
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Surakarta kini memiliki rektor baru. Rektor masa jabatan 2026–2029, Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami, dikukuhkan dalam sebuah acara khidmat yang digelar pada Kamis (15/1/2026) di Auditorium Prof. Siti Baroroh Baried, kampus setempat.
Melalui siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, Jumat (15/01/2026), Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam pengarahannya mendorong UNISA Surakarta di bawah kepemimpinan rektor yang baru untuk segera melakukan akselerasi dan meraih akreditasi unggul. “Kalau bisa sebelum Muktamar 2027 bulan November, kita akan melihat UNISA Surakarta terakreditasi unggul,” harap Salmah.
Ia juga menyoroti sejumlah keunggulan UNISA Surakarta sebagai modal penting akselerasi ke depan. Pertama, UNISA Surakarta bertumpu pada nilai-nilai Islam berkemajuan yang menjadi roh gerakan ‘Aisyiyah–Muhammadiyah. Kedua, UNISA Surakarta memiliki kekuatan pada bidang kesehatan dan profesi-profesi strategis yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Ketiga, sebagai universitas yang relatif muda, UNISA Surakarta memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan dan tantangan global, tanpa kehilangan jati diri keislaman dan ke-‘Aisyiyahan.
“Proses kepemimpinan bukan hanya transfer memimpin, tetapi meneruskan pola lama yang baik dan menghasilkan sesuatu yang baru secara adaptif, maju, berlandaskan nilai-nilai Islam, dan keikhlasan,” jelasnya. Menutup pengarahannya, Salmah mengapresiasi kepada rektor sebelumnya dan harapan besar kepada rektor yang baru dilantik. Salmah menyampaikan bahwa Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menaruh harapan besar kepada UNISA Surakarta untuk terus maju dan mengembangkan warisan kepemimpinan yang sudah ada menjadi fondasi berharga untuk melangkah lebih mantab.

Rektor UNISA (tengah) dan Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah (kanan) usai serah terima jabatan rektor. [Istimewa].
Bukan Sekadar Seremoni
Rektor terpilih Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami, yang akan memimpin UNISA Surakarta pada periode 2026–2029, dalam pidato perdananya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni tetapi peralihan amanah dari satu fase ke fase berikutnya dengan harapan yang sama, yakni menjadikan UNISA Surakarta semakin maju dan bermakna bagi umat dan bangsa.
Ia menyampaikan kepemimpinan merupakan kerja kolektif yang dibangun atas dasar kepercayaan dan nilai yang dijaga bersama karena universitas tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh kerja kolektif, kepercayaan, dan nilai yang dijaga bersama. “Kita memerlukan satu energi yang menyatukan, semangat untuk bergerak bersama, saling menguatkan dan saling membesarkan. Mari kita bangun UNISA Surakarta dengan semangat kolaborasi dan ketulusan.”
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan program kerja dengan semangat bergema (berilmu, bergerak, dan bermanfaat). Berilmu dimaknai sebagai komitmen menjaga mutu akademis, mengutamakan riset, dan menguatkan nalar kritis yang berakar pada nilai Islam. Bergerak sebagai keberanian menerjemahkan ilmu menjadi karya, inovasi, dan pengabdian nyata. Sementara itu, bermanfaat berarti memastikan setiap ikhtiar kampus memberikan maslahat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Diyah menyebut bahwa kepemimpinan yang baik adalaah yang mendengar, mengajak, dan memfasilitasi. Maka prioritas dalam memimpin UNISA Surakarta, yaitu dalam pengambilan keputusan akan didasarkan pada data, tata kelola yang tranparan, dan ekosistem akademis yang adil dan kolaboratif agar dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat tumbuh optimal.
Riyani Wulandari, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Surakarta masa jabatan 2022–2025, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sivitas akademika atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan institusi. Perempuan yang akrab disapa Ririn ini menegaskan bahwa selama masa jabatannya, UNISA Surakarta telah membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan pendidikan. Setiap langkah dan keputusan yang diambil selalu berangkat dari amanah dan tanggung jawab untuk memajukan pendidikan, mengembangkan dan menguatkan institusi secara kelembagaan, serta menyiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman.
Lebih lanjut, Ririn menegaskan makna kepemimpinan perguruan tinggi sebagai tanggung jawab yang melampaui jabatan struktural, yakni tanggung jawab intelektual, moral, dan peradaban. Oleh karena itu, ia berharap besar kepada kepemimpinan selanjutnya yang akan membawa UNISA Surakarta semakin cerah. “Pergantian kepemimpinan adalah keniscayaan dalam tata kelola perguruan tinggi yang sehat. Ia bukanlah akhir, tetapi titik transisi menuju penguatan dan pembaruan. Kami percaya di tangan Ibu sekalian, masa depan UNISA Surakarta akan semakin cerah.”
FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas
KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...
UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...
Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...
Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...
UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...
Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....
UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...
Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...
FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...
PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...
Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...
Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...






