Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UMS Bangun Kesadaran Diri Kaum Muda Melalui Kampanye “Attachment Style”

Roselia, Editor: Sholahuddin
Minggu, 21 Desember 2025 18:47 WIB
Mahasiswa UMS Bangun Kesadaran Diri Kaum Muda Melalui Kampanye “Attachment Style”
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS saat berkampanye bertema “Attachment Style” di area car free day Jl. Slamet Riyadi, Kota Solo. [Istimewa].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tim mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kampanye edukatif yang bertemakan “Attachment Talk”, di area car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Kota Solo, Minggu (14/12/2025). Kampanye ini mengangkat pola keterikatan dalam hubungan interpersonal yang kerap diabaikan oleh generasi muda saat ini.

“Attachment Style” merupakan konsep psikologi mengenai bagaimana individu membentuk hubungan emosional dengan individu lainnya. Pola ini pada umumnya terbentuk dari pola asuh orang tua atau trauma masa lalu yang tersimpan di memori dan memengaruhi dalam membangun kedekatan, menghadapi konflik, dan mengekspresikan diri.  Fathullah, Ketua Tim Program “Attachment Style” menjelaskan bahwa kampanye ini bermula dari pengalaman pribadinya. Menurut Fathullah, banyak hubungan di kalangan generasi muda berakhir tidak sehat karena kurangnya pemahaman akan gaya keterikatan yang terbentuk sejak masa kanak-kanak. “Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi mengenai tipe-tipe attachment style, meminimalisir hubungan toxic, dan membantu individu mengembangkan pola keterikatan yang lebih aman melalui pengenalan diri,” jelasnya,  Jumat (19/12/2025).

Mata Kuliah

 Kampanye ini merupakan bentuk tugas akhir mata kuliah Kampanye Public Relation. Dalam Kampanye yang menghadirkan ruang gema sebagai sarana audio visual, sharing session bersama pakar psikologi, challenge interaktif, dan memberikan edukasi mengenai empat  jenis tipe attachment style, yakni secure, avoidant, anxious, dan disorganized yang memiliki karakteristik berbeda dalam berperilaku.  “Kami menyadari bahwa selama ini attachment style cenderung terkenal dan dibatasi dalam ranah romansa saja. Padahal, pola keterikatan memiliki cakupan yang jauh lebih luas,” ujar Fathullah.  Yang menarik dari kampanye ini adalah penggabungan konsep psikologi islam. Kampanye ini mengaitkan dua konsep penting hubungan dalam sudut pandang Islam, yaitu hablumminannas (hubungan antarmanusia) dan hablumminallah (hubungan dengan Allah).

Selain menunjukan pola keterkaitan dalam interaksi sosial dan membentuk kualitas hubungan, Fathullah bersama tim membangun kesadaran akan attachment style yang menjadi dasar dalam diri.  Memahami attachment style, jelasnya, sebagai cerminan dan dasar untuk membangun keterikatan transendental yang tenang dan aman, sejalan dengan pencapaian nafsul muthmainnah atau jiwa yang tenang.

Melalui kegiatan kampanye yang telah diselenggarakan tersebut, Nadhea Subiyanto, Psikolog, selaku praktisi yang turut hadir saat memberikan edukasi sesi sharing session menyampaikan bahwa hubungan awal antara anak dan orang tua berperan penting dalam membentuk pola relasi sosial di kemudian hari. “Namun, attachment style bukanlah sesuatu yang tidak dapat diubah, sehingga setiap individu memiliki peran dalam memutus pola relasi yang berisiko melanggengkan pola tidak aman pada generasi berikutnya,” tuturnya.

Faiz, salah satu peserta yang mengikuti Ruang Gema dan sesi sharing session pada kegiatan kampanye ini mengaku bahwa setelah memasuki ruang gema dan mengikuti sharing section bersama KOL Psikologi membuat semakin paham terkait attachment style. “Dan sadar bahwa ternyata kita berdua alhamdulillah sudah berada di tahap secure,” kesan Faiz.  Dosen pengampu mata kuliah Kampanye Public Relation, Betty Andriani, menuturkan melalui kampanye yang mengangkat topik attachment style, diharapkan mampu membantu membangun relasi yang lebih aman.  “Kampanye ini dapat membantu anak muda memahami diri, memperbaiki kualitas hubungan dengan orang lain, serta menemukan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari,” harap dosen itu.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...