Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Dorong Literasi Kesehatan, Tim UMS Latih Penggunaan Sistem Poskestren Digital

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 17 September 2025 13:39 WIB
Dorong Literasi Kesehatan, Tim UMS Latih Penggunaan Sistem Poskestren Digital
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program pengabdian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong. Kegiatan dihadiri seluruh warga pesantren, termasuk 27 santri dan sembilan pengurus pesantren. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program pengabdian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong. Kegiatan dihadiri seluruh warga pesantren, termasuk 27 santri dan sembilan pengurus pesantren.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Ayu Khoirotul Umaroh, mengungkapkan kegiatan yang digelar pada Minggu, (14/9/2025) itu dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama adalah pelatihan sistem Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) digital (poskestrendigital.com) dan Gamifikasi sebagai langkah awal penerapan teknologi dalam pengelolaan poskestren.

Pelatihan ini bertujuan untuk mempermudah pencatatan kesehatan dan pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren. Menu utama dalam poskestrendigital.com yakni E-Skrining untuk input data kesehatan dan simpulan status kesehatan santri.

Lalu menu E-Report untuk mendokumentasikan surat rujukan dari layanan kesehatan bila santri sakit, menu E-Konsul untuk konsultasi kesehatan mental santri dengan psikolog. Kemudian menu Media Edukasi berupa video yang berisi tentang beberapa topik kesehatan, dan menu Activity Notes untuk menyimpan file bukti aktivitas kesehatan yang dilakukan oleh pesantren.

Sistem ini khusus dibuat untuk Ponpes Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong yang menjadi mitra sasaran dari kegiatan PkM DPPM UMS. “Untuk gamifikasi ini merupakan konsep bermain kesehatan yang dilakukan oleh santri selama 3 minggu,” ujar Ayu.

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program pengabdian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong. Kegiatan dihadiri seluruh warga pesantren, termasuk 27 santri dan sembilan pengurus pesantren.

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program pengabdian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Muhammadiyah Mambaul Ulum Andong. Kegiatan dihadiri seluruh warga pesantren, termasuk 27 santri dan sembilan pengurus pesantren. (Humas)

Dia menjelaskan gamifikasi dilakukan melalui sistem poskestrendigital.com dengan cara scan barcode oleh masing-masing santri, kemudian santri menjawab pertanyaan. Poin yang dikumpulkan santri akan muncul di leaderboard sistem. “Tantangan yang perlu dilakukan oleh santri terkait dengan makan bergizi, aktivitas fisik, dan menjaga kebersihan badan,” imbuh Ayu.

Sesi kedua berupa pelatihan desain menggunakan Canva untuk membuat poster kesehatan dengan topik mengenai pencernaan, otot dan tulang, gigi, serta kebersihan badan. Poster-poster ini nantinya akan digunakan sebagai media edukasi dan ditempatkan di Poskestren, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan dengan lebih menarik dan efektif.

Suasana kegiatan berlangsung seru dan penuh antusiasme. Para santri dan pengurus pesantren aktif berdiskusi, melakukan simulasi fitur-fitur digital, serta berkreasi dalam mendesain poster kesehatan. Kehadiran seluruh warga pesantren menunjukkan dukungan penuh terhadap pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pesantren.

Ayu berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan. “Melalui pelatihan ini, kami berharap santri dan pengurus pesantren dapat mengoptimalkan teknologi untuk pelayanan kesehatan dan edukasi, terutama untuk challenge kesehatan 3 minggu ke depan pada santri. Semoga Poskestren digital dapat menjadi model pengelolaan kesehatan berbasis teknologi di pesantren,” ujarnya.

Ayu mendorong pengabdian tersebut dapat memperkuat hubungan UMS dengan warga pesantren melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat langsung. Antusiasme para peserta menjadi bukti nyata bahwa penguatan kapasitas digital di lingkungan pesantren dapat diterima dengan baik dan memberi dampak positif.

Berita Terbaru

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Semarakkan Ramadan lewat Kegiatan Sosial dan Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan direksi, civitas rumah sakit, serta masyarakat sekitar. Salah...

UMS Lantik 30 Dokter Baru, Siap Layani Pasien dengan Senyum dan Sabar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57, Rabu (4/3/2026), di Hotel...

Menyibak Tren Olahraga, Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa...

Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses...

Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang

Ramadan selalu membawa perubahan ritme. Masjid lebih hidup, silaturahmi lebih hangat, dan malam terasa lebih panjang. Namun, di banyak rumah, perubahan itu juga berarti satu...

Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Luncurkan Buku Ajar untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Inovasi intervensi non-farmakologis kembali lahir dari dunia akademis. Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prima Trisna Aji, resmi meluncurkan buku ajar berjudul...

Virus Nipah Viral, Perlukah Masyarakat Indonesia Khawatir?

Belakangan ini, virus Nipah kembali menjadi perbincangan publik. Berbagai pemberitaan dan unggahan di media sosial menyebut virus ini sebagai penyakit berbahaya dengan tingkat kematian tinggi....

Ketika Influencer Menjadi Dokter Dadakan

Di beranda ponsel kita, influencer dengan kulit bening dan badan ideal menawarkan “jalan pintas” seperti: kapsul penurun berat badan yang “aman karena herbal”, gummy peningkat...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Raih Dua Penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali meraih prestasi dengan memperoleh dua penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta dalam Pertemuan Penguatan Komitmen Mutu Layanan dan Kerja...

Hari Kusta Sedunia, FK UMS Ajak Warga Ubah Stigma Menuju Empati

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi dengan kasus penyakit kusta dengan total 12.798 kasus baru terutama pada daerah-daerah tropis. Menjawab hal tersebut, Fakultas Kedokteran (FK)...

Dinkes Solo-SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Sinergi Bangun Fondasi Generasi Emas 2045

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kesehatan merupakan aset paling berharga bagi sebuah bangsa, terutama dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. Menyadari hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo...

UMS Perkuat Panularan Peduli TBC dan Berketahanan Iklim dengan Energi Bersih

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan terobosan baru dalam upaya pencegahan Tuberkulosis (TBC) dan adaptasi iklim dengan memasang sistem panel surya di Rusunawa I Begalon...

Leave a comment