Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Bangun Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kawan Netra

Besti/Adi, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 17 Desember 2025 15:26 WIB
Bangun Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa Ilkom UMS Gelar Kampanye Kawan Netra
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pemahaman serta kesetaraan bagi penyandang disabilitas tunanetra penting dalam meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kampanye sosial bertajuk “Kawan Netra” di Car Free Day (CFD) Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pemahaman serta kesetaraan bagi penyandang disabilitas tunanetra penting dalam meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kampanye sosial bertajuk “Kawan Netra” di Car Free Day (CFD) Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Ketua Tim, Fita Azzahra Ulya mengungkapkan kegiatan kampanye Kawan Netra ini hadir untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mematahkan stigma negatif yang masih melekat  terhadap penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.

“Melalui kampanye ini, kami ingin menggeser dan mengubah persepsi masyarakat dari rasa kasihan menjadi sikap menghargai terhadap kemandirian, produktivitas, serta kemampuan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas Tunanetra,” ujarnya Selasa, (16/12/2025)

Kampanye Kawan Netra mengusung tagline “Dengarkan, Rasakan, Setara” yang memberikan makna bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang setara tanpa memandang keterbatasan satu sama lain. Dalam pelaksanaan kampanye ini, Kawan Netra bekerja sama dengan komunitas Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sukoharjo.

Keterlibatan ini dinilai penting karena memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat, mulai dari cara berinteraksi, berkomunikasi hingga memberikan bantuan di ruang publik. Kampanye ini dikemas menjadi dua sesi menarik. Sesi pertama berupa kegiatan sharing mengenai disabilitas tunanetra, mulai dari jenis-jenis tunanetra hingga cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas tunanetra.

Ruang Pemahaman Baru

Sesi sharing ini disampaikan oleh Eko Heru Prihatin, anggota komunitas ITMI sekaligus penyandang disabilitas netra. Ia menyampaikan apresiasinya atas kampanye ini karena memberikan ruang pemahaman baru bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menyelenggarakan kampanye ini. Melalui kampanye ini, masyarakat jadi lebih tau dan paham bagaimana kondisi penyandang disabilitas tunanetra, sehingga dapat menumbuhkan empati dan memberikan bantuan dengan cara yang tepat ketika bertemu kami di ruang publik,” ungkapnya.

Dalam sesi sharing tersebut, Eko menjelaskan kondisi tunanetra terbagi menjadi dua jenis yaitu Tunanetra Total dan Tunanetra Tidak Total atau Low Vision. Penyebab kondisi tunanetra tidak hanya dialami sejak lahir saja, tetapi juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit, kecelakaan, penggunaan narkoba dan lainnya.

“Kalau saya pribadi, saya mengalami gangguan ini akibat faktor kesehatan. Pada masa kecil saya pernah mengalami sakit demam tinggi yang berdampak pada penglihatan saya,” tambahnya. Kemudian pada sesi kedua diisi dengan kegiatan praktik mengaji Al-Quran menggunakan Al-Quran Braille.

Pengunjung CFD Kartasura diajak langsung untuk ikut mempraktikkan cara mengaji Al-Quran. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Eko Heru Prihatin yang dimulai dari perkenalan huruf arab pada Braille dan juga cara membacanya dengan menggunakan indra peraba.

“Senang bisa ikut kegiatan kampanye ini, jujur ini pertama kali nya saya tau dan belajar cara mengaji Al-Quran dengan menggunakan Al-Quran Braille, ternyata cukup susah untuk mempelajarinya karena ia memiliki pola tersendiri, tapi ini membuat saya ingin mempelajarinya lebih dalam lagi,” ungkap Noval salah satu pengunjung CFD Kartasura.

Melalui kampanye yang digelar pada Minggu, (14/12/2025) itu mahasiswa Ilkom UMS berharap masyarakat semakin memahami kondisi penyandang disabilitas tunanetra dan mampu menciptakan ruang publik yang lebih inklusif.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...