Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Pusat Studi Penyakit Kronis UMS Dukung Integrasi Pengobatan Tradisional di Beijing

Fika/Genis, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 18 Desember 2024 16:53 WIB
Pusat Studi Penyakit Kronis UMS Dukung Integrasi Pengobatan Tradisional di Beijing
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ketua Pusat Studi Penyakit Kronis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Linna Suswardany, menjadi salah satu peserta undangan dengan pendanaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ketua Pusat Studi Penyakit Kronis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Linna Suswardany, menjadi salah satu peserta undangan dengan pendanaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kegiatan bekerja sama dengan Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional Tiongkok (NATCM), dan Pemerintah Kota Beijing. Keterlibatan Dosen UMS itu juga didukung oleh Program Hibah Kerja Sama Internasional yang difasilitasi Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMS.

Acara tersebut menjadi momentum penting para ahli dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar pikiran mengenai integrasi pengobatan tradisional ke dalam sistem kesehatan modern. Dengan mengusung tema “Diversity, Inheritance, and Innovation: Traditional Medicine for All”, konferensi tersebut bertujuan memperkuat upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Hal itu khususnya dalam mendukung kesehatan global sesuai dengan tujuan poin ketiga: Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan untuk Semua. “Pembahasan pentingnya acara ini yakni untuk memastikan praktik pengobatan tradisional yang aman dan berbasis bukti, serta dapat diakses oleh masyarakat luas,” ujar Linna Selasa, (17/12/2024).

Kolaborasi Pengobatan Modern dan Tradisi

Dia melihat peluang besar bagi Indonesia untuk berperan lebih aktif dalam memadukan pengobatan tradisional dengan pendekatan kesehatan modern. “Kolaborasi antara pengobatan tradisional dan modern bukan hanya tentang inovasi, tetapi juga tentang melestarikan warisan budaya yang membawa dampak kesehatan yang positif bagi masyarakat dunia,” imbuh dosen Kesehatan Masyarakat UMS itu.

Tak hanya hadir sebagai peserta, Linna juga menjadi salah satu pembicara dan founding member ‘The Global Alliance of Traditional Integrative Medicine Societies. Aliansi’ ini bertujuan mengintegrasikan pengobatan tradisional dan modern melalui kerja sama internasional, pertukaran akademik, inovasi ilmiah, hingga pengembangan berkelanjutan sistem kesehatan global.

Kehadiran UMS dalam forum internasional tersebut mencerminkan langkah nyata untuk memperkuat peran akademisi Indonesia di tingkat global. UMS, sebagai lembaga pendidikan tinggi juga berkomitmen pada integrasi ilmu pengetahuan dengan pengamalan nilai-nilai luhur budaya.

UMS berharap dapat terus memberikan kontribusi signifikan dalam membangun sistem kesehatan yang lebih holistik, inklusif, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. Dalam konferensi yang berakhir pada Rabu (4/12/2024) itu, Wali Kota Beijing, Yin Yong, memimpin upacara penutupan.

Ketua Pusat Studi Penyakit Kronis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Linna Suswardany, menjadi salah satu peserta undangan dengan pendanaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ketua Pusat Studi Penyakit Kronis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Linna Suswardany, menjadi salah satu peserta undangan dengan pendanaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (Humas)

Sementara Zeng Yixin, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, menyampaikan pidato penutup yang menyoroti komitmen Cina untuk bekerja sama dengan negara-negara lain, terutama dalam mempromosikan penerapan WHO Global Strategy for Traditional Medicine 2025-2034 dan membangun komunitas kesehatan global.

Rudi Eggers, Direktur Layanan Kesehatan Terpadu WHO, juga turut memberikan pidato pada acara yang dihadiri lebih dari 1.200 peserta dari berbagai negara tersebut. Konferensi ini pun turut membahas sejumlah isu strategis yang relevan dengan pengembangan pengobatan tradisional. Pertama, integrasi pengobatan tradisional dalam kerangka layanan kesehatan nasional.

Kedua, pemanfaatan teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI) yang mendukung penelitian dan inovasi di bidang pengobatan tradisional. Ketiga, standardisasi dan jaminan keamanan obat herbal guna mendukung kesehatan masyarakat.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....