
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pukul 12.05 siang, Minggu (9/11/2025), langit di kawasan Jalan Honggowongso, Serengan, Kota Solo, berawan. Di sudut perempatan jalan dengan lampu lalu lintas yang terus berganti warna, deretan kios bunga berjajar di tepi trotoar, kompleks Pasar Kembang. Lalu lintas padat kendaraan, suara klakson dan percakapan pembeli bersahut di antara payung-payung besar yang menaungi ember berisi mawar, krisan, dan bunga matahari.
Di salah satu kios, seorang perempuan mengenakan kaus biru lengan panjang, jilbab dan rok hitam berdiri di balik meja merah tua dari kotak es bekas. Tangannya memisahkan tangkai, menggunting daun, lalu membungkus buket dengan kertas cokelat. Perempuan itu adalah Sulastri, pemilik Sulastri Florist. Ia telah melanjutkan usaha keluarganya selama lebih dari tiga puluh lima tahun.
“Dulu yang mulai [usaha ini] ibu saya. Saya meneruskan sampai sekarang,” ujarnya, tanpa menghentikan gerakan tangannya. Usaha yang dimulai dari lapak kecil itu kini menjadi tempat bergantung bagi keluarganya. Sulastri berjualan dari pagi hingga malam, ditemani saudaranya yang membantu menjaga kios.
Kios bunga miliknya berada di tepi jalan, berdekatan dengan arus kendaraan yang terus melintas di sekitar pusat kota. Lokasi itu sudah dikenal banyak pembeli tetap, sehingga Sulastri memilih bertahan di sana daripada membuka toko di rumah. Ia merasa tempat itu membawa rezeki yang tidak pernah sepi.
Bunga-bunga yang dijualnya didatangkan langsung oleh pemasok. Setiap kali kiriman tiba, ia memeriksa satu per satu bunga itu untuk memastikan kesegarannya. Bila ada bunga yang mulai layu, ia mengeringkannya agar tetap bisa dijual kembali kepada pembeli yang mencari bunga kering. Dengan cara itu, tidak ada bunga yang terbuang percuma.

Deretan kios bunga di perempatan Jalan Honggowongso, Solo, tetap ramai oleh pembeli di tengah padatnya lalu lintas. Lokasi ini menjadi tempat Sulastri Florist berjualan sejak puluhan tahun lalu. [Hana].
Sulastri tidak banyak mengeluh soal pekerjaannya. “Kalau ditanya susahnya apa, bisa dibilang tidak ada atau tidak terasa. Bunga itu rezeki bagi keluarga saya,” ucapnya pelan. Dari balik kios di sudut jalan, ia terus bekerja di bawah lalu lintas yang tak pernah berhenti.
Dari meja kecil di bawah payung biru itu, Sulastri menjaga usaha yang diwariskan ibunya dengan cara yang sama selama puluhan tahun. Di tengah arus modernisasi dan penjualan daring, kios bunga di perempatan Honggowongso, Kota Solo, itu tetap mekar berkat ketekunan tangan yang tidak berhenti merangkai.
Rita Pranawati: Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Menerima ABK
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendidikan inklusif harus dipahami sebagai pendidikan yang berkeadilan, yakni mampu memberikan layanan sesuai kebutuhan setiap peserta didik. Pandangan itu disampaikan Staf Khusus...
PP ‘Aisyiyah Perkuat Pendidikan Inklusif, Ratusan Guru PAUD Dibekali Kompetensi Khusus
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Majelis PAUD Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) bersama Program INKLUSI ‘Aisyiyah menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif secara daring pada...
FEB UMS Jajaki Kolaborasi dengan PPI Jepang, Promosikan Batik Ecoprint
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke...
Kemasan Menarik Bisa Dongkrak Penjualan, Ini Tips dari Mahasiswa UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mohamad Nisman Fadhil membagikan strategi membangun kemasan produk yang...
SMP Muhammadiyah PK Surakarta Raih TKA Tertinggi se-Kota Solo, Luluskan 123 Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta meluluskan 123 siswa Kelas IX Angkatan XIV sekaligus mencatatkan prestasi sebagai peraih rata-rata Tes Kemampuan...
FEB UMS Bekali Siswa MAMSKA Penanganan Keluhan Konsumen secara Islami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi siswa MA Muhammadiyah Surakarta (MAMSKA), Sabtu (6/6/2026),...
EcoJourney 2026, Kader HW UMS Belajar Lingkungan dan Kepemimpinan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Sebanyak 10 kader Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan EcoJourney 2026 yang diselenggarakan Relawan Kebaikan Indonesia (RKI) bersama Himpunan...
Fun Football PCPM Kota Bengawan Pererat Persaudaraan Pemuda Masjid
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan menggelar Fun Football Mini Soccer sebagai puncak rangkaian Semarak Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di The...
Yayah Khisbiyah Kupas Psikologi Sosial dan Political Stress di Acara IMM Jateng-DIY
MAGELANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kader dan peserta IMM Jawa Tengah dan DIY mengikuti sesi materi umum hari kedua dengan tema “Peran Psikologi Sosial dalam Mengawal Kebijakan...
IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNas bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0” di Gedung Pimpinan Daerah...
Pemuda Muhammadiyah Solo Diajak Aktif Cari Solusi Persoalan Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar puncak peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah melalui sarasehan kader lintas generasi di Loji Gandrung, rumah...
Mahasiswa Komunikasi UMS Dominasi Ajang Student Mobility di Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui program...






