BANDUNG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Buka Tanwir Kelima sekaligus Tanwir pra Muktamar ke-XIV Nasyiatul Aisyiyah di Bandung, Jumat (2/12), Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti sebut dari bait lagu Mars Nasyiatul Aisyiyah tersimpan idealisme yang besar tentang gerak langkah Nasyiah ke depan.
Dimulai dari simbol padi, Mu’ti mengatakan bahwa padi merupakan simbol dari kesejahteraan/kemakmuran. Dalam konteks Nasyiah, kesejahteraan tersebut diraih melalui keunggulan intelektualitas dan pendidikan.
“Karena Nasyiah yang bersimbol padi itu terdidik tiap hari. Artinya tidak ada satupun alasan Nasyiatul Aisyiyah tidak maju, terutama dari sisi pendidikan,” ungkapnya.
Dalam kehidupan kelompok perempuan, Nasyiah menjadi bagian yang mendobrak kejumudan peradaban yang menyebut bahwa perempuan merupakan kelompok manusia kedua (second class society). Guru Besar Pendidikan Islam ini kembali menegaskan, bahwa untuk mencapai kemajuan itu dengan pendidikan.
Mengutip Surat Al Baqarah ayat 189, yang potongan ayatnya digunakan dalam pidato Nasyiah, Mu’ti tegaskan bahwa selain menjadi kelompok teredukasi, Nasyiah juga tetap salih dan taat dalam menjalankan perintah agamanya.
“Religiusitas itu harus tertanam dalam setiap diri Nasyiah, dan dalam organisasi Nasyiah itu,” imbuhnya.
Menjelaskan kandungan ayat 189 surat Al Baqarah, Mu’ti menyebut bahwa kebaikan itu tidak dikatakan baik apabila dilakukan dengan rasa takut dan tidak percaya diri menunjukkan identitas keislaman. Maka dari itu, orang yang melakukan kebaikan atas dasar perintah Islam disebut sebagai orang bertaqwa.
Tokoh Muhammadiyah yang dikenal lucu ini juga mengapresiasi atas capaian-capaian yang ditorehkan oleh Nasyiatul Aisyiyah. Bahwa saat ini Nasyiah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan rasa percaya diri sebagai perempuan muda yang berkemajuan.
“Kita mulai lihat perempuan-perempuan muda Nasyiah itu sudah tidak lagi menjadi kelompok yang tertinggal. Tetapi kelompok yang memimpin dalam berbagai bidang. Tidak hanya dalam konteks gerakan internal Muhammadiyah, tapi juga gerakan-gerakan kebangsaan,” ucapnya.
Hal itu bukan isapan jempol belaka. Sebab dapat dilihat kiprah kader-kader Nasyiah yang sudah menasional di luar lingkup organisasi. Selain itu juga dari sisi organisasi, kiprah Nasyiatul Aisyiyah dalam pendidikan anak dan membangun generasi kuat telah diakui oleh pemerintah.
Rita Pranawati: Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Menerima ABK
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendidikan inklusif harus dipahami sebagai pendidikan yang berkeadilan, yakni mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan setiap peserta didik. Pandangan itu disampaikan Staf Khusus...
PP ‘Aisyiyah Perkuat Pendidikan Inklusif, Ratusan Guru PAUD Dibekali Kompetensi Khusus
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Majelis PAUD Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) bersama Program INKLUSI ‘Aisyiyah menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif secara daring pada...
FEB UMS Jajaki Kolaborasi dengan PPI Jepang, Promosikan Batik Ecoprint
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke...
Kemasan Menarik Bisa Dongkrak Penjualan, Ini Tips dari Mahasiswa UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mohamad Nisman Fadhil membagikan strategi membangun kemasan produk yang...
SMP Muhammadiyah PK Surakarta Raih TKA Tertinggi se-Kota Solo, Luluskan 123 Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta meluluskan 123 siswa Kelas IX Angkatan XIV sekaligus mencatatkan prestasi sebagai peraih rata-rata Tes Kemampuan...
FEB UMS Bekali Siswa MAMSKA Penanganan Keluhan Konsumen secara Islami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi siswa MA Muhammadiyah Surakarta (MAMSKA), Sabtu (6/6/2026),...
EcoJourney 2026, Kader HW UMS Belajar Lingkungan dan Kepemimpinan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 10 kader Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan EcoJourney 2026 yang diselenggarakan Relawan Kebaikan Indonesia (RKI) bersama Himpunan...
Fun Football PCPM Kota Bengawan Pererat Persaudaraan Pemuda Masjid
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan menggelar Fun Football Mini Soccer sebagai puncak rangkaian Semarak Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di The...
Yayah Khisbiyah Kupas Psikologi Sosial dan Political Stress di Acara IMM Jateng-DIY
MAGELANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kader dan peserta IMM Jawa Tengah dan DIY mengikuti sesi materi umum hari kedua dengan tema “Peran Psikologi Sosial dalam Mengawal Kebijakan...
IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNas bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0” di Gedung Pimpinan Daerah...
Pemuda Muhammadiyah Solo Diajak Aktif Cari Solusi Persoalan Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar puncak peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah melalui sarasehan kader lintas generasi di Loji Gandrung, rumah...
Mahasiswa Komunikasi UMS Dominasi Ajang Student Mobility di Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui program...







