Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Inovasi Rekayasa Geoteknik, Tim UMS Rebut Juara 3 Civil Innovation Challenge 2025

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 9 September 2025 10:39 WIB
Inovasi Rekayasa Geoteknik, Tim UMS Rebut Juara 3 Civil Innovation Challenge 2025
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim GEOTERRA CUBE dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 3 pada ajang Civil Innovation Challenge (CIC) 2025 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim GEOTERRA CUBE dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 3 pada ajang Civil Innovation Challenge (CIC) 2025 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025.

Tahun ini, CIC mengusung tema “Rekayasa Geoteknik Guna Membebaskan Indonesia dari Barier Interaksi antar Daerah”. Ajang ini diikuti oleh puluhan universitas di Indonesia, dan UMS berhasil menembus enam besar finalis bersama perguruan tinggi ternama lain.

Tim GEOTERRA CUBE beranggotakan Muhammad Yuli Pamungkas (D100230258), Nihayatul Khoiriyah (D100230188), Iqbal Muhammad Atha (D100230260), dan Kiara Rennita Nurhasanah (D100230273), dengan bimbingan dosen Teknik Sipil UMS, Gayuh Aji Prasetyaningtiyas.

Dalam perlombaan, tim ini menghadirkan inovasi berupa konfigurasi geosel berbentuk segitiga dengan lima lapisan geotekstil untuk penanganan tanah lunak. Inovasi tersebut dinilai memiliki keunggulan dari sisi kekuatan maupun efisiensi biaya.

“Alhamdulillah, inovasi yang kami usung ini merupakan bentuk baru yang belum pernah diterapkan di lapangan. Juri menyebut ide konfigurasi segitiga ini bisa menjadi alternatif yang potensial untuk pengembangan infrastruktur di Indonesia,” ungkap Kiara Rennita, Senin (8/9/2025).

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim GEOTERRA CUBE dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 3 pada ajang Civil Innovation Challenge (CIC) 2025 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025.

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim GEOTERRA CUBE dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 3 pada ajang Civil Innovation Challenge (CIC) 2025 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025. (Humas)

Proses kompetisi berlangsung dalam tiga tahap, mulai dari pengumpulan paper studi kasus, perakitan model dan pengujian di laboratorium, hingga presentasi hasil di hadapan dewan juri. Pada tahap final, tim UMS berhasil menunjukkan perbedaan signifikan inovasi mereka dibanding peserta lain.

“Untuk tahap final, kami menginovasi geosel dengan konfigurasi segitiga. Selain itu, kami menggunakan lima lapisan geotekstil sehingga hasil permodelan kami lebih stabil. Inovasi ini kami simulasikan untuk kondisi tanah lunak, yang banyak dijumpai di Indonesia,” lanjut Kiara.

Hal senada disampaikan Nihayatul Khoiriyah. “Pengalaman ini sangat berkesan karena dari UKM CUBE, kami biasanya lebih sering ikut lomba struktur atau tender. Baru kali ini ikut lomba geoteknik, dan langsung bisa podium. Jadi ini benar-benar first experience yang membanggakan,” tuturnya.

Selain dari sisi teknis, tim juga menekankan bahwa inovasi mereka ramah dari segi anggaran. “Kami tidak hanya memikirkan kekuatan struktur, tapi juga bagaimana inovasi ini bisa efisien dari segi biaya. Jadi harapannya tidak memberatkan ketika diterapkan di lapangan,” tambah Iqbal Muhammad Atha.

Muhammad Yuli Pamungkas selaku ketua tim mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya. “Kami satu-satunya tim dari perguruan tinggi swasta yang masuk final. Peserta lain didominasi kampus negeri. Itu jadi pengalaman berharga sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi,” jelasnya.

Pada akhir wawancara, tim GEOTERRA CUBE menyampaikan harapan agar inovasi yang mereka bawa tidak hanya berhenti di kompetisi namun bisa berkelanjutan. “Semoga ide ini bisa diterapkan di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi adik-adik di UKM CUBE untuk berani mencoba bidang lain, khususnya geoteknik,” ujar tim.

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...