Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Turnamen Nasional Tapak Suci I UMS: Tonggak Baru Pencak Silat Indonesia

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 28 Januari 2025 14:54 WIB
Turnamen Nasional Tapak Suci I UMS: Tonggak Baru Pencak Silat Indonesia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Turnamen Nasional Tapak Suci I. Turnamen ini adalah sebuah ajang kompetisi pencak silat bergengsi yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Turnamen Nasional Tapak Suci I. Turnamen ini adalah sebuah ajang kompetisi pencak silat bergengsi yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.

Acara ini berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Januari 2025 dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah. Rektor UMS, Prof. Sofyan Anif, dalam sambutannya, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen nasional pertama ini.

“Ini adalah momen penting untuk memperluas jaringan dan proses kaderisasi. Melalui turnamen ini, kita dapat mengidentifikasi dan mencari bibit unggul, tidak hanya dari UMS, tetapi juga dari seluruh pendekar muda Indonesia,” ujar Sofyan Anif, Senin, (27//20251) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Dia mengingatkan kemenangan sejati tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari kedisiplinan dan integritas tinggi yang ditunjukkan para peserta. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci (TS), Afnan Hadikusumo, menekankan pentingnya turnamen ini sebagai sarana pengkaderan, evaluasi hasil latihan, dan penanaman nilai sportivitas.

Tingkatkan Kualitas Pembinaan

Dia juga menyampaikan rencana dari Pimpinan Pusat Tapak Suci untuk mendirikan Padepokan Tapak Suci di Yogyakarta guna meningkatkan kualitas pembinaan. “Kami memohon dukungan dan doa restu dari semua pihak untuk mewujudkan langkah ini,” tuturnya.

Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa ajang ini merupakan wadah kaderisasi dan dakwah yang sangat positif untuk membina generasi muda. “Mencapai kesuksesan membutuhkan perjalanan yang berliku dan penuh tantangan. Para peserta yang hadir di turnamen ini telah melalui perjuangan panjang dan mewakili provinsi masing-masing. Ini adalah bukti kerja keras yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Turnamen Nasional Tapak Suci I ini, lanjutnya, menjadi tonggak penting dalam pengembangan pencak silat di Indonesia. Dengan partisipasi atlet dari berbagai daerah, acara ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat hubungan antar komunitas pencak silat di Indonesia. Turnamen tersebut resmi dibuka dengan simbolis dengan senjata segu.

Ketua panitia, Rizki Khoirul Amri. (Humas)

Ketua panitia, Rizki Khoirul Amri. (Humas)

Ketua Panitia, Rizki Khoirul Amri, menambahkan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan seni bela diri Tapak Suci sekaligus memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk mengasah keterampilan dan mental bertanding. “Sebagai ajang yang telah berkembang dari tingkat provinsi menjadi nasional, turnamen ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk mencapai prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Turnamen ini tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi juga pengembangan karakter seperti disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Selain itu, acara ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menjalin jaringan, bertukar pengalaman, dan memperkaya teknik bertanding. “Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi ajang tingkat internasional, memperkenalkan Tapak Suci dan pencak silat Indonesia ke dunia,” tambahnya.

Melalui pencak silat ini, lanjutnya, generasi muda diajarkan nilai-nilai luhur seperti keberanian, disiplin, dan sportivitas. Turnamen ini menjadi wujud dari pelestarian budaya sekaligus ajang pengembangan diri bagi para atlet muda yang akan menjadi penerus bangsa.

Berita Terbaru

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....

BEM FKIP UMS Gelar Aksi September Hitam, Soroti HAM dan Kesejahteraan Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi simbolik bertajuk “September Hitam: Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kesadaran”...

FeBites, Cookies Hati Ayam Karya Mahasiswa UMS untuk Cegah Anemia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih medali perak dalam ajang 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia melalui inovasi pangan...

Prodi Pendidikan Biologi UMS Ajak Siswa Madrasah Belajar di Laboratorium

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak delapan siswa Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Limpung, Kabupaten Batang, mengikuti praktikum di Laboratorium Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (23/9/2026). Kegiatan...

Miranda Aisyah, Lulusan FKG UMS yang Aktif di Kancah Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Miranda Aisyah Putri, menutup masa studinya dengan beragam pengalaman di bidang akademik, kompetisi internasional,...

Perkuat Tata Kelola, UMS Rotasi 32 Pejabat dan Tendik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan penataan kepegawaian yang melibatkan 32 pejabat struktural dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus. Penataan tersebut mencakup rotasi, mutasi,...

KINDO.fun, Inovasi Digital Mahasiswa UMS untuk Deteksi Dini Perkembangan Anak

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak. Inovasi bertajuk “Kindo: An Interactive Digital...