Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Raih Pendanaan PKM-PM 2025, Tim UMS Angkat Isu Kesejahteraan Anak dengan HIV/AIDS di Solo

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 31 Juli 2025 01:07 WIB
Raih Pendanaan PKM-PM 2025, Tim UMS Angkat Isu Kesejahteraan Anak dengan HIV/AIDS di Solo
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi kegiatan bersama anak.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) UMS meraih pendanaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) pada tahun 2025.

Program mereka bertajuk “Gateway: Penguatan Psikososiospiritual Berbasis Metode Holistik dan Psikologi Positif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Anak dengan HIV/AIDS di Yayasan Lentera Surakarta.” Program ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap stigma negatif yang masih melekat pada anak-anak dengan HIV/AIDS (ADHA).

Ketua tim, Princes Orinta Oktavia, menjelaskan bahwa diskriminasi sosial dan kurangnya dukungan emosional menjadi hambatan besar dalam tumbuh kembang anak-anak dengan HIV/AIDS. “Kami merasa perlu hadir melalui PKM-PM ini untuk memberikan pendampingan dan edukasi masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Princes Orinta Oktavia, Rabu (30/7/2025).

Ide program “Gateway” mulai dirancang sejak awal Desember 2024. Proses penyusunan proposal memakan waktu sekitar enam bulan, dimulai dari identifikasi masalah, studi literatur, hingga finalisasi naskah proposal. “Kami bekerja intensif dalam tim, saling melengkapi peran agar setiap aspek dari program dapat dijalankan secara maksimal,” imbuh Princes.

Tak Hanya Aspek Medis

Salah satu anggota tim, Muti’ah Diniyati, menyebutkan metode yang digunakan dalam program ini merupakan penguatan psikososiospiritual berbasis pendekatan holistik dan psikologi positif. “Kami tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga aspek psikologis, sosial, dan spiritual. Pendekatan ini membantu anak-anak lebih percaya diri, mampu mengelola emosi, serta menemukan makna hidup dengan penuh harapan,” ujar Muti’ah.

Tim PKM-PM ini terdiri dari lima mahasiswa dari Prodi Kesehatan Masyarakat UMS, yakni Princes Orinta Oktavia (ketua), Inesya Galuh Gamila Putri, Talitha Aufia Muthi, Muti’ah Diniyati, dan Onik Kurnidayanti. Mereka dibimbing Endang Setyaningsih, dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS yang aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Mereka memilih Yayasan Lentera sebagai mitra pelaksanaan program karena yayasan ini menjadi satu-satunya lembaga di Solo yang fokus mendampingi anak-anak dengan HIV/AIDS. Selain itu, salah satu anggota tim, Muti’ah, juga merupakan anggota aktif GeMPHA (Gerakan Mahasiswa Peduli HIV/AIDS) UMS. Sehingga, komunikasi dengan yayasan terjalin secara intensif.

“Dukungan dari pengurus yayasan sangat berarti bagi kami. Mereka memberikan banyak informasi lapangan yang membantu kami menyusun program secara realistis dan solutif,” kata Muti’ah. Ia juga menambahkan dosen pembimbing berperan penting dalam memfasilitasi dan mengarahkan tim hingga proposal dinyatakan lolos pendanaan.

Ilustrasi kegiatan bersama anak.

Ilustrasi kegiatan bersama anak.

Kegiatan intervensi akan dilaksanakan secara langsung di Yayasan Lentera setiap akhir pekan, dengan tambahan kegiatan promosi digital dan kampanye kesadaran di masyarakat sekitar. Program ini juga menggandeng berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dalam bentuk sinergi kegiatan.

Pendekatan psikososiospiritual yang digunakan dirancang agar anak-anak dengan HIV/AIDS dapat membangun ketahanan mental, merasa diterima, dan tumbuh sebagai individu yang sehat secara utuh. “Kami berharap mereka dapat hidup dengan optimis, tidak merasa dikucilkan, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” jelas Muti’ah.

Dalam pelaksanaannya, program ini akan menggunakan metode evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk melihat perubahan perilaku dan kondisi emosional anak-anak. Selain itu, tim juga menyiapkan Training of Trainers (ToT) bagi pengurus yayasan agar program dapat terus berlanjut pasca PKM berakhir.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim PKM-PM UMS juga akan menyusun buku panduan pelaksanaan kegiatan serta mengelola akun media sosial sebagai kanal edukasi dan promosi positif tentang HIV/AIDS di kalangan masyarakat umum.

Capaian ini menunjukkan komitmen mahasiswa UMS dalam menjawab isu sosial kemanusiaan melalui pengabdian yang berbasis riset dan intervensi nyata. Program “Gateway” diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga memberi dampak berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan peduli terhadap anak-anak dengan HIV/AIDS.

Berita Terbaru

UMPKU Surakarta Gelar Kajian Zakat untuk Pendidikan Islam di Jepang

TOKYO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional melalui kajian keislaman bertema “Pendayagunaan Zakat untuk Pendidikan Islam: Ikhtiar Menjaga Keimanan (Tadabur...

Iktikaf di Masjid Kampus UMS: Tahajud Berjemaah hingga Kajian Dai Solo Raya

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadan kembali digelar dalam rangkaian program Gema Kampus Ramadan (GKR) 1447 H di Masjid Sudalmiyah Rais. Program ini...

Bangun Generasi Berakhlak, Dai Pondok Shabran UMS Inisiasi Semarak Ramadan di Kalimantan Barat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan nilai keimanan para santri. Hal ini dilakukan oleh Mahasantri Pengabdian Pondok Shabran Universitas...

UMS Berikan Bingkisan untuk Ratusan Tenaga Outsourcing dan Tenaga Harian Lepas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengajian Ramadan dan pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) di Masjid Pesma Kampus 4 UMS,...

Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo

WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Kunjungi UMS, Mendiktisaintek Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut diterima Rektor...

3 Dosen FHIP UMS Sabet Dana Penelitian Multitahun 2026, Angkat Isu ESG

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan tiga dosennya yang memperoleh Pendanaan Penelitian Multitahun (On...

Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-AS-Israel terhadap Ekonomi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Guru...

Pondok Shabran UMS Gandeng Warga Semarakkan Festival Ramadhan 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Festival Ramadhan 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, (7-8/3/2026) berlangsung meriah dan sangat khidmat. Mengusung tema “Bersama Ramadhan, Menyemai Kebaikan, Menuai Kebahagiaan.” Kegiatan...

Cegah Bullying, UMS Jalin Kerja Sama dengan Sekolah di Selangor Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Agama Menengah Tengku Ampuan Jamaah Sungai Besar, Selangor, Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of...

Kolaborasi Muhammadiyah Lintas Negara: UM PKU Surakarta dan PCIM Jepang Teken MoU

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar...

Leave a comment