Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

ICIIP 2025 Tegaskan Komitmen UMS Kembangkan Psikologi Islam dan Indigenous

Gede, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 13 Oktober 2025 00:09 WIB
ICIIP 2025 Tegaskan Komitmen UMS Kembangkan Psikologi Islam dan Indigenous
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) senantiasa mengembangkan kajian psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous. Salah satu strateginya adalah menggelar International Conference of Islamic and Indigenous Psychology (ICIIP) untuk kali ketiga tahun ini. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) senantiasa mengembangkan kajian psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous. Salah satu strateginya adalah menggelar International Conference of Islamic and Indigenous Psychology (ICIIP) untuk kali ketiga tahun ini.

Chair ICIIP sekaligus Ketua Pusat Studi Psikologi Islam UMS Fajar Ruddin, mengatakan konferensi ini kian meneguhkan posisi UMS sebagai pusat pengembangan ilmu psikologi Islam dan indigenous di kancah global. Adapun tema yang kegiatan tahun ini adalah “Islamic & Indigenous Psychology for Global Challenges”.

“Konferensi yang dilaksanakan pada 23–24 September 2025 ini menjadi wadah akademik bagi para psikolog, peneliti, mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian pada pengembangan psikologi berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal,” kata Fajar saat dihubungi pada Jumat (10/10/2025).

Lokakarya atau workshop menjadi kegiatan prakonferensi yang digelar pada 23 September 2025 di Fakultas Psikologi UMS. Fajar menuturkan kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa profesi, dosen, peneliti, psikolog, dan praktisi yang menaruh minat pada perkembangan psikologi Islam.

Fasilitator Berpengalaman

Dua fasilitator berpengalaman turut memandu jalannya workshop. Mereka yakni dosen Fakultas Psikologi UMS, Nanik Prihartanti, dengan tema “Mawas Diri: Journey to Self Transformation” dan psikolog dari International Association of Muslim Psychologists, Bagus Riyono, dengan tema “Tazkiya Therapy: Theoretical Foundations and Practice of Tazkiya Therapy”.

“Kedua workshop tersebut dirancang dalam kegiatan sehari penuh untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus keterampilan praktis mengenai pengembangan diri serta terapi psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous,” imbuh Fajar.

Sehari setelahnya, kegiatan konferensi pun digelar secara daring pada 24 September 2025 dengan menghadirkan empat pembicara. Yaitu Ketua International Association of Muslim Psychologists (IAMP) Bagus Riyono; Dosen Universiti Kebangsaan Malaysia sekaligus pendiri dan penulis Enlightening Parenting, Okina Fitriani, Psikolog; dosen Charles Sturt University Australia, Prof. G. Hussein Rassool; dan dosen Psikologi UMS Aad Satria Permadi.

Keempat tokoh tersebut menyampaikan materi terkait perkembangan psikologi Islam dan indigenous dari aspek konseptual, praktik intervensi, hingga tantangan implementasi di tingkat global. Konferensi ini diikuti oleh civitas academica UMS dan sejumlah kampus di Indonesia lainnya, seperti Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jambi, Jakarta, sampai Jawa Barat. Sementara peserta yang berasal dari luar negeri berasal dari Malaysia dan Taiwan.

Rangkaian ICIIP 2025 diakhiri dengan presentasi peserta call for paper dengan tema besar “Islamic & Indigenous Psychology for Global Challenges”. Co-chair ICIIP 2025 Septian Wahyu Rahmanto, mengatakan call for paper menjadi wadah diskusi tentang peran nilai Islam dan kearifan lokal dalam menjawab tantangan psikologi global yang semakin kompleks.

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) senantiasa mengembangkan kajian psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous. Salah satu strateginya adalah menggelar International Conference of Islamic and Indigenous Psychology (ICIIP) untuk kali ketiga tahun ini.

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) senantiasa mengembangkan kajian psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous. Salah satu strateginya adalah menggelar International Conference of Islamic and Indigenous Psychology (ICIIP) untuk kali ketiga tahun ini. (Humas)

Septian menyebut presentasi paper tersebut digelar secara hibrid dan diikuti 48 peserta. “Presenter berasal dari Indonesia, Taiwan, Malaysia, Kenya, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh,” ujarnya. Sejumlah penelitian yang dipaparkan menawarkan model intervensi dan strategi preventif terhadap kasus-kasus psikologis.

