Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Ketua BPH UMS Luncurkan 3 Buku tentang Sekolah Berkemajuan Berbasis Masjid

Gede, Editor: Sholahuddin
Senin, 18 Agustus 2025 20:13 WIB
Ketua BPH UMS Luncurkan 3 Buku tentang Sekolah Berkemajuan Berbasis Masjid
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Kiai Marpuji Ali (dua dari kanan), bersama Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, Direktur Perguruan Muhammadiyah Kottabarat, Mohamad Ali, Wamendikdasmen, Fajar Reza Ul Haq, dan Ketua PP Muhammadiyah, A. Dahlan Rais. (Humas UMS).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kiai Marpuji Ali, meluncurkan tiga buku bertema “Membangun Sekolah Berkemajuan Berbasis Masjid”. Peluncuran dan diskusi buku dilakukan di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (18/8/2025).

Tiga buku yang diluncurkan, bertajuk Integrasi Masjid dan Pendidikan: Pergumulan Perguruan Muhammadiyah Kottabarat Membangun Pendidikan Unggul-Berkemajuan; Trendsetter Sekolah Berkemajuan: Memoar Kiai Marpuji Ali Membersamai Perguruan Muhammadiyah Kottabarat, dan Kiai Marpuji Ali: Menyemai Sekolah Berkemajuan, Biografi Seorang Aktivis Gerakan.

Buku pertama tulisan Kiai Marpuji membahas peran Masjid Kottabarat yang melahirkan institusi pendidikan. Marpuji bercerita, kiprah Perguruhan Muhammadiyah Kottabarat bermula sejak 1947. Pendirian perguruan tersebut diinisiasi oleh tokoh pergerakan Islam terkemuka masa itu, Mochamad Isa.

Marpuji menghadapi tantangan untuk membangun masjid. Di saat bersamaan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat sedang menghadapi kesulitan mencari pelajar baru. Namun, Marpuji tak gentar. “Nanti kalau masjidnya sudah jadi, cobalah kita pikirkan bareng-bareng,” kenang Marpuji.

Pembangunan masjid rampung tiga tahun kemudian. Pembangunan berikutnya adalah bangunan sekolah dasar Muhammadiyah yang memanfaatkan tanah milih keluarga Mochamad Isa. Marpuji bercerita tanah tersebut diwakafkan oleh istri Moch. Isa. Pembangunan institusi pendidikan di kawasan itu terus berkembang secara bertahap tanpa melupakan peran masjid. Dari masjid itulah, kata Marpuji, lahir SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat. Kini, lembaga pendidikan di kawasan berkembang menjadi jenjang SMP dan SMA, bahkan jenjang KB-TK.  Sementara buku Trendsetter Sekolah Berkemajuan merupakan memoar mengenai jejak kiprah Marpuji Ali di Perguruan Muhammadiyah Kottabarat.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, saat menyampaikan welcoming speech pada acara peluncuran buku Kiai Marpuji Ali. (Humas).

Moderator diskusi Sholahuddin, mantan wartawan Solopos yang memandu diskusi ini, mengatakan buku tersebut memuat 63 karya tulisan yang disumbangkan oleh kepala sekolah, guru, hingga office boy di Perguruan Muhammadiyah Kottabarat. “Ada pengalaman unik di dalamnya,” ujarnya.  Sedangkan buku ketiga mengangkat perjalanan hidup Marpuji, sejak kecil hingga kini. Penulis memoar itu, Sholahuddin, ingin merekam kenangan Marpuji semasa kecil yang sempat kesulitan meraih pendidikan lantaran kendala biaya.  Buku ini juga mengupas perkenalan Marpuji dengan Persyarikatan Muhammadiyah lewat Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM). “Buku ketiga ini juga mengangkat peran peran Pak Marpuji untuk meningkatkan pendidikan Islam,” tambahnya.

Penggerak Sekolah Muhammadiyah

Rektor UMS Prof.  Harun Joko Prayitno, melihat sosok Marpuji Ali sebagai penggerak sekolah Muhammadiyah di Kota Solo. Marpuji adalah sosok inspiratif yang patut menjadi teladan. Harun memandang Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah tidak lepas dari hadirnya sekolah dasar dan menengah Muhammadiyah.  “Kontribusi dan peran sekolah-sekolah Muhammadiyah menjadi bagian integral dari perguruan tinggi milik Muhammadiyah,” tegasnya.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menyambut baik peluncuruan tiga buku tersebut. Ia menyebut masjid sejak dulu menjadi tempat pendidikan generasi Muslim.  Fajar menjelaskan kini masjid menghadapi tantangan di tengah generasi Muslim dari kalangan menengah di perkotaan. “Banyak generasi Muslim baru yang lahir tidak dari masjid,” katanya.  Menurutnya, orang tua menjadikan sekolah berbasis Islam sebagai wadah penguatan agama bagi anak-anak mereka. Hal itu menjadi peluang yang baik bagi perguruan milik Muhammadiyah.

Acara kemudian dilanjutkan seremoni peluncuran tiga buku tersebut. Seremoni dilakukan oleh Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, Marpuji Ali, dan Rektor UMS, Harun Joko Prayitno.

Share:

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...