Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Cegah KDRT, Mahasiswa UMS Edukasi tentang Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak Perempuan

Adi/Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 30 Mei 2025 13:23 WIB
Cegah KDRT, Mahasiswa UMS Edukasi tentang Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak Perempuan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Hukum dan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertema “Peningkatan Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan dalam Lingkup Keluarga”.Kegiatan ini berlangsung di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (BA) 5, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Hukum dan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertema “Peningkatan Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan dalam Lingkup Keluarga”.

Kegiatan ini berlangsung di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (BA) 5, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pondok, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Pondok beserta jajarannya, dan jemaah kajian minggu keempat Desa Pondok.

Workshop ini menghadirkan narasumber Yoesoef Moestoefa yang menyampaikan materi terkait kesadaran hukum dan perlindungan hak-hak perempuan dalam konteks keluarga. Fara Via Alvida selaku ketua PKL Fakultas Hukum UMS Desa Pondok, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan workshop.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dalam lingkup rumah tangga, serta semakin sadar akan peran hukum dalam menciptakan keluarga yang adil dan harmonis,” ungkapnya Selasa, (27/5/2025).

Ketua PRM Pondok, Joko Dwi Haryanto, menekankan pentingnya menegakkan keadilan sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. Al-Maidah ayat 8. “Sebagai umat yang bertakwa, sudah seharusnya kita menaati aturan dan menegakkan keadilan sebagai jalan menuju ketakwaan, karena Allah adalah saksi atas segala perbuatan manusia. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa berbuat sesuai dengan ketentuan yang telah dituliskan dalam Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam berumah tangga,” terang Ketua PRM Pondok.

Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Hukum dan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertema “Peningkatan Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan dalam Lingkup Keluarga”. Kegiatan ini berlangsung di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (BA) 5, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Hukum dan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertema “Peningkatan Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan dalam Lingkup Keluarga”.
Kegiatan ini berlangsung di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (BA) 5, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. (Humas)

Narasumber Yoesoef Moestoefa menjelaskan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) umumnya melibatkan suami sebagai pelaku dan istri sebagai korban. Namun demikian, tidak semua kasus mengikuti pola tersebut.

KDRT juga bisa dilakukan oleh perempuan terhadap laki-laki, atau oleh orang tua terhadap anak. “Beberapa sifat yang dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga antara lain adalah ketidakmauan untuk menaati aturan Allah, kecenderungan mengikuti hawa nafsu, serta tekanan psikologis,” ujarnya.

Ia juga menambahkan penyelesaian KDRT sebaiknya dimulai dari pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan mediator yang netral. Namun, apabila tidak ditemukan solusi secara kekeluargaan, maka kasus tersebut dapat dibawa ke pihak yang berwenang untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Menutup sesi diskusi pada Minggu, (25/5/2025), Anggris Bagus, mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) K.H Ahmad Dahlan Fakultas Hukum UMS, mengajak seluruh peserta untuk lebih melek terhadap berbagai bentuk kekerasan dalam keluarga, termasuk kekerasan fisik, psikis, dan seksual yang sering kali diabaikan atau disangkal oleh korban maupun lingkungan sekitar.

Workshop tersebut pada kenyataannya menjadi ruang diskusi dan langkah awal dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat akar rumput, khususnya terkait perlindungan perempuan. Workshop juga mendorong keberanian bersikap terhadap kekerasan dalam rumah tangga demi terwujudnya keluarga yang aman, adil, dan sejahtera.

Berita Terbaru

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...