Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Idealisme Gerakan Nasyiatul Aisyiyah Tercermin dalam Bait Lagu Marsnya

Yusuf, Editor: Yusuf R. Yanuri
Jumat, 2 Desember 2022 15:50 WIB
Idealisme Gerakan Nasyiatul Aisyiyah Tercermin dalam Bait Lagu Marsnya

BANDUNG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Buka Tanwir Kelima sekaligus Tanwir pra Muktamar ke-XIV Nasyiatul Aisyiyah di Bandung, Jumat (2/12), Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti sebut dari bait lagu Mars Nasyiatul Aisyiyah tersimpan idealisme yang besar tentang gerak langkah Nasyiah ke depan.

Dimulai dari simbol padi, Mu’ti mengatakan bahwa padi merupakan simbol dari kesejahteraan/kemakmuran. Dalam konteks Nasyiah, kesejahteraan tersebut diraih melalui keunggulan intelektualitas dan pendidikan.

“Karena Nasyiah yang bersimbol padi itu terdidik tiap hari. Artinya tidak ada satupun alasan Nasyiatul Aisyiyah tidak maju, terutama dari sisi pendidikan,” ungkapnya.

Dalam kehidupan kelompok perempuan, Nasyiah menjadi bagian yang mendobrak kejumudan peradaban yang menyebut bahwa perempuan merupakan kelompok manusia kedua (second class society). Guru Besar Pendidikan Islam ini kembali menegaskan, bahwa untuk mencapai kemajuan itu dengan pendidikan.

Mengutip Surat Al Baqarah ayat 189, yang potongan ayatnya digunakan dalam pidato Nasyiah, Mu’ti tegaskan bahwa selain menjadi kelompok teredukasi, Nasyiah juga tetap salih dan taat dalam menjalankan perintah agamanya.

“Religiusitas itu harus tertanam dalam setiap diri Nasyiah, dan dalam organisasi Nasyiah itu,” imbuhnya.

Menjelaskan kandungan ayat 189 surat Al Baqarah, Mu’ti menyebut bahwa kebaikan itu tidak dikatakan baik apabila dilakukan dengan rasa takut dan tidak percaya diri menunjukkan identitas keislaman. Maka dari itu, orang yang melakukan kebaikan atas dasar perintah Islam disebut sebagai orang bertaqwa.

Tokoh Muhammadiyah yang dikenal lucu ini juga mengapresiasi atas capaian-capaian yang ditorehkan oleh Nasyiatul Aisyiyah. Bahwa saat ini Nasyiah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan rasa percaya diri sebagai perempuan muda yang berkemajuan.

“Kita mulai lihat perempuan-perempuan muda Nasyiah itu sudah tidak lagi menjadi kelompok yang tertinggal. Tetapi kelompok yang memimpin dalam berbagai bidang. Tidak hanya dalam konteks gerakan internal Muhammadiyah, tapi juga gerakan-gerakan kebangsaan,” ucapnya.

Hal itu bukan isapan jempol belaka. Sebab dapat dilihat kiprah kader-kader Nasyiah yang sudah menasional di luar lingkup organisasi. Selain itu juga dari sisi organisasi, kiprah Nasyiatul Aisyiyah dalam pendidikan anak dan membangun generasi kuat telah diakui oleh pemerintah.

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....