
Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Sumanto, mengatakan lembaganya sudah menyiapkan indikator-indikator untuk memonitor perkembangan Muhammadiyah baik di Cabang, Ranting maupun masjid. Dari berbagai indikator itu, program LPCRPM melibatkan semua unsur pembantu pimpinan (UPP), termasuk Lazismu.
Sumanto menyebutkan bahwa masjid diukur menggunakan 15 indikator, Ranting dengan 19 indikator dan Cabang diukur dengan 21 indikator. “Kami tengah menyiapkan video untuk memaparkan berbagai indikator untuk menilai Cabang, Ranting maupun masjid Muhammadiyah, termasuk Cabang Unggulan, Ranting Unggulan dan Masjid Unggulan,” jelasnya. Dari indikator tersebut, Cabang Unggulan di Kota Solo adalah PCM Laweyan, Ranting Unggulan adalah PRM Semanggi, dan Masjid Unggulan adalah Masjid Nurul Hidayah.
Untuk membangun Cabang, Ranting dan masjid (CRM) yang kuat, perlu sinergi dan kolaborasi dari semua unsur Persyarikatan di Kota Solo, termasuk UPP dan lembaga. Membangun CRM tidak bisa dilakukan secara individualistik. “LPCRPM hanya mendata dan menganalisis,” jelasnya. Setelah ada pemetaan kekuatan dan kelemahan CRM, majelis dan lembaga yang harus turun untuk menyelesaikan persoalan di CRM ini. LPCRM juga akan menawarkan solusi kepada UPP untuk membenahi CRM sesuai bidangnya masing-masing. Termasuk untuk penguatan program ekonomi untuk kepentingan dakwah Persyarikatan di CRM, harus Majelis Ekonomi yang turun tangan.
Supervisor LPCRPM PDM Kota Solo, Azhari, menambahkan LPCRPM berfungsi seperti drone yang terbang untuk memotret kondisi CRM. Lembaga ini kemudian menggerakkan UPP dan lembaga untuk turun membenahi. Misalnya, ada masjid yang bermasalah, siapa yang akan menangani? Tentu tergantung problemnya. Karena itu, peran Lazismu menjadi sangat penting untuk ikut membantu menyelesaikan berbagai problema di tingkat CRM. Wadah Lazismu, jelas Azhari, harus diberdayakan untuk mengatasi masalah pendanaan. Namun, dari berbagai indikator di Ranting, keterlibatan mereka pada program Lazismu masih rendah. “Ini yang harus digalakkan,” tegas Azhari pada FGD yang digelar Langkah Baru.

Badan Pengurus Lazismu PDM Kota Solo, Muladi Wibowo (pegang mik) saat menyampaikan pendapatnya ada forum FGD yang diselenggarakan majalah Langkah Baru, belum lama ini. [Dok. MPI Kota Solo.].
Wakil pengurus Lazismu Kota Solo, Muladi Wibowo, mengatakan kolaborasi sangat dibutuhkan untuk penguatan CRM. Namun, kolaborasi membutuhkan effort (usaha) dan tindakan konkret. Nah, agar kolaborasi CRM dan Lazismu lebih mudah dilakukan, akan lebih baik untuk membuka kantor layanan (KL) baik di PCM maupun di masjid. Pengumpulan dana zakat, infak, sedekah (ZIS) ini nantinya 75-80 persen akan dikembalikan ke KL untuk memberdayakan program di Cabang maupun masjid. Sayangnya, belum banyak masjid Muhammadiyah yang bersedia membuka KL Lazismu. Di antara beberapa masjid yang membuka KL, justru berasal dari masjid yang bukan dikelola oleh Muhammadiyah. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah agar pengelola masjid Muhammadiyah bersedia lebih perhatian kepada proram Lazismu.
