Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Meriahkan Tanwir di Kupang, Haedar Nashir Luncurkan Buku Gerakan Islam Berkemajuan

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Minggu, 1 Desember 2024 17:37 WIB
Meriahkan Tanwir di Kupang, Haedar Nashir Luncurkan Buku Gerakan Islam Berkemajuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Foto sampul buku Gerakan Islam Berkemajuan. (Istimewa).

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Buku dengan judul Gerakan Islam Berkemajuan yang disusun Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, siap diluncurkan bersamaan dengan Tanwir Muhammadiyah 2024 di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 4-6 Desember ini.

Buku yang diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah dan Kompas setebal 750 halaman ini disusun oleh Haedar Nashir selama setahun. Buku ini setidaknya menguatkan sekaligus menegaskan bahwa gerakan Muhammadiyah sudah berjalan pada jalur gerakan yang benar.  “Buku ini menjelaskan secara teoritik dan faktual tentang Muhammadiyah sebagai eksemplar atau role-model dari Pandangan dan Risalah Islam Berkemajuan di dunia nyata,” kata Haedar, belum lama ini.

Melalui siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, Minggu (1/12/2024), menjelaskan bahwa berbagai capaian berupa prestasi, apresiasi dan pengakuan atas eksistensi dan majunya Muhammadiyah diberikan oleh berbagai pihak. Di antaranya dari para peneliti dan ilmuwan hebat internasional maupun nasional.  “Jadi Muhammadiyah bukan hanya bikin pernyataan pikiran dan risalah tentang Islam Berkemajuan, tetapi sejak kelahirannya sampai kini membuktikan diri sebagai Gerakan Islam Berkemajuan untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” imbuhnya.

Haedar sebagai penulis, menjelaskan cukup detail bagaimana cara berpikir para peneliti dan ilmuwan dunia secara logis dan rasional memberikan apresiasi dan pujian tersebut atas apa yang sudah dilakukan oleh Muhammadiyah, sejak Persyarikatan ini berdiri hingga hari ini.

Misalnya apa yang disampaikan oleh Robert W Hefner Antropolog dan Pengamat Islam Boston University Amerika Serikat yang menyatakan,  “Di bawah bayangan saya, Muhammadiyah merupakan kunci, karenanya Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berhasil menjalankan amal sosial dan amal agamis yang boleh diamati sebagai model untuk seluruh dunia, tidak untuk organisasi muslim saja, tapi juga orang lain di negara-negara lain. Saya tegaskan bahwa negara yang paling berhasil mengembangkan format pendidikan Islam yang paling efektif, paling kini, dan paling Islami dalam arti modern adalah Indonesia. Dan organisasi yang paling memberikan sumbangan kepada keberhasilan itu adalah persyarikatan Muhammadiyah.”

Pergerakan Islam Terkuat

Senada dengan itu James L. Peacock Antropolog dari University of Carolina Amerika Serikat juga menyampaikan dengan beratus-ratus cabang di seluruh kepulauan dan berjuta-juta anggota yang tersebar di seluruh negeri, Muhammadiyah memang merupakan pergerakan Islam yang terkuat yang pernah ada di Asia Tenggara. Sebagai pergerakan yang memajukan ajaran Islam yang murni, katanya, Muhammadiyah juga telah memberikan sumbangan yang besar di bidang kemasyarakatan dan pendidikan. Klinik-klinik perawatan kesehatan, rumah-rumah piatu, panti asuhan, di samping beberapa ribu sekolah menjadikan Muhammadiyah sebagai lembaga non-Kristen dalam bidang kemasyarakatan, pendidikan, dan keagamaan swasta yang utama di Indonesia.  “‘Aisyiyah, organisasi wanitanya, mungkin merupakan pergerakan wanita Islam yang terbesar di dunia. Pendek kata Muhammadiyah merupakan suatu organisasi yang utama dan terkuat di negara terbesar kelima di dunia,” tegas James L. Peacock

Selain dua tokoh di atas, pada buku ini Haedar juga mengutip banyak lagi pendapat dan hasil penelitian ilmuwan dunia terkait kiprah dan sepak terjang Muhammadiyah sekaligus apresiasi atas cara berpikir Muhammadiyah yang tidak lain meneguhkan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan Islam berkemajuan.  Selain memuat berbagai tanggapan, dan apresiasi yang dari peneliti dari luar negeri. Dalam buku ini sekaligus juga, menguatkan dokumen resmi persyarikatan hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo pada 2022 tentang Risalah Islam Berkemajuan.

Berita Terbaru

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...

Leave a comment