Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Rektor UMS Ajak Muhammadiyah Jadi Pelopor, Penggerak Perubahan dan Pemersatu Umat

Al, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 5 Juni 2025 14:40 WIB
Rektor UMS Ajak Muhammadiyah Jadi Pelopor, Penggerak Perubahan dan Pemersatu Umat
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Harun Joko Prayitno, S.E, menghadiri Sarasehan Refleksi Milad ke-116 Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (3/6/2025) malam. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Harun Joko Prayitno, S.E, menghadiri Sarasehan Refleksi Milad ke-116 Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (3/6/2025) malam.

Acara ini berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo dan menjadi momentum reflektif arah gerakan persyarikatan ke depan. Dalam sambutannya, Harun menekankan pentingnya tiga kunci karakter utama bagi kader Muhammadiyah: sadar (meaningful), sami’na wa atho’na (ketaatan total), dan senang (kegembiraan dalam berkhidmat).

Ketiganya menjadi pondasi dalam membentuk pribadi pelopor dan pemersatu yang diperlukan untuk menjawab tantangan zaman. “Warga Muhammadiyah harus sadar akan misi besar gerakan ini. Taat terhadap keputusan jam’iyah, dan menjalankannya dengan hati yang gembira. Jangan setengah-setengah,” ujar Harun di hadapan puluhan peserta sarasehan.

Ia juga menyampaikan Muhammadiyah harus hadir dan berdampak di setiap sudut kehidupan bangsa, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga penguatan masyarakat akar rumput. Dalam konteks itu, UMS sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) terus berkomitmen menjadi university leader yang pelopor dan dicintai umat.

One Dosen One AUM

Lebih jauh, Harun menambahkan bahwa UMS menerapkan prinsip ‘one dosen one AUM’ dan ‘one tendik one AUM’, serta menekankan program ‘one dosen one riset’ dan ‘one dosen one pengabdian masyarakat’.

Program ini menjadi wujud nyata keterikatan kampus dengan amal usaha Muhammadiyah serta ‘Aisyiyah, ranting, dan komunitas lokal. Menurutnya, model kerja ini membuat UMS semakin membumi dan lengket dengan seluruh elemen persyarikatan.

“Selain itu, UMS terus menguatkan integrasi antara akademisi dan amal usaha Muhammadiyah dengan program ‘one dosen one AUM’, ‘one tendik one AUM’, serta ‘one dosen one riset dan pengabdian’. Ini menjadi wujud komitmen kami agar kampus semakin membumi dan lengket dengan Muhammadiyah ‘Aisyiyah, ranting, dan masyarakat di sekitar,” jelas Prof. Harun.

Rektor UMS itu menyoroti saat ini Muhammadiyah telah mengelola lebih dari 172 perguruan tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia, termasuk proses akuisisi kampus di Jakarta dengan nilai Rp600 miliar. “Itu bukti kesungguhan persyarikatan dalam membangun masa depan umat melalui pendidikan,” jelasnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Harun Joko Prayitno, S.E, menghadiri Sarasehan Refleksi Milad ke-116 Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (3/6/2025) malam.

Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Harun Joko Prayitno, S.E, menghadiri Sarasehan Refleksi Milad ke-116 Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (3/6/2025) malam. (Humas)

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader, termasuk ‘Aisyiyah, untuk menguatkan kolaborasi dengan kampus dalam pengembangan program pengabdian masyarakat. Menurutnya, para ibu-ibu ‘Aisyiyah saat ini telah menunjukkan ketangguhan, kekompakan, dan daya juang luar biasa dalam menggerakkan berbagai inisiatif sosial.

“Di berbagai tempat, yang paling aktif dan konsisten itu justru ibu-ibu. Saya kira ketangguhan ‘Aisyiyah inilah salah satu kekuatan utama gerakan Muhammadiyah ke depan,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

UMS, kata Harun, terus bertransformasi menjadi kampus kelas dunia dengan semangat kolektif, gotong royong, dan kepemimpinan kolegial. Ia menyebut UMS tidak hanya mengejar predikat akademik, tetapi juga ingin menjadi universitas yang dekat dengan umat, menyatu dengan gerakan dakwah dan pemberdayaan.

“Kita ingin membangun universitas yang tak hanya unggul secara akademik, tapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan persyarikatan. Sebab itu, kampus dan gerakan Muhammadiyah harus selalu selaras, saling memperkuat,” ujarnya.

Berita Terbaru

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...

Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...

Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...

Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...

Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....

BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...

Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...

Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...