
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pemahaman serta kesetaraan bagi penyandang disabilitas tunanetra penting dalam meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kampanye sosial bertajuk “Kawan Netra” di Car Free Day (CFD) Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Ketua Tim, Fita Azzahra Ulya mengungkapkan kegiatan kampanye Kawan Netra ini hadir untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mematahkan stigma negatif yang masih melekat terhadap penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.
“Melalui kampanye ini, kami ingin menggeser dan mengubah persepsi masyarakat dari rasa kasihan menjadi sikap menghargai terhadap kemandirian, produktivitas, serta kemampuan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas Tunanetra,” ujarnya Selasa, (16/12/2025)
Kampanye Kawan Netra mengusung tagline “Dengarkan, Rasakan, Setara” yang memberikan makna bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang setara tanpa memandang keterbatasan satu sama lain. Dalam pelaksanaan kampanye ini, Kawan Netra bekerja sama dengan komunitas Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sukoharjo.
Keterlibatan ini dinilai penting karena memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat, mulai dari cara berinteraksi, berkomunikasi hingga memberikan bantuan di ruang publik. Kampanye ini dikemas menjadi dua sesi menarik. Sesi pertama berupa kegiatan sharing mengenai disabilitas tunanetra, mulai dari jenis-jenis tunanetra hingga cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas tunanetra.
Ruang Pemahaman Baru
Sesi sharing ini disampaikan oleh Eko Heru Prihatin, anggota komunitas ITMI sekaligus penyandang disabilitas netra. Ia menyampaikan apresiasinya atas kampanye ini karena memberikan ruang pemahaman baru bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menyelenggarakan kampanye ini. Melalui kampanye ini, masyarakat jadi lebih tau dan paham bagaimana kondisi penyandang disabilitas tunanetra, sehingga dapat menumbuhkan empati dan memberikan bantuan dengan cara yang tepat ketika bertemu kami di ruang publik,” ungkapnya.
Dalam sesi sharing tersebut, Eko menjelaskan kondisi tunanetra terbagi menjadi dua jenis yaitu Tunanetra Total dan Tunanetra Tidak Total atau Low Vision. Penyebab kondisi tunanetra tidak hanya dialami sejak lahir saja, tetapi juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit, kecelakaan, penggunaan narkoba dan lainnya.
“Kalau saya pribadi, saya mengalami gangguan ini akibat faktor kesehatan. Pada masa kecil saya pernah mengalami sakit demam tinggi yang berdampak pada penglihatan saya,” tambahnya. Kemudian pada sesi kedua diisi dengan kegiatan praktik mengaji Al-Quran menggunakan Al-Quran Braille.
Pengunjung CFD Kartasura diajak langsung untuk ikut mempraktikkan cara mengaji Al-Quran. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Eko Heru Prihatin yang dimulai dari perkenalan huruf arab pada Braille dan juga cara membacanya dengan menggunakan indra peraba.
“Senang bisa ikut kegiatan kampanye ini, jujur ini pertama kali nya saya tau dan belajar cara mengaji Al-Quran dengan menggunakan Al-Quran Braille, ternyata cukup susah untuk mempelajarinya karena ia memiliki pola tersendiri, tapi ini membuat saya ingin mempelajarinya lebih dalam lagi,” ungkap Noval salah satu pengunjung CFD Kartasura.
Melalui kampanye yang digelar pada Minggu, (14/12/2025) itu mahasiswa Ilkom UMS berharap masyarakat semakin memahami kondisi penyandang disabilitas tunanetra dan mampu menciptakan ruang publik yang lebih inklusif.
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...
Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...
Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...
Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...
Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...
UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...