Muladi melanjutkan bahwa pihaknya punya banyak program untuk pemberdayaan, misalnya, beasiswa Sang Surya dan beasiswa Mentari. Cabang dan Ranting bisa merekomendasikan mahasiswa atau siswa untuk bisa mendapatkan beasiswa ini. “Kami juga siap untuk berkolaborasi dalam program kesehatan, bakti sosial, pendonoran darah, dan sebagainya,” jelasnya. Bahkan, program Lazismu Pusat mewajibkan ada program Indonesia Mobile Clinic, program gizi dan stunting, termasuk layanan ambulance.
Lazismu sebenarnya juga punya program untuk pemberdayaan UMKM. Lazismu Kota Solo pada 2025 menargetkan 10-15 mitra UMKM baru. Meskipun, kata dia, bantuan untuk setiap UMKM ini tidak banyak, sekitar Rp3,5 juta. Apakah aktivis Pemuda Muhammadiyah bisa mengajukan bantuan ke Lazismu? Muladi mengatakan prinsipnya bisa. Namun, perlu ada rekomendasi Cabang dan Ranting agar pengajuan ini lebih mudah untuk diterima. Bantuan ke UMKM ini sifatnya perorangan, tidak bisa untuk organisasi.
Peran Majelis Pendidikan
Pada kesempatan terpisah, Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Solo, Mohamad Ali, berkomitmen membantu agar di Cabang maupun Ranting lebih mandiri. Tentu saja, komitmen ini melalui sekolah Muhammadiyah yang berada di Cabang dan Ranting bersangkutan.
Selama ini, lanjut Mohamad Ali, sekolah Muhammadiyah di Kota Solo sebagian dikelola oleh Cabang maupun Ranting, dan sebagian lainnya dikelola PDM, dalam hal ini Majelis Pendidikan. Sejauh ini, sekolah Muhammadiyah yang dikelola Majelis Pendidikan kontribusinya ke Cabang maupun Ranting di mana sekolah itu berlokasi itu dirasa kurang. Uang iuran siswa (UIS) dan uang iuran guru (UIG) dari sekolah yang semula dikumpulkan dan dipusatkan di Majelis Pendidikan (Majelis Dikdasmen) PDM Kota Solo, pengelolaannya ditata ulang sejak dua tahun terakhir. Sebagian uang UIS-UIG yang disetorkan oleh pihak sekolah ke Majelis Pendidikan PDM itu dikembalikan lagi ke Majelis Dikdasmen PCM. “Selama ini kan tidak. Kalau pun ada, jumlahnya tidak seberapa,” jelas Mohamad Ali kepada Langkah Baru, belum lama ini.
Dengan adanya pola seperti itu, diharapkan para pengelola sekolah punya kesadaran untuk berkomitmen menghidupkan Cabang dan Ranting di mana sekolah itu berada. Dengan demikian kehadiran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) menjadi nilai tambah bagi Cabang dan Ranting. Selain itu, orientasi pengelolaan sekolah tidak harus ke Majelis Pendidikan atau Dikdasmen sentris, tetapi juga berdampak positif ke lingkungan sekitar. “Uang itu bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sekolah tapi juga untuk dakwah secara keseluruhan. Karena penggunannya fleksibel,” urai Mohamad Ali.
Langkah ini menjadi hal riil karena ada sumbangan nyata dari AUM kepada Muhammadiyah di akar rumput. Pemberdayaan tidak semata soal uang, tapi juga ada supporting dari AUM yang ada di Cabang maupun Ranting.
Sumber: Majalah Langkah Baru edisi 23/Januari-April 2026.
Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...
Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...
Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat
RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...
Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...
Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...
Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....
Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...
Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...
Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...
Andy Ratmanto Sampaikan Kultum Salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah Danukusuman
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM Banjarsari, Kota Solo, Andy Ratmanto, belum lama ini menyampaikan kultum salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah yang dikelola...
FGM Boyolali Siapkan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah Se-Kabupaten
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi persiapan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali baik guru SD/MIM, SLTP/MTSM/ SLTA Muhammadiyah pada Selasa...
Kisah tentang RotiMu…
Shabran Bakery. Dari namanya, bagi warga Muhammadiyah Kota Solo, bisa menebak siapa pengelola industri roti ini. Ya, Shabran Bakery adalah industri roti rumahan yang dikelola...





