Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Seminar Nasional ke-XIV Teknik Sipil UMS Bahas Strategi Efisiensi Proyek Konstruksi

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 3 Juni 2025 16:18 WIB
Seminar Nasional ke-XIV Teknik Sipil UMS Bahas Strategi Efisiensi Proyek Konstruksi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional ke-XIV Teknik Sipil 2025, Selasa (27/5/2025). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional ke-XIV Teknik Sipil 2025, Selasa (27/5/2025).

Kegiatan ilmiah ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni Hanung Triyono selaku Kepala Dinas PU, Bina Marga, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah dan Wahyu Setiawan dari PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Ketua panitia, Tsulis Iq’bal Khairul Amar TS, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran ide seputar lean construction. “Lean construction berupaya meningkatkan efektivitas proyek pembangunan agar hasilnya lebih berkelanjutan di masa depan,” ungkap Tsulis saat ditemui pada Senin (2/6/2025).

Ia menambahkan bahwa peserta seminar tahun ini berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Ada pengirim makalah dari Lombok, Kalimantan, Sumatra, hingga Makassar. Seminar ini dilakukan secara blended, bisa diikuti secara daring maupun luring, sehingga membuka peluang partisipasi dari seluruh Indonesia.

Melalui seminar ini, panitia berharap muncul gagasan inovatif, riset yang aplikatif, serta terbentuknya sinergi antara akademisi dan praktisi. Mahasiswa Teknik Sipil UMS juga didorong untuk lebih aktif mempelajari dan mengimplementasikan konsep lean construction dalam proyek-proyek nyata.

Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da’i, turut memberikan pandangan terkait pentingnya penerapan lean construction di Indonesia. Ia menilai bahwa paradigma ini mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, dan memperkuat nilai tambah dalam sektor konstruksi nasional.

Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da’i. (Humas)

Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da’i. (Humas)

Da’i juga menyoroti kemajuan infrastruktur di Cina sebagai contoh keberhasilan pembangunan yang ditopang oleh teknologi dan efektivitas kerja. “Indonesia perlu belajar dari pengalaman tersebut, terutama dalam pengelolaan proyek yang amanah dan efisien,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Da’i menekankan pentingnya integritas dan kompetensi dalam dunia konstruksi. Ia mendorong mahasiswa Teknik Sipil UMS untuk tumbuh menjadi insan inovatif dan bertanggung jawab. “Kalau amanah tidak diberikan pada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya,” tegasnya, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW.

Pada kegiatan itu, Wahyu Setiawan dari PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., menyampaikan materi tentang penerapan lean construction dalam proyek pembangunan Istana Negara dan Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam paparannya, Wahyu menjelaskan proyek di IKN menjadi salah satu contoh penerapan langsung lean construction. Proyek tersebut melibatkan perencanaan matang atas berbagai komponen penting konstruksi seperti tenaga kerja, dana, material, metode pelaksanaan, peralatan, hingga jadwal pelaksanaan. “Semua ini harus dikelola secara terpadu agar tidak terjadi kegagalan konstruksi,” ujarnya.

Ia menggambarkan pendekatan lean construction menitikberatkan pada lima prinsip utama, yakni value, value stream, flow, pull, dan perfection. Prinsip-prinsip ini harus dijalankan secara berkelanjutan melalui peningkatan terus-menerus (continuous improvement). Salah satu tools yang digunakan untuk mendukung implementasi lean adalah Last Planner System (LPS), yang terbukti mampu mengefisiensikan waktu pelaksanaan proyek.

Penerapan lean construction bukan tanpa tantangan. Resistensi terhadap perubahan, minimnya kompetensi SDM, serta miskomunikasi antar-stakeholder menjadi hambatan utama. Ia menegaskan perlunya komitmen bersama dari seluruh pihak dalam proyek agar lean construction dapat dijalankan secara konsisten dan optimal.

Tekan Pemborosan 

Materi selanjutnya disampaikan Adi Prasetya, Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Hanung Triyono selaku Kepala Dinas PU, Bina Marga, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.

Dalam pemaparannya, Adi menyampaikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah terus mendorong penerapan prinsip lean construction dalam pembangunan infrastruktur daerah, sebagai upaya menekan pemborosan dan meningkatkan efisiensi.

Wilayah kerja BBPJN Surakarta sendiri meliputi enam kabupaten/kota dengan cakupan 415 km jalan dan lebih dari 3.000 jembatan dan gorong-gorong, banyak di antaranya telah berusia tua dan membutuhkan penanganan inovatif.

“Kami sudah mulai terapkan lean construction, tetapi sebagai birokrat, kreativitas kami sering terbentur aturan. Sering kali, inovasi justru menjadi temuan audit,” ujar salah satu pejabat BBPJN dalam seminar konstruksi.

Penerapan lean construction di proyek-proyek daerah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari regulasi yang kaku, keterbatasan sumber daya, hingga komunikasi yang tidak lancar dengan kontraktor. Banyak juga kontraktor lokal yang menawar terlalu rendah hingga 69 persen demi bertahan, sehingga yang dikorbankan justru prinsip lean-nya.

Mereka harus menangani 12 proyek di tiga kabupaten berbeda hanya dengan satu orang. Hal ini menyebabkan keterlambatan dan meningkatnya pemborosan dalam proyek infrastruktur. Meski demikian, BBPJN tetap berkomitmen menerapkan pendekatan konstruksi ramping seperti yang dilakukan sektor manufaktur.

Dengan dukungan teknologi, pelatihan, dan dorongan dari pemerintah daerah, mereka berharap efisiensi pembangunan bisa terus ditingkatkan demi mendukung visi Gubernur Jawa Tengah dalam mewujudkan provinsi yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Lean construction harus jadi jalan menuju lean government,” tegasnya.

Berita Terbaru

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....