Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Menumbuhkan Karakter, Kreatifitas dan Daya Pikir Kritis Siswa SD

Nuril Hidayati (LPMP Perguruan Kottabarat), Editor: Yusuf R. Yanuri
Sabtu, 1 Oktober 2022 15:58 WIB
Menumbuhkan Karakter, Kreatifitas dan Daya Pikir Kritis Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pada hari Senin, 26 September 2022 bertempat di studio SD Muhammadiyah Program Khusus TV berlangsung sebuah acara diskusi interaktif, dengan tema “Menumbuhkan Karakter, Kreatifitas, dan Daya Pikir Kritis Siswa SD.

Hadir sebagai narasumber adalah Esti Ambarwati, pengajar mapel matematika kelas kecil dan Andi Arfianto, pengajar mapel matematika kelas besar di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat.

Diskusi tersebut bertujuan untuk memperbincangkan dan mengeksplorasi bagaimana para pendidik SD Muhammadiyah Program Khusus merespon perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka. Dengan tetap mampu melejitkan potensi siswa, dalam hal ini karakter, kreatifitas dan daya pikir kritis mereka.

Menarik sekiranya memperbincangkan tema tersebut. Mengingat para guru, orang tua, dan pemerhati pendidikan, harus mampu mengubah mindset, terus bersemangat belajar untuk menghadapi perubahan tantangan zaman dan dinamika dunia pendidikan. Berikut tulisan hasil perbincangan, dan  kita ambil inspirasi dari kedua narasumber yang hadir.

Dari perbincangan dengan narasumber, terdapat beberapa hal menarik yang dilakukan guru-guru di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dalam menyikapi perubahan kurikulum menjadi kurikulum Merdeka. Mereka menerima dengan ikhlas, bahagia, merespon sangat positif karena bagi guru-guru SD Muhammadiyah PK. Guru-guru tersebut berprinsip bahwa menjadi sorang guru harus selalu siap menerima sebuah perubahan untuk sebuah kemajuan, positif thinking atas perubahan yang terjadi, segera merubah mindset, segera mempelajari perubahan tersebut dan mengembangkannya untuk kemajuan siswa.

Adanya kurikulum merdeka yang inklusif, mendorong pembelajaran berbasis kebutuhan siswa. Guru dapat mengatur waktu dalam menyampaikan pembelajaran, jika materi butuh waktu lama atau tingkat kesulitan tinggi. Guru dapat meletakkan pelajaran di jam awal, semua tergantung pada guru kelas dalam berkreasi mengajar sesuai asesmen yang dibuat.

Dalam kurikulum merdeka, guru tidak mengutamakan nilai angka semata. Tetapi menerapkan kekuatan karakter yang mengarah ke Profil Pelajar  Pancasila. Di mana guru mampu menyelenggarakan iklim pembelajaran yang menerima dan menghargai perbedaan, baik perbedaan sosial, budaya, agama, dan suku bangsa. Pembelajaran yang menerima apa pun kondisi fisik, agama, dan identitas para peserta didiknya menjadi salah satu tujuan dari kurikulum merdeka ini.

Orang tua dalam pelaksanaan kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah PK juga ikut dilibatkan. Sosialisasi dilakukan di awal semester melalui rapat kelas bersama orang tua (wali siswa). Keterlibatan tersebut khususnya saat pelaksanaan Projek.

Projek ini diorientasikan membentuk karakter, kreatifitas, serta menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam diri siswa melalui pembelajaran berbasis projek. Sebagai gambaran, projek dilaksanakan di SD Muhammadiyah PK dengan membuat angket terlebih dahulu kepada siswa sesuai tema yang diambil.

Semester gasal, tema untuk kelas besar adalah keanekaragaman makanan tradisional. Guru membuat angket makanan apa yang ingin dipelajari.

“Ternyata sesuai angket, siswa ingin belajar membuat klepon”, ujar Andi Arfianto.

Maka sekolah mendatangkan tenaga profesional pemasak klepon ke sekolah dan siswa belajar bersama mengeksplorasi kue klepon. Sedangkan untuk tema kelas kecil yang dipilih adalah “Keragaman Budaya Lokal”. Siswa memilih mempelajari jumputan dengan bahan alami ramah anak. Yang unik disini, setip proses pembelajaran yang akan dilakukan guru, selalu melibatkan dan memperhatikan pendapat siswa.

Perkembangan kreatifitas yang dapat diamati guru adalah kegemaran siswa menulis dengan baik, gemar menggambar, mampu bercerita. Kegemaran menulis dapat diamati pada siswa kelas atas, melalui kegiatan refleksi terbimbing di setiap hari Jum’at.

Siswa menuliskan pengalaman belajar terbaik, yang paling menyenangkan selama satu minggu. Apa yang ditulis siswa akan dijadikan bahan pertimbangan guru untuk mendesain pembelajaran di minggu berikutnya.

