
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sejumlah elemen masyarakat Kota Solo, Rabu (27/2/2024), mulai pukul 14.40-18.00 WIB, berkumpul di Kusuma Sahid Prince Hotel, Jl. Sugiyopranoto No.20, Kampung Baru, Kota Solo. Mereka berdiskusi sekaligus tasyakuran pemilu 2024 berjalan damai. Acara ini diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Solo.
Ketua FKUB Kota Solo, Mashuri, menjelaskan diskusi dan tasyakuran pemilu damai ini diusulkan oleh generasi muda FKUB Kota Solo. Tasyakuran sebagai wujud rasa syukur pemilu presiden maupun legislative bisa berjalan damai. “Bukan tasyakuran jagone menang, tapi pemilu damai. Akhirnya kita sepakat ya sudah langsung jalankan aja jangan pakai lama artinya kita akan ngajak makan-makan adik-adik ini sekalian mengedukasi dan diskusi apa saja sih dari refleksi dari pemilu 2024 ini, terus untuk mari kita tata lagi atau kita bawa untuk pilkada di 2024 Kota Solo,” tuturnya.
Diskusi Publik bertajuk “Refleksi Pemilu Damai 2024 untuk Solo ke Depan” ini menghadirkan akademisi dari Prodi Sosiologi Fisip UNS, Akhmad Ramdhon, tokoh masyarakat, Sumartono Hadinoto dan Ketua FKUB Kota Solo, Mashuri. Sedangkan sebagai moderator Puji Kusmarti AKS. Sumartono Hadinoto ditemui usai diskusi menanggapi tentang refleksi pemilu damai ini.
“Jadi diskusi hari ini pertama memang kita melihat hasil pemilu yang baru saja dilaksanakan, kemudian ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua untuk melaksanakan pilkada akhir tahun ini,” ujar Sumartono saat ditemui muhammadiyahsolo.com usai diskusi. Karena itu, menurut Sumartono, pemilu yang sudah berjalan dan dengan hasil damai ini akan menjadi sebuah motivasi bagi wong Solo sekaligus sebagai pelajaran, semua pihak harus arif dan bijak untuk melaksanakan pemilu. Apalagi sebentar lagi akan ada pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Solo. “Karena sesuai dengan apa yang didiskusikan hari ini, pilkada ini lebih rawan konflik daripada pemilu,” ungkapnya.
Rawan Konflik
Intinya bagaimana, lanjut dia, semua pihak menyikapi agar konflik itu tidak terjadi dan saat memilih walikota dan wakil walikota yang betul-betul terbaik dari orang Solo, agar bisa membawa Solo ke depan. Bukan hanya untuk lima tahun ke depan, melainkan berpuluh tahun ke depan sampai tahun Indonesia Emas.
Terkait mengapa pemilu di Solo bisa damai, dia menjelaskan, sejak dirinya lahir hampir 70 tahun lalu, telah mengalami tiga kali konflik di Solo. Karena itu, Sumartono Hadinoto mengajak semua pihak selalu belajar dari apa yang sudah terjadi. Tentu ini membutuhkan proses. “Kalau kita melihat kejadian terakhir tahun 1998, kerusuhan Mei ini dampak bagi masyarakat Solo ini sangat merugikan, terutama bagi mereka yang bekerja untuk kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Peserta tasyakuran pemilu damai berfoto bersama usai diskusi. (Foto: Istimewa).
Inilah mungkin membuat kita semua sebagai wong Solo merasa semakin arif semakin bijak untuk menyikapi, dengan tidak mudah untuk dibuat konflik dan tidak mudah untuk dikorbankan karena kepentingan kepentingan tertentu. “Karena sejarah masyarakat Solo sebetulnya tidak pernah terjadi konflik antarsuku, agama maupun ras,” tandasnya.
Sementara itu, ajakan untuk menciptakan iklim damai dan sejuk terkait hasil penghitungan suara di pemilu tahun 2024 kembali datang dari alumni Da’i Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat angkatan ke-19, Dwi Jatmiko. “Oleh karena itu, langkah kita adalah menggalang kerja sama antarumat beragama dan ormas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat kota Solo pascapemilu,” tutur Jatmiko. Lebih lanjut, dia menegaskan pentingnya menghargai dan menghormati siapapun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Dengan tekad bulat, kita berkomitmen untuk mensosialisasikan indahnya kedamaian, sekaligus bersama-sama menjaga hasil pemilu mendatang, dengan tujuan meredam konflik horizontal dan mendukung pelaksanaan pemilu yang baik, lancar, sukses dan Solo berseri,” ujar dia
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...
Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...
Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri
NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...
Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan
BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...
Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan
KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....





