
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Selatan, Amar Ma’ruf, menguraikan keistimewaan Rasulullah Saw. dibandingkan dengan para nabi yang lain. Hal itu ia jelaskan ketika menjadi penceramah pada Pengajian Rutin Langgar Umum Kemlayan, Serengan, Solo, Jumat (19/09/2025) pagi pukul 06.30 hingga 07.30.
Amar Ma’ruf dalam ceramahnya menjabarkan beberapa keistimewaan Rasulullah. Di antaranya adalah diberikan jawami’ al-kalim, dihalalkan harta rampasan perang, bumi dijadikan tempat suci dan masjid, serta beliau diutus bagi seluruh umat manusia sebagai Nabi penutup. “Rasulullah juga satu-satunya yang mendapat kedudukan terpuji, yakni syafa’atul ‘uzhma, di hari kiamat kelak,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah manusia biasa, bukan malaikat dan bukan anak Tuhan. Ia menukil firman Allah dalam QS. Al-Kahfi ayat 110, “Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: ‘Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa’. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya.”
Lebih lanjut, Amar menyampaikan pesan Rasulullah agar beliau tidak dipuji secara berlebihan.
Jangan Memuji Aku
“Rasulullah SAW bersabda: Janganlah kamu memuji aku sebagaimana orang Nasrani memuji Isa Ibnu Maryam. Sesungguhnya saya hanyalah seorang hamba, maka katakanlah: Hamba Allah dan Rasul-Nya,” ucapnya. Ia menambahkan, penghormatan berlebihan bisa membawa umat pada sikap yang keliru sebagaimana kaum Nasrani dan Yahudi yang menganggap Isa dan Uzair sebagai anak Tuhan.
Amar juga menekankan pentingnya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana perintah Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 56. Menurutnya, shalawat merupakan bentuk doa dan penghormatan yang mendatangkan keutamaan besar. “Rasulullah bersabda: Barangsiapa yang bershalawat atasku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali,” ujar Amar mengutip hadis riwayat Muslim. Ia menutup tausiah dengan ajakan untuk beriman kepada Rasulullah Saw. secara utuh, yakni dengan menaati seluruh perintahnya dan menjauhi larangannya. “Iman kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan ketaatan. Apa yang beliau perintahkan hendaknya kita laksanakan, dan apa yang beliau larang wajib kita tinggalkan. Itulah bukti cinta sejati kepada Nabi Muhammad Saw.,” tegas Amar.
Pengajian rutin di Langgar Umum Kemlayan ini dihadiri jemaah setempat yang antusias menyimak penjelasan narasumber. Dengan materi yang mendalam, kegiatan ini diharapkan semakin menguatkan kecintaan umat kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...
Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...
Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri
NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...
Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan
BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...
Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan
KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....