“Sedangkan untuk kelas kecil, refleksi terbimbing yang dapat dilakukan adalah siswa menceriterakan secara lisan kegiatan apa yang menyenangkan dalam minggu kemarin,” ujar Esti Ambarwati

Profil Pelajar Pancasila di SD Muhammadiyah PK yang dapat diamati dengan adanya pembelajaran dan projek menurut kurikulum merdeka adalah terbentuknya anak yang beriman, anak yang senang bergotong royong, anak yang mandiri, anak yang kritis, berkebinekaan unggul, dan berpikiran kritis.

Perkembangan kreatifitas yang dapat diamati dengan adanya pembelajaran berbasis  kurikulum merdeka adalah siswa merasakan pembelajaran lebih bermakna, lebih menyenangkan. Karakter yang terbentuk, mereka merasa harus  lebih bersungguh-sungguh belajar di kesempatan berikutnya. Adanya Projek Pelajar Pancasila dalam pembelajaran dapat mendorong siswa menjadi lebih aktif. 

Sebagai penutup, strategi yang dilakukan guru di SD Muhammadiyah PK dalam penerapan kurikulum merdeka adalah tetap memperhatikan aspek nilai-nilai syariah. Ini merupakan bentuk implementasi kurikulum sekolah syariah yang lebih dulu diterapkan di SD Muhammadiyah PK.

Dengan mengingatkan di awal pembelajaran dan akhir pembelajaran, bahwasannya siswa akan menerima ilmu yang berasal dari Allah. Jika sudah mendapat ilmu harus dikembalikan lagi pada Allah (ikhlas) dengan cara beribadah yang lebih baik lagi.

Semoga apa yang telah diikhtiarkan sekolah, bisa membentuk generasi ulul albab yang secara ilmu dan amal berkualifikasi unggul, kreatif, dan berpikir kritis.

Berita Terbaru

SD UMS Global Citizen Kartasura Resmi Buka PMB 2026, Kuota Perdana 10–15 Siswa

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan Penerimaan Murid Baru (PMB) SD UMS Global Citizen Labschool FKIP UMS Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (11/5/2026),...

Cegah Kecanduan Gadget, Kader IPM SMP Muhammadiyah 1 Solo Ikuti Workshop Digital Smart Healthy Life

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sejumlah kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 1 (MUTU) mengikuti workshop bertajuk “Manajemen Waktu dan Dampak Buruk Penggunaan Gadget yang Tidak...

Wisuda Tahfiz ke-10 SD Muhammadiyah PK Solo, 76 Murid Selesaikan Hafalan Al-Qur’an

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 147 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo resmi dikukuhkan dalam Wisuda Tahfiz ke-10 dan Wisuda Tilawah ke-8 Tahun Ajaran...

128 Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Jalani Edutrip ke Singapura dan Malaysia

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 128 siswa kelas 8 dan 10 guru pendamping SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti program edutrip internasional ke Singapura dan...

Siapkan Pembelajaran Bilingual, SD Muhammadiyah 8 Jagalan Gelar Workshop Bahasa Inggris untuk Guru

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 36 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah 8 Jagalan atau yang dikenal sebagai SD Mapan mengikuti workshop bertajuk “Pembelajaran Bilingual dan...

Jelang Purna Study, Kelas XII SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura Ikuti Baitul Arqam

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Al Kautsar Program Khusus (PK) Kartasura menyelenggarakan Baitul Arqam Purna Study bagi siswa kelas XII, Rabu (6/5/2026), di aula sekolah....

Perkuat Sinergi Madrasah-Kampus, UMS Kirim Mahasiswa PKL Kemuhammadiyahan ke MTs Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kuliah Lapangan (PKL) Kemuhammadiyahan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam acara serah terima yang...

Mudir PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi Pesan Lulusan: Siap Kuliah, Siap Kerja, dan Siap Dakwah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 34 siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Manafi’ul Ulum Sambi resmi dilepas dalam acara Akhirussanah kelas XII yang digelar Senin (4/5/2026)...

Dari Cosplay sampai Tapak Suci, MTs Muhammadiyah Surakarta Rayakan Hardiknas lewat Talent Show

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan rangkaian acara bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Sabtu (2/5/2026)....

Dari Penyuluhan hingga Wastafel, Abdimas FK UMS Wujudkan Sanitasi Sehat di SD Musamba Boyolali

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program edukasi kesehatan terpadu di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sambon (Musamba),...

Field Trip ke Jogja, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Belajar Bahasa, Sains dan Sejarah Sang Pencerah

JOGJA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puluhan siswa MTs Muhammadiyah Kota Solo kelas VIII baik Smart Class maupun Qur’anic Class mengikuti kegiatan field trip edukatif ke Yogyakarta, Rabu (29/4/2026). Mengusung...

Kado Hardiknas, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Raih Dua Predikat Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, menerima kado istimewa berupa dua kepercayaan bergengsi di tingkat...