Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Kisah Mahasiswa Pendidikan Akuntansi UMS Ikuti SEA Teacher di Filipina

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 22 Januari 2026 12:45 WIB
Kisah Mahasiswa Pendidikan Akuntansi UMS Ikuti SEA Teacher di Filipina
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program SEA Teacher kembali menghadirkan pengalaman internasional bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Yuanisya Arrafiu, membagikan kisah minggu pertamanya mengikuti program tersebut di Filipina. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program SEA Teacher kembali menghadirkan pengalaman internasional bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Yuanisya Arrafiu, membagikan kisah minggu pertamanya mengikuti program tersebut di Filipina.

Yuanisya Arrafiu merupakan mahasiswa angkatan 2023 asal Kabupaten Sragen. Ia menjalani penugasan SEA Teacher di Aklan Catholic College yang berlokasi di Aklan, Kalibo. Program SEA Teacher yang diikuti Yuanisya berlangsung mulai 12 Januari hingga 8 Februari 2026.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman mengajar, observasi pembelajaran, serta pertukaran budaya di tingkat internasional. Pada minggu pertama, Yuanisya mengaku mendapatkan kesan yang sangat positif. Ia merasa proses adaptasi berjalan lancar berkat dukungan pendamping mahasiswa atau buddies di Filipina yang ramah dan penuh perhatian.

Menurutnya, para buddies tidak hanya membantu kebutuhan akademik dan nonakademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, mereka kerap memasakkan makanan untuk peserta SEA Teacher. “Buddies-nya baik banget, perhatian, dan peduli sama kita di sini. Kadang juga dimasakin,” ujar Yuanisya saat menceritakan pengalamannya pada Kamis (22/1/2026).

Selain itu, sambutan dari para siswa di sekolah penempatan juga terasa hangat. Antusiasme siswa sejak hari pertama membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Selama minggu pertama, Yuanisya juga diajak berkeliling Kalibo untuk mengenal budaya dan lingkungan sekitar.

Program SEA Teacher kembali menghadirkan pengalaman internasional bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Yuanisya Arrafiu, membagikan kisah minggu pertamanya mengikuti program tersebut di Filipina.

Program SEA Teacher kembali menghadirkan pengalaman internasional bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Yuanisya Arrafiu, membagikan kisah minggu pertamanya mengikuti program tersebut di Filipina. (Humas)

Ia mengunjungi museum di Kalibo serta kawasan wisata alam Bakhawan Eco Park, sekaligus mencicipi beragam kuliner khas Filipina. Kehadirannya di Kalibo bertepatan dengan penyelenggaraan Ati-Atihan Festival, festival budaya tahunan yang berlangsung selama satu minggu penuh.

Festival ini menjadi pengalaman budaya yang berkesan karena hanya digelar sekali dalam setahun. “Asrama yang disediakan cukup nyaman dan memberikan rasa seperti berada di rumah sendiri. Lingkungan tempat tinggal yang kondusif turut mendukung proses adaptasi selama menjalani program,” ungkapnya.

Pada hari Selasa di minggu pertama, Yuanisya mulai melaksanakan observasi pembelajaran di sekolah. Ia mengaku antusias melihat semangat siswa, suasana kelas yang interaktif, serta dukungan guru-guru yang ramah dan kooperatif. “Biaya hidup di Kalibo relatif terjangkau dibandingkan di Indonesia, baik untuk kebutuhan makanan maupun kebutuhan harian lainnya,” kata Yuanisya.

Meski demikian, terdapat tantangan yang dihadapi, terutama dalam mencari makanan halal. Untuk mengatasinya, Yuanisya dan rekan-rekannya lebih sering memasak sendiri atau memilih makanan cepat saji.

Pengalaman minggu pertama ini, lanjutnya, diharapkan menjadi bekal berharga bagi Yuanisya selama mengikuti program SEA Teacher hingga awal Februari mendatang. UMS berharap kisah ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peluang internasional dan memperluas wawasan global.

Berita Terbaru

44 Ners Baru UMS Diambil Sumpah, IPK Rata-rata 3,79 dan Peluang Karier hingga Jepang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan 44 tenaga perawat profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK)...

Inovasi Karpet RABA UMS Raih Dua Penghargaan di JISF 2026, Bantu Stimulasi Fokus Anak ADHD

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih dua penghargaan internasional dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026, yakni Gold Medal Awards dan...

PMB 2026, Pendaftar UMS dari Kalimantan dan Sulawesi Meningkat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pendaftar calon mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari luar Pulau Jawa mulai menunjukkan peningkatan pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga...

UMS Jajaki Kerja Sama dengan 4 Kampus di Uzbekistan, Fokus Kembangkan Fakultas Kedokteran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui serangkaian kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi di Uzbekistan. Fokus utama kolaborasi diarahkan pada bidang...

Tawarkan Konsep RME, Erham Budi Wiranto Raih Gelar Doktor ke-66 PAI UMS dengan IPK 3,93

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erham Budi Wiranto berhasil meraih gelar doktor ke-66 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah...

Perkuat Sinergi Madrasah-Kampus, UMS Kirim Mahasiswa PKL Kemuhammadiyahan ke MTs Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kuliah Lapangan (PKL) Kemuhammadiyahan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam acara serah terima yang...

Hukum, Demokrasi, dan HAM di Era Algoritma, UMS Kumpulkan Pakar Dunia dalam Short Course Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan International Short Course 2026 bertema “Law, Politics, and Governance in the...

IYSA Sambut Tawaran UMS, Siap Jadi Jembatan Mahasiswa ke Ajang Ilmiah Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) sebagai langkah memperkuat rekognisi institusi di tingkat global dan...

Dukung Kampus Hijau, FT UMS Resmikan Water Station di Tiga Titik Strategis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan fasilitas Water Station, Senin (27/4/2026), di Hall Gedung H. Inisiatif ini menjadi langkah konkret...

Inovasi Green Cosmetic UMS, Sampo Antiketombe Jeruk Nipis Raih Titel di JISF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Medal dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang digelar pada 24–27 April 2026...

Hardiknas 2026, Rektor UMS Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Gedung Induk Siti Walidah, Sabtu (2/5/2026). Upacara berlangsung khidmat...

Bahan Ajar IPAS Pesona Jepara, Inovasi Disertasi Doktor UMS Padukan Budaya Lokal dan STEAM

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erna Zumrotun, mahasiswa program Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan...