Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Fisioterapis UMS Latih Lansia Sukoharjo Lawan Nyeri Punggung Bawah

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 6 Oktober 2025 21:30 WIB
Fisioterapis UMS Latih Lansia Sukoharjo Lawan Nyeri Punggung Bawah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 12 mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan X yang bertugas di Puskesmas Baki menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Nyeri Punggung Bawah”. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 12 mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan X yang bertugas di Puskesmas Baki menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Nyeri Punggung Bawah”.

Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia di Balai Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo. Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 warga lansia ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) yang akrab disebut boyokan.

Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal dapat menurunkan produktivitas, mengurangi kemandirian, hingga berdampak pada kualitas hidup lansia. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2023, nyeri punggung bawah masuk dalam 10 besar penyakit terbanyak.

Mayoritas warga Desa Duwet yang berprofesi sebagai petani rentan mengalami kondisi ini akibat aktivitas membungkuk lama di sawah, mengangkat beban berat, dan posisi kerja yang kurang ergonomis.

Kurang Aktivitas Fisik

Dalam penyuluhan, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS kelompok 3 angkatan X, Aulia Farah Maharani, menerangkan nyeri punggung bawah merupakan rasa sakit atau ketidaknyamanan pada punggung bagian bawah akibat masalah pada otot, tulang, saraf, maupun sendi. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan kerja, kurangnya aktivitas fisik, hingga faktor usia.

“Kami juga mengenalkan gejala LBP, seperti nyeri pada pinggang hingga bokong, rasa kaku pada punggung, keterbatasan gerak, bahkan kesemutan di tungkai. Peserta diajarkan cara mengangkat beban yang benar dengan posisi jongkok, punggung lurus, serta menggunakan kekuatan otot kaki, bukan punggung,” ungkap Aulia, Sabtu (4/10/2025).

Selain teori, lanjutnya, lansia juga diajak mempraktikkan latihan peregangan dan penguatan otot sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Latihan ini bertujuan menjaga kelenturan dan kestabilan tulang belakang. Suasana penyuluhan menjadi hidup ketika peserta mencoba gerakan dengan antusias, meskipun beberapa masih tampak canggung.

“Untuk mengukur pemahaman warga, tim mahasiswa Fisioterapis UMS memberikan kuesioner sederhana sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang nyeri punggung bawah dan cara pencegahannya. Sejumlah peserta bahkan mengaku baru mengetahui teknik mengangkat beban yang benar sehingga lebih percaya diri menerapkannya,” paparnya.

Di sela kegiatan, pemeriksaan kesehatan rutin Posbindu juga tetap berjalan. Lansia mendapatkan layanan cek tekanan darah, berat badan, lingkar perut, gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Data tersebut dicatat bidan desa dan kader posyandu sebagai bahan evaluasi kesehatan masyarakat.

“Kegiatan penyuluhan yang digelar Rabu (13/8/2025) itu menjadi bukti nyata kolaborasi perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan masyarakat desa. Edukasi ergonomi bagi petani serta kebiasaan olahraga ringan diharapkan dapat menekan angka kejadian LBP di pedesaan,” tegasnya.

Sebanyak 12 mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan X yang bertugas di Puskesmas Baki menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Nyeri Punggung Bawah”.

Sebanyak 12 mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan X yang bertugas di Puskesmas Baki menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Nyeri Punggung Bawah”. (Humas)

Bidan Desa Duwet, Dewi Rohani, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UMS. “Alhamdulillah terasa terbantu, karena biasanya saya sendiri. Warga juga senang karena mendapat ilmu baru tentang latihan nyeri punggung bawah dan cara mengangkat barang yang benar,” ujarnya.

Kepala Desa Duwet, Suparno, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan mahasiswa. “Kehadiran mereka membuat acara lebih lengkap. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi juga penyuluhan dan latihan yang bisa langsung dipraktikkan warga. Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan tentang kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu nyeri punggung bawah. Dengan adanya praktik langsung, masyarakat merasa lebih mudah memahami cara menjaga kesehatan punggung. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas sangat dibutuhkan.

“Secara keseluruhan, kegiatan mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS di Desa Duwet tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri menjaga kesehatan. Harapannya, kegiatan serupa bisa terus digelar di desa-desa lain sehingga lansia semakin sehat, produktif, dan bahagia,” ujar Suparno.

Berita Terbaru

Batas Pendaftaran KKN Mas UMS 2026 Hari Ini! Intip Syaratnya

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah – ‘Aisyiyah (KKN MAs) 2026 dengan mengangkat tema “KKN...

UMPKU Surakarta Gelar Kajian Zakat untuk Pendidikan Islam di Jepang

TOKYO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional melalui kajian keislaman bertema “Pendayagunaan Zakat untuk Pendidikan Islam: Ikhtiar Menjaga Keimanan (Tadabur...

Iktikaf di Masjid Kampus UMS: Tahajud Berjemaah hingga Kajian Dai Solo Raya

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadan kembali digelar dalam rangkaian program Gema Kampus Ramadan (GKR) 1447 H di Masjid Sudalmiyah Rais. Program ini...

Bangun Generasi Berakhlak, Dai Pondok Shabran UMS Inisiasi Semarak Ramadan di Kalimantan Barat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan nilai keimanan para santri. Hal ini dilakukan oleh Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran Universitas...

UMS Berikan Bingkisan untuk Ratusan Tenaga Outsourcing dan Tenaga Harian Lepas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengajian Ramadan dan pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) di Masjid Pesma Kampus 4 UMS,...

Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo

WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Kunjungi UMS, Mendiktisaintek Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut diterima Rektor...

3 Dosen FHIP UMS Sabet Dana Penelitian Multitahun 2026, Angkat Isu ESG

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya yang memperoleh Pendanaan Penelitian Multitahun (On...

Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-AS-Israel terhadap Ekonomi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Guru...

Pondok Shabran UMS Gandeng Warga Semarakkan Festival Ramadhan 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Festival Ramadhan 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, (7-8/3/2026) berlangsung meriah dan sangat khidmat. Mengusung tema “Bersama Ramadhan, Menyemai Kebaikan, Menuai Kebahagiaan.” Kegiatan...

Cegah Bullying, UMS Jalin Kerja Sama dengan Sekolah di Selangor Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Agama Menengah Tengku Ampuan Jamaah Sungai Besar, Selangor, Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of...

Leave a comment