
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Jalan Srikandi X/61, Kota Semarang, Senin (16/2/2026). Siang itu, rombongan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bangetayu Kulon, Cabang Genuk, datang membawa santunan dan bantuan sembako untuk para santri perempuan yang tinggal dan menempuh pendidikan di panti tersebut.
Siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, menyatakan bahwa kegiatan anjangsana ini menjadi bagian dari rangkaian Tarhib Ramadan yang rutin dilaksanakan PRA Bangetayu Kulon setiap tahun. Sebanyak 10 pimpinan harian dan anggota PRA hadir dalam kunjungan tersebut. Tidak sekadar menyerahkan bantuan, kegiatan juga diisi dengan dialog dan sharing mengenai pengelolaan panti asuhan serta penguatan program pembinaan santri. Ketua PRA Bangetayu Kulon, Siti Rohani, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum spiritual sekaligus sosial yang harus dimaknai secara utuh.
“Ramadan bukan hanya tentang meningkatkan kualitas ibadah pribadi, tetapi juga tentang memperluas manfaat sosial. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan anjangsana telah menjadi agenda rutin organisasi sebagai bagian dari program kerja tahunan. PRA Bangetayu Kulon berharap gerakan serupa juga dapat diperluas oleh ranting-ranting lain di wilayah Cabang Genuk agar dampaknya semakin terasa.

Para pengurus PRM Bangetayu Kulon, Semarang Kota. [Istimewa].
Di panti tersebut, sebanyak 20 santri perempuan menjalani kehidupan yang penuh disiplin dan pembinaan. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Selain mengikuti pendidikan formal, para santri juga mendapatkan pembinaan intensif dalam bidang keagamaan dan penguatan karakter. Pengasuh Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Semarang, Siti Fatonah, menjelaskan pembinaan keagamaan dilakukan setiap hari selepas salat Magrib. Materi yang diberikan mencakup tarikh, tajwid, muthalaah hadits, serta penguatan nilai kemuhammadiyahan dan keaisyiyahan.
“Kami berupaya membentuk anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman agama yang kuat. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PRA Bangetayu Kulon, sangat membantu keberlangsungan program pembinaan ini,” kata Siti Fatonah.
Panti Asuhan Aisyiyah Kota Semarang berada di bawah binaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang. Sumber pendanaan berasal dari Muhammadiyah-Aisyiyah, Dinas Sosial, serta donatur tetap dan tidak tetap. Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan operasional dan pendidikan para santri. Momentum anjangsana tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat makna. Bantuan yang diserahkan berupa dana santunan dan kebutuhan pokok sehari-hari diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri menjelang Ramadan.
Di tengah tantangan sosial perkotaan, keberadaan panti asuhan menjadi salah satu penopang perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan seperti ini menunjukkan peran organisasi perempuan berbasis keagamaan tetap relevan dalam menjawab persoalan sosial secara konkret.
Lebih dari sekadar penyerahan bantuan, anjangsana ini juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan mengenai penguatan program pemberdayaan anak. Dialog antara pengurus Ranting dan pengelola panti berlangsung terbuka, membahas strategi penguatan pendidikan, kemandirian santri, hingga peluang kolaborasi ke depan.
Gerakan perempuan melalui ‘Aisyiyah selama ini dikenal aktif dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan menjelang Ramadan menjadi salah satu wujud nyata dari nilai-nilai kepedulian dan solidaritas yang terus dijaga.
Siti Rohani berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk memperluas kebaikan. “Kami ingin Ramadan dimaknai sebagai penguat solidaritas sosial. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Kehadiran PRA Bangetayu Kulon di Panti Asuhan ‘Aisyiyah menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Di balik kesederhanaan kegiatan tersebut, tersimpan pesan bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih, dan kepedulian dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Menjelang Ramadan, semangat berbagi itu kembali ditegaskan bahwa kebersamaan dan empati adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan berdaya.
KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...
Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...
Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....
Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026). Mengusung tema Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan,...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Bagikan Praktik Baik Pengelolaan Potensi Lokal di Muktamar Nasyiatul Aisyiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow bertajuk Menggerakkan Potensi Lokal, Menguatkan Komunitas dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel...
Eco Bhinneka Muhammadiyah Hadir di Muktamar Nasyiatul Aisyiyah, Tebar Inspirasi Aksi Keberlanjutan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Eco Bhinneka Muhammadiyah berpartisipasi dalam Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah yang digelar di Hotel Dwangsa Lorin, Solo, 6–8 Agustus 2026....
Mahasiswa Keperawatan Unimus Luncurkan SLEEP-7 untuk Tingkatkan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Semangat inovasi dan budaya riset kembali ditunjukkan mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Menjelang penyelenggaraan Expo Mahasiswa Keperawatan 2026...
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan, PCA Colomadu Gelar Evaluasi Program Kerja Tahunan
COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu, Kab. Karanganyar, menggelar Evaluasi Program Kerja, Sabtu (1/8/2026), di MI Muhammadiyah Gedongan, Colomadu. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk...
IMM Jateng Luncurkan “SAPA Immawati” sebagai Ruang Aman Pelaporan dan Edukasi Kekerasan Berbasis Gender
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah meluncurkan Website Safe Space Immawati (SAPA Immawati) dalam rangkaian pembukaan Sekolah Gender,...
FORSAKADA Tinjau RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Dukung Health Tourism Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja dan hospital tour dari pengurus dan anggota Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa...