Ada pula penelitian yang menyoroti praktik keagamaan sebagai sumber daya psikologis. Septian menyebut penelitian yang dijabarkan dalam ICIIP 2025 tidak melulu berfokus pada konteks Islam. Sejumlah penelitian pun menggali psikologi indigenous dalam kehidupan masyarakat.

Dengan menghadirkan perspektif lintas disiplin, acara ini memperlihatkan bagaimana psikologi Islam dan indigenous dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan global seperti krisis kesehatan mental, disintegrasi sosial, hingga tuntutan dunia kerja modern,” tegas Septian.

Septian optimistis konferensi ini dapat menunjukkan komitmen Fakultas Psikologi UMS untuk mengambil peran dalam mengembangkan ilmu psikologi berbasis Islam dan kearifan lokal. Perpaduan dua hal tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peradaban manusia masa kini di seluruh dunia.

“Konferensi ini bukan hanya sekadar forum akademik, tetapi juga upaya nyata UMS untuk menghadirkan psikologi dari sudut pandang yang lebih holistik. Selain itu juda dapat memberikan dampak bagi umat manusia dengan memadukan nilai spiritualitas dan kearifan lokal dalam menjawab tantangan global,” ujar Septian.

Berita Terbaru

Inovasi Kesehatan Berbasis AI, Mahasiswa UMS Raih Gold Medal di YISF 2026

JOGJA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi internasional lewat ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026 yang diselenggarakan di UIN...

Mahasiswa Teknik Industri UMS Pamer Karya dalam Expo Race

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar expo race sebagai puncak rangkaian Praktikum Teknik Industri 1 pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan...

DKPTI UMS Matangkan Persiapan KBMK 2026, Bidik Delegasi Unggul ke Tingkat Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan persiapan mahasiswa dalam menghadapi Kompetisi Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026 melalui langkah strategis yang telah dimulai sejak...

UMS Perkuat Kompetensi Guru Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Upaya peningkatan kualitas pembelajaran terus didorong Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui penguatan kompetensi guru, salah satunya dengan memberikan pelatihan penyusunan asesmen dan Tes Kemampuan...

UMS Diskon Dana Pengembangan hingga 50 Persen untuk Pendaftar Prodi AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan potongan dana pengembangan hingga 50% bagi calon mahasiswa yang mendaftar Program Studi Artificial Intelligence (AI). Direktur Direktorat Akademik dan...

UMS Tawarkan Jalur Khusus Bagi Pemilik Berkas SNBP

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebagai bentuk apresiasi bagi calon mahasiswa yang belum lolos di perguruan tinggi negeri....

IKA UMS Dorong Alumni Jadi Pilar Penting Pengembangan Kampus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan...

Penerima Beasiswa Kader UMS Didorong Jadi Kader Unggul dan Berkemajuan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa penerima Beasiswa Kader Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diingatkan untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa biasa, tetapi tampil sebagai kader unggul yang membawa nilai-nilai Muhammadiyah...

Angkat Pendidikan Hukum, PDIH & MIH UMS Kolaborasi dengan Fakultas Hukum UM Kupang

KUPANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Doktor Ilmu Hukum (PDIH) dan Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring akademik melalui kegiatan kunjungan...

UMS Luncurkan MyUjian, Perkuat Mutu Akademik Berbasis Digital

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran meluncurkan sistem MyUjian dan pengukuran capaian pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE). Hal...

KMPA Giri Bahama UMS Integrasikan Olahraga Arus Deras dengan Ilmu Geografi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Giri Bahama Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani masa pengembaraan olahraga arus deras. Masa pengembaraan merupakan masa bagi...

Inovasi Sekolah Pintar Bertenaga Matahari, Mahasiswa UMS Rebut 5 Medali Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Inovasi berbasis teknologi kembali lahir dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui gagasan Edu Solar & IoT Hub, mahasiswa menghadirkan solusi pendidikan berkelanjutan yang...