pemanfaatan kearifan lokal yang sudah ada. Potensi sumber daya alam seperti singkong, sereh, pisang, dan bayam brazil dapat diolah menjadi produk khas yang menjadi identitas dan kebanggaan KWT. Misalnya, hasil panen bisa diubah menjadi minuman herbal, keripik, tepung, atau produk olahan lainnya yang memiliki nilai jual tinggi,” ungkap Amri.
Lebih lanjut, Amri menekankan bahwa inovasi ketahanan pangan ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat citra desa sebagai komunitas mandiri dan kreatif. “Melalui dukungan pemerintah desa dan kerja sama antaranggota KWT, perempuan dapat terus mengembangkan kemampuan dan inovasi mereka dalam mengelola pangan lokal. Upaya tersebut berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan karena memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem,” tambahnya.
Melalui Sekolah Perempuan Smartani Jati itu, diharapkan mampu menjawab isu ketahanan pangan nasional dan memberdayakan perempuan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan. “Dengan demikian, perempuan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal yang berakar pada nilai-nilai dan kearifan Desa Jati,” tutur Amri.
UMPKU Surakarta Gelar Kajian Zakat untuk Pendidikan Islam di Jepang
TOKYO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional melalui kajian keislaman bertema “Pendayagunaan Zakat untuk Pendidikan Islam: Ikhtiar Menjaga Keimanan (Tadabur...
Iktikaf di Masjid Kampus UMS: Tahajud Berjemaah hingga Kajian Dai Solo Raya
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadan kembali digelar dalam rangkaian program Gema Kampus Ramadan (GKR) 1447 H di Masjid Sudalmiyah Rais. Program ini...
Bangun Generasi Berakhlak, Dai Pondok Shabran UMS Inisiasi Semarak Ramadan di Kalimantan Barat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan nilai keimanan para santri. Hal ini dilakukan oleh Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran Universitas...
UMS Berikan Bingkisan untuk Ratusan Tenaga Outsourcing dan Tenaga Harian Lepas
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengajian Ramadan dan pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) di Masjid Pesma Kampus 4 UMS,...
Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo
WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...
Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...
Kunjungi UMS, Mendiktisaintek Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut diterima Rektor...
3 Dosen FHIP UMS Sabet Dana Penelitian Multitahun 2026, Angkat Isu ESG
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya yang memperoleh Pendanaan Penelitian Multitahun (On...
Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-AS-Israel terhadap Ekonomi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Guru...
Pondok Shabran UMS Gandeng Warga Semarakkan Festival Ramadhan 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Festival Ramadhan 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, (7-8/3/2026) berlangsung meriah dan sangat khidmat. Mengusung tema “Bersama Ramadhan, Menyemai Kebaikan, Menuai Kebahagiaan.” Kegiatan...
Cegah Bullying, UMS Jalin Kerja Sama dengan Sekolah di Selangor Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Agama Menengah Tengku Ampuan Jamaah Sungai Besar, Selangor, Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of...
Kolaborasi Muhammadiyah Lintas Negara: UM PKU Surakarta dan PCIM Jepang Teken MoU
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar...





