Monday, 18 October 2021
HOTLINE: (0271) 653 025 / 081234 567 890
  • Home
  • Berita
  • Sinergi Menghadapi Muktamar Muhammadiyah ke 48 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar Adakan Diskusi Dengan Tokoh Pendiri IMM
Sinergi Menghadapi Muktamar Muhammadiyah ke 48 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar Adakan Diskusi Dengan Tokoh Pendiri IMM

Sinergi Menghadapi Muktamar Muhammadiyah ke 48 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar Adakan Diskusi Dengan Tokoh Pendiri IMM

Surakarta – Dalam rangka mempersiapkan sinergisitas menghadapi Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Surakarta, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) yang terdiri dari Kota Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar mengadakan agenda sharing bersama Dr. Sudibyo Markus, M.BA yang merupakan salah satu pendiri IMM pada Jum’at sore (18/10) di ruang rapat Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tampak beberapa perwakilan PC IMM dari Kota Magelang dan Banyumas juga ikut menghadiri acara yang mengusung tema peranan IMM dalam menghadapi problematika ke-Indonesiaan kita tersebut. Acara yang bertujuan untuk berbagi pengalaman dan wawasan dengan salah satu pendiri organisasi pergerakan mahasiswa tersebut bukan hanya berbagi tentang cerita masa lalu. Namun, Dr. Sudibyo Markus juga memberikan wejangan kepada para penerus organisasi yang dibangunnya 55 tahun silam bersama Drs. Moh. Djazman Al-Kindi dan kawan-kawannya yang lain.

Menurutnya, pada tahun 1965-1970 an merupakan tahun-tahun awal bagi IMM untuk merintis sebuah organisai dengan menumbuhkan visi serta value yang akan mereka bawa. Barulah pada tahun setelah 1970-an hingga tahun 1980-an bias pada organisasi IMM mulai dapat hilang dan akhirnya tahun-tahun selanjutnya kader IMM dapat melanjutkan visi dan cita-cita yang ingin IMM capai.

Selain sejarah singkat terkait terbentuknya IMM, Dr. Sudibyo Markus juga memberikan tips untuk kader IMM di zaman sekarang. Yaitu dimulai dengan membangun jati dirinya sebagai kader yang memiliki kecerdasan majemuk, dimana kecerdasan yang dimiliki tidak hanya di satu bidang saja, selanjutnya kader harus dapat meniti akademik yang bagus, kemudian menjadi generasi muda Muhammadiyah yang mampu memahami lingkungan kebangsaannya dan terakhir dapat membangun wawasan dan jaringan komunikasi yang luas.

Kaderisasi yang terbaik adalah mengikuti kegiatan praksis yang ada di Muhammadiyah, seperti NA (baca: Nasyiatul Aisyiah),pimpinan ranting Muhammadiyah dan lain-lain” tambahnya di sela pembicaraan.

Ia juga menegaskan bahwa kader IMM harusa dapat mengalir sesuai realitas kehidupan. Mengalir bukan berarti mudah terbawa arus, namun dapat mengikuti perkembangan zaman dan isu yang ada di tengah masyarakat. Apalagi dalam menyikapi hal-hal politik yang ada di Indonesia. Kader IMM diharuskan mampu memahami isu yang ada sehingga mampu menyikapinya dengan baik.

 

 

Kader IMM yang militan baginya adalah seseorang yang mampu menyikapi permasalah yang ada di masyarakat dengan proporsional. Esensi dasar dari seorang kader militan menurutnya adalah orang yang dapat mengikuti informasi atau isu yang sedang terjadi.

Orang modern itu orang yang dapat mengambil sikap pada hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Tapi bukan berarti kita harus menyikapi semua hal diluar fokusan atau relevansi kita” tegasnya.

Acara tersebut selesai tepat sebelum adzan maghrib berkumandang. Peserta yang berjumlah lebih dari 100 orang yang terdiri dari kader-kader IMM tampak antusias mendengarkan sesi sharing bersama hingga acara selesai. Sebagai penutup acara, Dr. Sudibyo Markus juga melambungkan doa agar perjuangan IMM memperoleh ridho dari Allah swt.

Ditulis oleh : Elvira D. Syavala (Sekretaris Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PC IMM Kota Surakarta)

INFORMASI TERKAIT

All
/ 12 April 2021

SATU LAGI, PENERIMA GEROBAK USAHA JELANG RAMADHAN

Pemberdayaan ekonomi melalui sektor umkm terus digalakkan oleh Lazismu Solo. Kali ini bekerja sama dengan Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan Aisyiyah Kota Surakarta menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada Ibu Asih. “...
/ 9 Maret 2020

MEK AISYIYAH DAN LAZISMU JALIN MOU

Solo- Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan  Daerah Aisyiyah Surakarta menggandeng Lazismu Solo untuk mengadakan Sekolah Kewirausahaan Aisyiyah (SWA), Ahad 8 Maret 2020 di Aula Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta. Peserta...
/ 20 Februari 2020

Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Belajar Tari Indonesia dari YouTube

muhammadiyahsolo.com – Dalam rangka kegiatan praktik mata pelajaran tematik  Tema 6 ( Hebatnya cita cita ku) Subtema 2 pembelajaran 2. Sebanyak 29 siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menampilkan Tari-tari...
Muktamar ke-48, Panitia Siapkan Posko Kesehatan
Tak Berkategori
/ 20 Januari 2020

Muktamar ke-48, Panitia Siapkan Posko Kesehatan

Persiapan penyambutan Muktamar ke-48 kian gencar dilakukan. Musyawarah akbar  yang diagendakan akan diselenggarakan pada tanggal 1-5 Juli 2020 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta ini akan dihadiri oleh warga persyarikatan yang...
/ 10 Januari 2020

Memperingati HAB Kemenag, MTs Muhammadiyah Surakarta Menggelar Kegiatan Khotmul Qur’an

muhammadiyahsolo.com Sabtu (04/01/2020) MTs Muhammadiyah Surakarta menggelar kegiatan Khotmul Qur’an yang bertempat di Masjid Madrasah Jl. Drs. Yap Tjwan Bing No. 41, Purwodiningratan, Jebres. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB...

Diskusi

Galeri Video

GALERI FOTO