Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Munadhoroh AIK Batch 3, Rektor UMS: Kerja Harus Diniatkan sebagai Ibadah

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 7 Februari 2025 15:40 WIB
Munadhoroh AIK Batch 3, Rektor UMS: Kerja Harus Diniatkan sebagai Ibadah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Munadhoroh Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Batch 3 Tahun 2025, dalam rangka memperdalam pemahaman dan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Munadhoroh Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Batch 3 Tahun 2025, dalam rangka memperdalam pemahaman dan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini berlangsung sejak 6 -15 Februari 2025 dan diikuti dosen serta tenaga kependidikan (Tendik) UMS. Kepala Bidang Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS, Yayuli, menjelaskan Munadhoroh kali ini berfokus pada aspek ajaran akhlak.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini, Munadhoroh membahas aspek akhlak, baik akhlak terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun akhlak dalam bekerja, khususnya di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti UMS. Harapannya, nilai-nilai AIK benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya, Kamis (6/2/2025).

Terus Berkembang

Munadhoroh ini bukanlah kegiatan pertama, melainkan sudah memasuki putaran ketiga. Kegiatan ini dirancang secara berkala untuk memastikan pemahaman dan implementasi ajaran Islam terus berkembang di lingkungan UMS.

“Kali ini, Munadhoroh untuk dosen dilaksanakan pada 6, 7, 8, 13 Februari, sementara untuk tendik dijadwalkan pada 14-15 Februari. Karena jumlah dosen lebih banyak, maka diberikan porsi waktu yang lebih panjang,” tambahnya.

Ke depan, Munadhoroh akan terus diadakan secara berkelanjutan, mencakup berbagai aspek ajaran Islam lainnya, seperti muamalah yang meliputi persoalan politik, ekonomi, dan sosial budaya. “Kemungkinan Munadhoroh ini akan diadakan setiap semester, karena masih banyak aspek lain yang perlu dibahas, termasuk masalah muamalah,” ujarnya.

Dengan adanya Munadhoroh ini, lanjutnya, UMS berharap seluruh civitas akademika semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam, sehingga nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan semakin melekat dalam setiap aspek kehidupan.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Munadhoroh Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Batch 3 Tahun 2025, dalam rangka memperdalam pemahaman dan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Munadhoroh Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Batch 3 Tahun 2025, dalam rangka memperdalam pemahaman dan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Humas)

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., memberikan materi dengan tema ‘Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah dalam Akhlak’. Sofyan menegaskan bahwa dalam hidup, perlu untuk menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat.

“Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam mempraktikkan akhlak mulia, sehingga menjadi uswah hasanah yang diteladani oleh sesama sesuai dengan QS. Ali Imron 110,” paparnya.

Akhlak ini, lanjut dia, ada kaitannya dengan Islam Berkemajuan. Islam secara teologis merupakan refleksi dari nilai-nilai transendensi, liberasi, dan humanisasi sebagaimana tersirat dalam QS. Ali Imron 110 dan 104. “Bapak ibu kerja di UMS, luar biasa. Kita perlu bersyukur, suasananya beda sekali. Kalau di UMS, saya menekankan kerja menjadi senang, bahagia kalau konteks kerja kita niatkan untuk beribadah kepada Allah,” jelasnya.

Menurutnya, untuk memberikan sumbangsih kemajuan UMS, atau kemajuan Persyarikatan itu dimulai dari hal kecil. “Setiap warga Muhammadiyah dalam melakukan amal dan kegiatan hidup harus senantiasa didasarkan pada niat yang ikhlas dalam wujud amal-amal shalih dan ihsan. Serta menjauhkan diri dari perilaku riya, sombong, Isra, fasad, dahsyat, dan kemungkaran,” ujarnya.

Kemudian, setiap warga Muhammadiyah juga dituntut untuk menunjukkan akhlak yang mulia, sehingga disukai/diteladani dan menjauhkan diri dari akhlak yang tercela. “Tak hanya itu, setiap warga Muhammadiyah di manapun bekerja dan menunaikan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari harus benar-benar menjauhkan diri dari praktik buruk yang merugikan banyak orang,” ujarnya.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...