Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Tim PPO LEPMA FEB UMS Berdayakan Masyarakat Jetis, Dorong Potensi Budidaya Jamur

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 5 November 2025 08:11 WIB
Tim PPO LEPMA FEB UMS Berdayakan Masyarakat Jetis, Dorong Potensi Budidaya Jamur
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Program Pengabdian ORMAWA (PPO) dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LEPMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta ( FEB UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. (Humas)

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Tim Program Pengabdian ORMAWA (PPO) dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LEPMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta ( FEB UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini berfokus pada pengembangan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dalam budidaya jamur tiram serta pengenalan konsep eduwisata berbasis pertanian. Ketua Pelaksana Tim PPO LEPMA FEB UMS Nabila Arsida, menyebut tujuannya dari pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.

Selain itu, tim juga mendorong Desa Gedong Jetis menjadi destinasi wisata edukatif yang berkelanjutan dan berdaya saing melalui edukasi strategi wirausaha dan pelatihan kewirausahaan. Nabila mengungkap, kegiatan eduwisata dan sosialisasi pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai ekonomis berawal dari adanya keinginan para pelaku usaha untuk memperluas pengembangan usahanya.

Hal itu sekaligus melihat potensi besar hasil panen jamur di wilayah Desa Gedong Jetis menjadi produk olahan pangan bernilai ekonomis. “Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memberikan pembelajaran bagi anak-anak TK agar mereka lebih mengenal proses budidaya jamur secara baik dan benar,” ungkapnya, Sabtu (1/11/2025).

Praktik Langsung

Dalam sesi sosialisasi, peserta diajak  untuk memahami bagaimana proses budidaya jamur tiram. Agar lebih aplikatif, pelatihan dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Peserta diberi kesempatan untuk membuat baglog jamur tiram serta proses memanen jamur tiram.

Setelahnya, tim pelatihan dari LEPMA FEB UMS juga memberikan hasil panen jamur tiram yang peserta panen sendiri serta hasil olahan dari jamur tiram yaitu jamur crispy. Tim juga secara khusus mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi ibu-ibu PKK dengan menggunakan media jamur sebagai bahan utama.

Kegiatan ini dilengkapi dengan demo memasak yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam pengolahan jamur tiram. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi inspirasi bagi para ibu-ibu PKK untuk mengembangkan usaha rumahan yang bernilai ekonomis tinggi seperti sate jamur, pepes tahu jamur, jamur asam manis, siomay jamur, sosis solo jamur.

Tim Program Pengabdian ORMAWA (PPO) dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LEPMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta ( FEB UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Tim Program Pengabdian ORMAWA (PPO) dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LEPMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta ( FEB UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. (Humas)

Menurut Ibu Ari, pemilik usaha budidaya jamur tiram, kegiatan PPO ini diharapkan tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi anak-anak TK, tetapi juga mendorong pengembangan kreativitas ibu-ibu dalam menciptakan olahan jamur tiram yang bernilai ekonomis.

Ia optimistis kegiatan ini mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap peluang usaha di sektor jamur tiram. “Selain membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, program ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan pembelajaran bagi anak-anak TK di Desa Gedong Jetis mengenai budidaya jamur yang baik dan benar,” kata Ibu Ari.

Melalui kegiatan ini, Tim LEPMA FEB UMS berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi berkelanjutan di desa tersebut. Afinda, salah satu anggota Tim Pelatihan LEPMA FEB UMS percaya bahwa potensi budidaya jamur tiram di Desa Gedong Jetis memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Dengan dukungan dari masyarakat sekitar, kami optimis potensi jamur tiram dapat dikembangkan menjadi kegiatan eduwisata serta diolah menjadi berbagai produk pangan bernilai jual tinggi. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis jamur tiram sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....