Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Guru Besar UMS Soroti Rencana Penghapusan Zonasi Sekolah

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 26 November 2024 14:29 WIB
Guru Besar UMS Soroti Rencana Penghapusan Zonasi Sekolah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Guru Besar Bidang Linguistik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anam Sutopo. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Guru Besar Bidang Linguistik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anam Sutopo, menyoroti tentang kesejahteraan guru serta penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Hari Guru Nasional 2024, Senin, (25/11/2024).

Pada Hari Guru Nasional Tahun 2024 yang mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Anam mengartikan bahwa guru menjadi peran utama dalam pergerakan dunia pendidikan, baik dalam koridor sarana dan prasarana, maupun mendidik dan melatih, menurutnya guru sebagai kunci utama.

“Maka guru itu harus hebat, dengan memiliki guru yang hebat otomatis pendidikan kita akan semakin meningkat, memiliki mutu yang semakin meningkat, anak-anak semakin hebat, semakin cerdas, juga semakin matang lahir dan batinnya, dan ini kuncinya di guru yang hebat,” tegasnya.

Semakin Profesional

Selain itu, ia menyebut guru juga menjadi pilar bertata negara karena itu guru harus semakin profesional. Guru tidak hanya mengedepankan ilmu pengetahuan, tetapi juga tidak mengesampingkan hati. Karena menurutnya, mengajar dengan menggunakan hati akan menyentuh pikiran. Tetapi, jika mengajar hanya menggunakan pikiran, hati bisa rapuh.

“Oleh karena itu, guru yang profesional adalah guru yang melekat di hati para siswa, guru yang menjadi panutan masyarakat, guru yang bisa mengolah rasa sehingga anak anak semakin tenteram, semakin nyaman dalam belajar, sehingga apa yang dicerahkan oleh guru bisa diterima oleh siswa,” ujar Anam yang juga menjabat sebagai Sekretaris Rektor UMS itu.

Dia mengatakan guru hebat harus sejahtera. Tanpa kesejahteraan, etos kerja akan turun. Oleh karena itu, Anam berharap kepada pemerintah bahwa kesejahteraan guru semakin meningkat, sehingga etos guru akan semakin terdongkrak. Antara etos kerja dengan kesejahteraan harus satu jalur, sehingga dengan kesejahteraan yang meningkat, etos kerja guru akan semakin menguat.

“Ini artinya relevansinya guru yang hebat adalah guru yang mampu mengangkat derajat pendidikan, meningkatkan mutu pendidikan, guru yang semakin profesional, serta guru yang memperoleh kesejahteraan yang memadai,” jelasnya.

Guru Besar Bidang Linguistik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anam Sutopo

Guru Besar Bidang Linguistik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anam Sutopo. (Humas)

Kemudian, menanggapi isu penghapusan sistem zonasi dalam PPDB. Anam menyampaikan bahwa satu sisi zonasi itu menjunjung perikeadilan, bahwa sekolah tidak mesti jauh. Tetapi sisi lain, adil dalam konteks sama rata itu belum tentu memberi kualitas yang baik, karena belum tentu memberikan kualitas yang sama.

“Adil dalam konteks sama rata ibarat memberikan baju yang berukuran sama kepada 3 orang yang berbeda. Adil disini seharusnya memberikan baju yang sesuai dengan ukuran tubuh masing-masing,” tutur Guru Besar Bidang Linguistik UMS.

Artinya, lanjut Anam, keadilan yang menuju kualitas itu yang mengarah ke sana, bukan keadilan yang sama rata, sama rasa, tetapi keadilan yang cenderung memberikan nilai nilai kualitas. Zonasi merupakan salah satu instrumen membentuk pemeratan pendidikan dalam konteks wilayah, karena dibatasi oleh wilayah.

Tetapi menurut Anam Sutopo, menuntut ilmu itu bisa di mana saja. Dia mengatakan zonasi bisa menjadi sebuah kekuatan juga bisa menjadi kelemahan.”Oleh karena itu saya sepakat dengan pemerintah untuk mengevaluasi terkait dengan zonasi ini. Jika memang zonasi ini hanya rata wilayah saja, saya kira sangat mengorbankan anak didik kita. Tapi jika zonasi ini memang mendongkrak kualitas, maka harus dipertahankan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...