Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Buka Sidang Tanwir, Presiden Prabowo Subianto Puji Kader Muhammadiyah

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Rabu, 4 Desember 2024 12:11 WIB
Buka Sidang Tanwir, Presiden Prabowo Subianto Puji Kader Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Presiden RI Prabowo Subianto saat membuka Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang, Rabu (4/12/2024). (Muhammadiyah.or.id).

KUPANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tanwir I Muhammadiyah periode Muktamar ke-48 secara resmi dibuka pada Rabu (4/12/2024) di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara musyawarah tertinggi kedua setelah Muktamar ini resmi dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Pada kesempatan tersebut Presiden Prabowo memuji kader-kader Muhammadiyah yang ada di mana-mana.

Terlihat menghadiri undangan Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan ke-12, H.M. Jusuf Kalla, beberapa menteri dan Wakil menteri Kabinet Merah Putih, Pimpinan DPR dan DPD RI, PJ Gubernur NTT, serta Forkompimda NTT.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan, banyak pejabat menteri dan setara menteri di Kabinet Merah Putih, menurut Prabowo ini adalah bukti keberhasilan Muhammadiyah, melalui institusi pendidikan yang dikelolanya.

Prabowo juga menyebut beberapa nama seperti Sukarno dan Ibu Fatmawati sebagai pengurus Muhammadiyah. Bahkan Bung Hatta, sampai juga Suharto adalah kader lulusan sekolah Muhammadiyah. “Tugas Muhammadiyah memang mendidik dan membesarkan kader kader, sehingga Muhammadiyah ada di mana-mana,” katanya seperti dikutip Muhammadiyah.or.id.   Presiden Prabowo menyampaikan akan senantiasa mendukung peran Muhammadiyah, terlebih dalam pelayanan pendidikan dan rumah sakit. Sebab keduanya sebagai fondasi membangun bangsa.

Jenderal Purnawirawan ini juga mengaku memiliki tokoh inspiratif yang juga kader Muhammadiyah, yaitu Jenderal Besar Sudirman yang juga guru SMA Muhammadiyah di Purwokerto.  “Jenderal Besar Sudirman tidak pernah melewati pendidikan militer, dan Sesko di manapun. Tapi dia memimpin perang kemerdekaan dan menang,” ungkapnya.

Ungkapan-ungkapan yang disampaikan oleh Sudirman juga tak kalah dari tokoh-tokoh besar dunia yang lain. Artinya, meski hanya sebagai Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah tapi dia belajar dengan kuat.

Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, belajar dari sejarah, menghindari konflik untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan lebih baik lagi.

“Saya harus berterima kasih, bukan merasa kehormatan tapi saya merasa penting untuk berbicara pada tokoh-tokoh, guru, ulama yang merupakan pendidik bangsa dan masyarakat,” imbuhnya.

Presiden Prabowo berharap Muhammadiyah dapat merealisasikan tema Tanwir kali ini, “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Dia juga menyampaikan, akan sulit menggapai kemakmuran tanpa keadilan. “Marilah kita berjuang mencari Kemakmuran, hilangankan kemiskinan, hilangkah stunting,” harap Presiden Prabowo.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan terima kasih ke Presiden RI Prabowo Subianto atas kesediaannya untuk membuka Tanwir Muhammadiyah ini.  Selain itu, ucapan terima kasih disampaikan ke Prabowo Subianto atas amanah yang diberikan ke beberapa kader Persyarikatan Muhammadiyah dalam membantu pemerintah periode sekarang.

Tiga Spirit

“Tanwir dan Milad ini diselenggarakan di tempat ini, di UMK sebagai pertimbangan atas kepercayaan kami atas gerak Muhammadiyah di NTT, dan mewakili misi Muhammadiyah untuk bangsa,” katanya.  Haedar menyampaikan, UMK merupakan kampus Krismuha (Kristen-Muhammadiyah). Sebab dari 9000-an mahasiswa yang aktif, 82 persen dari mereka adalah nonmuslim.  “Bahkan UMK ini sering diplesetkan dengan istilah ‘Universitas Muhammadiyah Kristen’,” ungkapnya.

Haedar juga menyinggung tema Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua,” merupakan langkah dan komitmen Muhammadiyah sejak awal hingga kini.  Haedar menyampaikan, menghadirkan kemakmuran berangkat dari tiga spirit. Pertama cita-cita nasional. Kedua, diksi kata gemah ripah lohjinawi. Serta ketiga, konsep dalam Islam yaitu baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur.

Mengutip buku karya Prabowo Subianto, Haedar menyampaikan bahwa pembangun Indonesia memerlukan pemerintah sebagai pelopor, bukan wasit. Serta pemerintah berbeda dengan paham neoliberal, karena kita menganut ekonomi konstitusi.  “Terlalu lama kekayaan kita dibawa keluar, sudah saatnya untuk dibawah pulang kembali,” imbuh Haedar mengutip Prabowo.  Sementara itu, PJ Gubernur NTT Andriko Noto Susanto menyampaikan terima kasih ke Muhammadiyah yang memilih Kota Kupang di NTT sebagai tuan rumah Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah.

Berita Terbaru

UMS Hidupkan Business Center Mendungan Lewat 58 Mart

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meresmikan Shelter Kuliner Sehat 58 Mart di kawasan Business Center UMS Mendungan, Jumat (30/10/2026). Fasilitas ini menghadirkan 10 tenant...

SoulMed Diluncurkan, RS UMS Dukung Medical Wellness Tourism Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin mendukung pengembangan ekosistem kesehatan digital melalui partisipasi dalam peluncuran awal aplikasi SoulMed. Kegiatan yang...

Panahan Solo Raih Dua Emas Pertama di Porprov Jateng 2026

KENDAL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim panahan Kota Solo meraih dua medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang...

Dosen UMS Dampingi Atlet Indonesia Raih Emas Asian Para Games

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia meraih...

Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...

Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...

Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...

Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...

Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...

Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...