
PABELAN, MUHAMMMADIYAHSOLO.COM—Prof. Sri Lestari, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Indigenos dan Kultural (APIK) periode 2024–2028.
Pelantikan yang digelar secara daring oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) pada Sabtu (24/5/2025) ini menjadi langkah strategis dalam mengukuhkan peran psikologi dalam merawat dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal di Indonesia.
Sri Lestari menyampaikan bahwa APIK di bawah kepemimpinannya akan menjadi ruang kolaborasi multidisiplin yang menjembatani ilmu psikologi dengan nilai-nilai lokal. “APIK akan berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi pengembangan psikologi indigenous di Indonesia, baik dalam ranah pengembangan ilmu maupun pemanfaatan pendekatan indigenous untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Senin (26/5/2025).
Pelantikan ini turut dihadiri Ketua Umum HIMPSI, Andik Matulessy. Ia menegaskan pentingnya pengembangan keilmuan psikologi melalui riset yang kontekstual serta asesmen dan intervensi berbasis budaya. Andik juga menyoroti urgensi pelestarian kearifan lokal yang selama ini mulai terpinggirkan, padahal memiliki nilai penting dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat guna.

Prof. Sri Lestari, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Indigenos dan Kultural (APIK) periode 2024–2028. (Humas)
Sementara itu, Prof. Muhammad Tamar, selaku penasihat APIK, menyampaikan pentingnya mengangkat nilai-nilai budaya dari berbagai daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa tolok ukur kesejahteraan yang digunakan di pusat belum tentu sesuai dengan nilai-nilai di wilayah lain, sehingga pendekatan psikologi yang berbasis budaya menjadi sangat relevan dan dibutuhkan.
Kepengurusan APIK periode 2024–2028 terbagi dalam empat bidang utama, yaitu Pengembangan Organisasi, Humas dan Kerja Sama, Kajian dan Publikasi, serta Penelitian dan Pengembangan. Struktur ini diperkuat dengan pembentukan Koordinator Wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, serta Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Upaya ini menjadi bentuk keseriusan APIK untuk memperluas jangkauan dan efektivitas program-program berbasis lokal di seluruh penjuru Indonesia.
Ke depan, APIK di bawah kepemimpinan Prof. Lestari akan memperkuat jaringan lintas sektor dan mendorong riset-riset psikologi kontekstual demi menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga warisan kebudayaan sebagai fondasi keberlanjutan bangsa.
FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas
KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...
UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...
Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...
Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...
UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...
Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....
UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...
Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...
FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...
PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...
Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...
Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...






