Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dorong Kemandirian Pangan, PPK Ormawa FT UMS Bikin Sekolah Perempuan

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 8 Oktober 2025 19:40 WIB
Dorong Kemandirian Pangan, PPK Ormawa FT UMS Bikin Sekolah Perempuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati.

Kegiatan yang digelar di Desa Jati, Gatak, Sukoharjo, ini menjad inovasi praktis dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. Smartani Jati merupakan bentuk nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan secara mandiri dan berdaya melalui pemberdayaan perempuan.

Pada sesi kedua Sekolah Perempuan Smartani Jati, mengusung tema “Kemandirian Pangan Keluarga dan Komunitas”, berfokus pada peran strategis perempuan sebagai agen perubahan di tingkat keluarga maupun komunitas.

Ketua pelaksana, Muhammad Nauval Insani menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah penguatan kualitas masyarakat, khususnya perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni. “Melalui keberlanjutan kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati, diharapkan peserta dapat mengembangkan kemampuan dan inovasi dalam bidang pangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Nauval menegaskan, melalui optimalisasi sumber daya lokal tepat guna tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui solusi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati.

Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati. (Humas)

Kegiatan tersebut menghadirkan Muhammad Amri sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparan, ia yang menyoroti urgensi perempuan dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Melalui keterlibatan aktifnya dalam pengelolaan sumber pangan, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga hingga masyarakat desa,” jelasnya.

Menurut Amri, dalam tingkat keluarga, perempuan berperan dalam menanam berbagai jenis tumbuhan, dan tanaman hermal, serta mengatur pola konsumsi pangan agar lebih sehat dan beragam. Sementara itu, di tingkat komunitas, perempuan yang tergabung dalam KWT berperan dalam menggerakkan kegiatan pertanian produktif, mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi anggota kelompok.

“Di Desa Jati, kemandirian pangan dapat dikembangkan melalui pemanfaatan kearifan lokal yang sudah ada. Potensi sumber daya alam seperti singkong, sereh, pisang, dan bayam brazil dapat diolah menjadi produk khas yang menjadi identitas dan kebanggaan KWT. Misalnya, hasil panen bisa diubah menjadi minuman herbal, keripik, tepung, atau produk olahan lainnya yang memiliki nilai jual tinggi,” ungkap Amri.

Lebih lanjut, Amri menekankan bahwa inovasi ketahanan pangan ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat citra desa sebagai komunitas mandiri dan kreatif. “Melalui dukungan pemerintah desa dan kerja sama antaranggota KWT, perempuan dapat terus mengembangkan kemampuan dan inovasi mereka dalam mengelola pangan lokal. Upaya tersebut berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan karena memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem,” tambahnya.

Melalui Sekolah Perempuan Smartani Jati itu, diharapkan mampu menjawab isu ketahanan pangan nasional dan memberdayakan perempuan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan. “Dengan demikian, perempuan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal yang berakar pada nilai-nilai dan kearifan Desa Jati,” tutur Amri.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...