Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Atasi Problem Sampah, BEM Farmasi UMS Kenalkan Eco-enzyme dan Biopori

Gede, Editor: Alan Aliarcham
Sabtu, 11 Oktober 2025 21:26 WIB
Atasi Problem Sampah, BEM Farmasi UMS Kenalkan Eco-enzyme dan Biopori
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Desa Binaan 2025. Program itu merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian Ormawa 2025 yang digelar di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sampah masih menjadi persoalan yang seolah tiada habisnya. Di Indonesia, ihwal sampah belum sepenuhnya tertangani. Padahal ada sejumlah upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah.

Setidaknya ada dua langkah yang jamak digunakan untuk menyelesaikan bab sampah di Indonesia, yakni eco-enzyme dan biopori. Eco-enzyme adalah cairan alami hasil fermentasi sampah organik. Sementara biopori adalah lubang dalam tanah untuk menampung sampah organik. Lubang ini juga digunakan untuk menyerap air hujan sekaligus membuat pupuk kompos.

Dua jenis pengolahan sampah inilah yang coba diperkenalkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Desa Binaan 2025. Program itu merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian Ormawa 2025 yang digelar di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ketua Pelaksana Desa Binaan 2025 Maulana Bayu mengatakan pengenalan eco-enzyme dan biopori itu dilakukan agar masyarakat Desa Ketoyan mampu mengolah sampah organik secara mandiri. “Kami mengajak warga untuk langsung mempraktikkan cara membuat eco-enzyme dari limbah organik rumah tangga serta lubang biopori untuk mengurangi genangan air dan sampah organik,” ujar lelaki yang akrab disapa Bayu itu, Jumat (10/10/2025).

Selama sosialisasi dilakukan, warga diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan dan pemasangan biopori. Warga juga berkesempatan membuat eco-enzyme langsung dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Desa Binaan 2025. Program itu merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian Ormawa 2025 yang digelar di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Desa Binaan 2025. Program itu merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian Ormawa 2025 yang digelar di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Humas)

Bayu menjelaskan penggunaan eco-enzyme dan biopori memiliki manfaat tambahan selain mengatasi persoalan sampah. Kedua benda itu turut mendukung penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ketoyan. Pemanfaatan sampah organik ini akan mengurangi sarang jentik nyamuk Aedes aegypti alias nyamuk demam berdarah.

Steering committee Desa Binaan 2025 Aulita Keisya Darmawan mengatakan program ini berangkat dari keprihatinan BEM Fakultas Farmasi UMS terhadap tingginya kasus DBD di Desa Ketoyan. “Diharapkan dengan inovasi yang sederhana dan murah, warga mampu menerapkan kebiasaan baru yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” harap Aulita.

Kegiatan di Desa Ketoyan, lanjut Aulita, dilakukan selama dua hari, yakni 23 Agustus dan 20 September 2025 yang diikuti sebanyak 28 warga. “Terdiri dari ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), kader posyandu, dan karang taruna,” imbuhnya.

Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah melalui Pemanfaatan Eco Enzyme dan Biopori” ini menjadi langkah BEM Fakultas Farmasi UMS untuk mendorong masyarakat Desa Ketoyan agar lebih peduli dengan kesehatan dan lingkungan.

Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi organisasi mahasiswa lainnya di UMS untuk memberdayakan masyarakat berbasis lingkungan dan kesehatan.

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...