
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Blok 1 Begalon, Panularan, Kota Solo menjalankan program ko-kreasi Srawung Sains-Tera Saintek bersama tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Program ini didanai Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek Kemendiktisaintek RI, dan berkolaborasi dengan Kelurahan Panularan dan Puskesmas Penumping. Dalam program ini, salah satu luaran program adalah strategi untuk mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih sehat, melalui mekanisme media nudging.
Ketua Tim Srawung Sains UMS, Dwi Linna Suswardany, menjelaskan nudging merupakan sebuah konsep pendekatan strategis untuk mendorong perubahan perilaku tanpa paksaan, menggunakan desain lingkungan yang memengaruhi pilihan warga secara halus namun efektif.
Program implementasi media nudging dirancang dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penghuni Rusunawa Panularan dan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih hemat, sehat, aman, dan nyaman.
“Program ini menggunakan pesan visual dan desain komunikasi secara halus, mudah dipahami, dan bersifat positif, yang kemudian dituangkan dalam media-media seperti poster, sticker, dan mural,” jelas Dwi Linna, Jumat (19/12/2025).
Implementasi media nudging menitikberatkan pada area utama sebagai luaran prototipe, meliputi:
- Ruang Komunal dan Dapur Komunal: Upaya untuk menjaga kebersihan dan bebas dari asap rokok, demi kenyamanan bersama.
- Saung rokok: Sarana agar warga tidak merokok secara sembarangan, maka diharapkan
- Panel Surya : Upaya kesadaran masyarakat untuk terus rajin merawat panel surya.
- Tanaman Obat Keluarga (TOGA): Upaya agar masyarakat selalu rajin merawat tanaman, dan juga mengembangkannya.
Dwi Linna juga menerangkan tujuan diterapkannya implemnatasi nudging dalam program Srawung Sains adalah untuk mengubah perilaku warga rusunawa menjadi lebih sadar akan pentingnya kesehatan, tanpa dengan paksaan. “Pesan-pesan yang tertulis dalam poster, mural maupun sticker ini merupakan hasil diskusi dengan warga,” ujarnya.
Nieldya Nofandrilla, koordinator prototipe media nudging menyebut, tim Srawung Sains berdiskusi bersama dengan warga, untuk menentukan titik-titik mana saja yang dapat dijadikan penempatan media nudging.
Hasilnya, tim sepakat menempelkan poster di pilar-pilar ruang komunal, sticker di anak tangga utama, poster di setiap tembok tangga, poster di dekat tanaman TOGA dan saung rokok, dan sebagainya. Dalam implementasinya, kami pun bersama-sama mempersiapkan dan memasang media nudging tersebut.
Bahasa Mudah Dipahami
Keaktifan warga ditunjukkan juga melalui usulan untuk diberikan stiker pada anak tangga untuk tulisan-tulisan pesan nudging, tetapi menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sederhana. Atas hasil diskusi, sticker di anak tangga ditulis dengan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa dengan warna sticker yang terang (hijau dan kuning).
“Saya tidak menyangka masyarakat sangat antusias untuk diajak berpikir dan berdiskusi bersama merumuskan pesan-pesan nudging ini. Harapannya, melalui implementasi media nudging ini, warga Rusunawa I Panularan dapat mengubah perilakunya menjadi lebih sehat, dan menjalankan dengan kesadaran yang tinggi. Kemudian, risiko penyakit menular akan berkurang, dan masyarakat menjadi lebih nyaman,” ujar Nieldya.
Warga tampak sangat antusias, terlebih beberapa warga memiliki keahlian menggambar atau melukis di dinding atau mural. Warga bersama tim UMS menggambar mural di dinding bagian depan dan pos masuk Rusunawa.
Mural yang digambar memberikan pesan-pesan tersendiri sebagai implementasi nudging, antara lain: gambar bahayanya merokok, perawatan tanaman TOGA, dan kebersihan dan kenyamanan tinggal bersama.
Salah satu warga di Rusunawa, sebagai tim diskusi dan sekaligus penggambar mural di Rusunawa, Rege, berharap besar melalu projek ini. “Mudah-mudahan semua warga yang suka rokok bebas, dan membuang punting rokok sembarangan, bisa tersadar ketika melihat pesan-pesan yang tertulis ini, kemudian mau merokok di tempat yang disediakan. Selain itu, poster-poster ditempelkan di tempat strategis agar bisa selalu terbaca oleh warga, dan memiliki kesadaran untuk hidup lebih bersih dan sehat,” kata dia.
Dalam pelaksanaan program ko-kreasi ini, tim mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan pesan-pesan nudging. Beberapa contoh yang didiskusikan bersama misalnya untuk tanaman TOGA “Perhatikan aku, sayangi aku!”, kesadaran membuang puntung rokok tidak sembarangan “puntungmu di sini lingkungan tetap bersih”, dan sebagainya.
Disertasi Doktor UMS Tawarkan Model Bi-Rahmah sebagai Solusi Pencegahan Bullying
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pendidikan. Siti Rahmawati resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam...
Pustakawan UMS Presentasikan Inovasi IMAM di University Malaya Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI)...
Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...
Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...
Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...
UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...
Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...
Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...
UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....
UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...
Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...






