
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menggelar Workshop Kewirausahaan UMS bertema “Dari Ide ke Aksi, Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa”, Kamis (15/1/2026), di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7.
Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini diikuti 213 mahasiswa lintas fakultas dan menjadi bagian dari upaya UMS menyambut Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Workshop menghadirkan tiga narasumber, yakni : (1) Professional Digital Business Coach Tim P2MW Kemendiktisaintek, Coach Jacob Win; (2) Dosen Pendamping Kewirausahaan UMS, Choiriyah Widyasari; (3) Kasubdit Softskill dan Layanan Kemahasiswaan DKPTI UMS, Siti Azizah Susilawati.
“Workshop ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi P2MW 2026 serta berbagi praktik baik pendampingan kewirausahaan mahasiswa,” kata Siti Azizah saat menyampaikan laporan kegiatan. Menurutnya, antusiasme mahasiswa sangat tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 200 orang hanya dalam sembilan hari.
Dalam paparannya, peserta workshop didominasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 119 orang, disusul Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 46 mahasiswa, Fakultas Agama Islam (FAI) 19 mahasiswa, Fakultas Geografi 10 mahasiswa, serta fakultas lain seperti Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), dan Fakultas Teknik.
Pruoritas Pendanaan
Selain itu, DKPTI UMS telah mendata mahasiswa yang telah memiliki usaha aktif. Sebanyak 53 mahasiswa tercatat telah menjalankan wirausaha dan akan diprioritaskan untuk pendampingan lanjutan sebagai kandidat penerima pendanaan P2MW 2026.
Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta-Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila. Ia mengapresiasi DKPTI yang telah menginisiasi kegiatan sebagai bagian dari strategi universitas mencetak wirausahawan muda dari kalangan mahasiswa dan alumni UMS.
“UMS mendorong mahasiswa tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menyebarkan manfaat dan pengetahuan kewirausahaan kepada lingkungan sekitarnya,” tegasnya. Ia juga menilai kegiatan luring memberi ruang kolaborasi, berbagi praktik usaha, serta memperkuat jejaring antar mahasiswa.
Ia menyinggung capaian UMS pada ajang kewirausahaan nasional sebelumnya, termasuk keberhasilan lolos pendanaan dan mengikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI). Menurutnya, berbagai inovasi mahasiswa UMS juga telah mengharumkan nama kampus di tingkat internasional melalui raihan medali pada ajang inovasi di luar negeri.
Pada sesi pemaparan awal, Siti Azizah menjelaskan posisi P2MW sebagai salah satu program strategis Belmawa selain Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan PPK Ormawa. Ia menyampaikan bahwa UMS akan melakukan seleksi internal sebelum mahasiswa didaftarkan ke sistem Simbelmawa.
Ia menambahkan, UMS akan kembali membuka Program Inovatif Kemahasiswaan (PIK) sebagai tahap awal pendanaan internal. Mahasiswa yang lolos seleksi akan memperoleh dana untuk mengeksekusi usaha rintisan sebelum diseleksi kembali menuju P2MW 2026.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) menggelar Workshop Kewirausahaan UMS bertema “Dari Ide ke Aksi, Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa”, Kamis (15/1/2026), di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7. (Humas)
Materi kedua disampaikan oleh Choiriyah Widyasari yang membahas praktik baik pendampingan P2MW. Ia menekankan bahwa penilaian P2MW tidak hanya bertumpu pada proposal, tetapi lebih pada bukti eksekusi, kejelasan masalah dan solusi, respons pasar, serta kedisiplinan tim.
Menurutnya, peran dosen pendamping telah bergeser dari pengajar menjadi coach dan co-pilot yang menjaga arah, ritme, serta kualitas narasi tim mahasiswa. Pendampingan yang konsisten melalui pertemuan mingguan dan berbasis data dinilai mampu menjaga stabilitas tim di bawah tekanan.
Choiriyah juga memaparkan contoh kasus keberhasilan tim P2MW yang mampu mengubah ide sederhana menjadi usaha unggul melalui fokus masalah, validasi lapangan, serta perbaikan berkelanjutan. “Keberanian memulai dan konsistensi memperbaiki menjadi modal utama wirausaha mahasiswa,” ujarnya.
Sebagai pemateri utama, Coach Jacob Win menjelaskan P2MW sebagai stimulus penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Ia memaparkan tahapan usaha awal P2MW, mulai dari kepemilikan prototipe, survei masalah dan solusi, usia usaha di bawah enam bulan, hingga proyeksi keuangan.
Jacob juga menguraikan enam kategori P2MW, meliputi makanan dan minuman, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya, jasa, pariwisata dan perdagangan, manufaktur dan teknologi terapan, serta bisnis digital. “Inovasi dapat dimulai dari masalah nyata di sekitar mahasiswa, dilanjutkan dengan pembuatan prototipe dan uji respons pasar,” kata Jacob.
Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional...
Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura bagi Komunitas Disabilitas Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian program pengabdian melalui kegiatan Sapa Mitra 1...
UMS Dorong 490 Penerima Beasiswa Kader Jadi Pemimpin Masa Depan Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) menggelar kegiatan Silaturahmi, Pendampingan, dan Koordinasi Penerima Beasiswa Kader UMS,...
Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...
Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...
Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...
Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...
Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...
Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...
Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...
Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...






