
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di tengah derasnya arus budaya global dan semakin memudarnya penggunaan bahasa Jawa di kalangan generasi muda, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan sebuah inisiatif bernama “Merawat Rasa Jawa”. Acara ini adalah sebuah gerakan kampanye budaya yang bertujuan menghangatkan kembali kedekatan anak muda dengan tradisi Jawa melalui cara yang alami, santai, dan menyenangkan.
Kampanye ini lahir dari keprihatinan sederhana: bahasa krama, unggah-ungguh, serta pengetahuan sejarah Jawa makin jarang ditemui dalam interaksi sehari-hari mahasiswa. Alih-alih menggurui, kampanye ini menawarkan pendekatan yang lebih ramah dengan mengajak, bukan memaksa; membangun rasa, bukan memberi beban.
Tim kampanye menjelaskan bahwa “Merawat Rasa Jawa” ingin menghadirkan budaya sebagai sesuatu yang wajar dalam keseharian, mulai dari sapaan kecil hingga partisipasi dalam kegiatan budaya. Melalui agenda seperti Rabu Berbatik & Berbahasa Krama, Workshop Bahasa Jawa bersama komunitas Si Ojan, hingga Walking Tour ‘Satu Langkah Menjawa’ bersama komunitas Berjalan Bercerita, gerakan ini mencoba membangun pengalaman budaya yang hidup, bukan sekadar pengetahuan teoretis.
Rabu Berbatik
Salah satu momen penting kampanye ini adalah ajakan resmi dari Kaprodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setiawan, yang disampaikan melalui video pendek pada akun IG @merawatrasajawa. Dalam seruannya, ia menyampaikan, “Saya mengajak seluruh civitas akademika Ilmu Komunikasi UMS mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk menyukseskan gerakan Rabu Berbatik dan Berbahasa Jawa. Ayo kita nyengkuyung bersama agar budaya Jawa, terutama penggunaan bahasa Jawa sehari-hari, bisa menjadi bahasa yang keren dan asik untuk kita gunakan dalam berkomunikasi,” ujarnya.

Kampanye “Merawat Rasa Jawa” di kampus UMS. [Istimewa].
Pada akhirnya, “Merawat Rasa Jawa” tidak hanya menjadi kampanye, tetapi sebuah ruang refleksi: bahwa mencintai budaya bisa dimulai dari hal kecil seperti sebuah sapaan krama, sehelai batik yang dikenakan di hari Rabu, atau langkah kaki menelusuri lorong-lorong Surakarta yang menyimpan cerita panjang tentang Jawa.
Gerakan ini mengajak generasi muda untuk bertanya pada diri sendiri, sudahkah kita memberi ruang kecil untuk budaya Jawa di dalam hari-hari kita?
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....
Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...
Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...
Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat
RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...
Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...
Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...
Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....
Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...
Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...
Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...





