Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Dosen Kesmas UMS: Pencegahan TBC Berkelanjutan Penting!

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 9 September 2025 14:50 WIB
Dosen Kesmas UMS: Pencegahan TBC Berkelanjutan Penting!
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah menggelar Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC), di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah menggelar Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC), di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat upaya promotif dan preventif guna menekan angka kasus TBC secara kolaboratif. Ketua IAKMI Jawa Tengah yang juga dosen Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Noor Alis Setiyadi, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan bersama PPTI Wilayah Jateng.

Ia menegaskan isu TBC masih menjadi persoalan serius kesehatan masyarakat sehingga perlu mendapatkan perhatian luas dari akademisi, praktisi, maupun pemangku kebijakan. Noor Alis Setiyadi menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan diskusi terkait Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC) yang diikuti anggota Pekumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah sebagai audiens.

“Pencegahan dan pengendalian TBC adalah agenda penting. Bahkan isu ini bisa kita angkat pada Forum Ilmiah Tahunan IAKMI November mendatang agar mendapatkan perhatian lebih luas,” ungkap Noor Alis Selasa, (9/9/2025).

Senada, Ketua PPTI Wilayah Jateng, Hartanto, menekankan P2TBC memerlukan perhatian serius serta kolaborasi lintas sektor yang berkesinambungan. PPTI bersama IAKMI berkomitmen memperkuat edukasi dan promosi kesehatan dengan fokus pada peningkatan knowledge, attitude, and practice (KAP) masyarakat.

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah menggelar Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC), di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang.

Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah menggelar Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC), di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang. (Humas)

Ia juga mendorong penguatan riset TBC melalui keterlibatan akademisi sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Pemaparan Kus Sularso menegaskan kasus TBC masih tinggi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah yang menghadapi persoalan serius pada TBC anak.

Menurutnya, strategi penanggulangan TBC harus dijalankan secara komprehensif, mulai dari literasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, hingga memastikan dukungan SDM kesehatan masyarakat yang memadai.

Diskusi yang berlangsung juga menyoroti capaian positif dari case finding. Noor Alis yang juga sebagai ketua Pusat studi TB-HDCP menyebutkan bahwa temuan kasus justru menjadi indikator keberhasilan penemuan TBC meski masih ada potensi under-reporting.

Sementara itu, Sofwan Indarjo, menilai pendekatan pentahelix menjadi peluang strategis bagi PPTI dan IAKMI untuk mengangkat isu TBC pada forum ilmiah. Sri Ratna Rahayu menambahkan perguruan tinggi sudah aktif melalui riset-riset TBC. Namun, ia menyoroti perlunya wadah yang memadai untuk mendiseminasikan serta mengaplikasikan hasil penelitian agar berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari diskusi tersebut, PPTI Jateng menyatakan komitmennya untuk membuka peluang kolaborasi lebih luas. Upaya yang dilakukan pada Rabu (3/9/2025) itu, diharapkan dapat menjembatani temuan akademisi sehingga terakomodasi dengan baik serta memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung program P2TBC berkelanjutan di Jawa Tengah.

Berita Terbaru

Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS Skrining Skoliosis Remaja di Lima Posyandu Tawangsari

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi kesehatan postur tubuh sekaligus skrining skoliosis dan forward head posture (FHP) bagi remaja...

Mengelola Stres

Mengelola stres bukan sekadar membuat pikiran lebih tenang, tetapi merupakan salah satu pilar utama kebugaran dan kesehatan. Dalam ilmu psikologi kesehatan dan psikoneuroimunologi (psychoneuroimmunology), stres...

Hari Anak Nasional, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Ajak Orang Tua Lebih Pahami Perasaan Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Tim Stunting menggelar sharing session...

Transformasi Digital Berbuah Prestasi, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Sabet Penghargaan SBBI 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Best Hospital Digital Experience dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI)...

Mahasiswa Farmasi Didorong Ciptakan Inovasi Kesehatan yang Berdampak

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From...

Seminar Nasional UMS, dr. Gia Pratama Tekankan Pentingnya Kenali Gejala Serangan Jantung

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menguatkan komitmennya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Perluas Dukungan Layanan Kesehatan Mental Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperkuat dukungan terhadap program kesehatan masyarakat Kota Surakarta melalui penguatan kerja sama dengan Posyandu Plus, program yang diinisiasi...

Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional...

IMM FKG UMS Edukasi Warga Sondakan Jaga Pola Hidup Sehat Usai Lebaran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran menjadi fokus utama dalam kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) yang digelar Pimpinan Komisariat (PK) IMM Az-Zahrawi...

KBGO Dinilai jadi Ancaman Serius Kesehatan Mental

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS...

Urgensi Vaksinasi untuk Melindungi Diri dan Komunitas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kesadaran menjaga kesehatan tubuh tidak hanya bergantung pada pola hidup sehat, tetapi juga pada pemahaman tentang sistem kekebalan tubuh. Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas...

Instalasi Gizi RS PKU Muhammadiyah Surakarta Resmi Bersertifikat Halal, Perkuat Layanan Islami

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Komitmen RS PKU Muhammadiyah Surakarta dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai islami kembali diperkuat. Instalasi Gizi rumah sakit tersebut resmi mengantongi Sertifikat Halal dari...