Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UMS KKN di Thailand, Perkenalkan Pendidikan dan Budaya Indonesia

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 12 Februari 2025 13:34 WIB
Mahasiswa UMS KKN di Thailand, Perkenalkan Pendidikan dan Budaya Indonesia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan 18 mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang kali ini diselenggarakan di Thailand. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan 18 mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang kali ini diselenggarakan di Thailand.

Salah satu peserta, Salma Alya, mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, berbagi pengalamannya selama menjalani KKN di negeri Gajah Putih tersebut.

“Program KKN Internasional ini merupakan bagian dari skema KKN yang disediakan oleh FKIP UMS, yang mencakup KKN Reguler, KKN Luar Jawa, dan KKN Internasional. Untuk tahun ini, KKN Internasional diadakan di tiga negara, yaitu Filipina, Malaysia, dan Thailand,” ungkapnya saat diwawancarai melalui Zoom Meeting, Selasa, (11/2/2025).

Mahasiswa yang berangkat ke Thailand berada di bawah koordinasi FKIP UMS dengan bimbingan Fahmi dan Miftakhul Huda sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Internasional. Sebanyak 18 mahasiswa UMS yang tergabung dalam program KKN Internasional di Thailand ditempatkan di empat sekolah berbeda.

Salah satu sekolah adalah Santi Witya Serong School. Mereka tiba di Thailand pada 21 Januari 2025 dan akan melaksanakan program ini hingga 21 Februari 2025. Saat KKN di Thailand, para mahasiswa UMS memiliki peran utama dalam mengajar bahasa Inggris kepada siswa setempat.

Ajarkan Bahasa Inggris

Meskipun berasal dari berbagai program studi, seluruh mahasiswa diberikan tanggung jawab untuk memberikan pengajaran dasar bahasa Inggris kepada siswa lokal yang umumnya memiliki keterbatasan dalam memahami aksara latin.

Selain mengajar, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja (proker) yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Thailand, di antaranya: (1) Pengelolaan perpustakaan untuk meningkatkan literasi siswa; (2) Penyelenggaraan kuis berhadiah untuk meningkatkan motivasi belajar; (3) Pelatihan nasyid bagi siswa dalam rangka persiapan wisuda; (4) Cooking Class yang mengajarkan cara membuat makanan khas Indonesia sambil mengenalkan kosakata bahasa Indonesia.

Salma mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi dalam program ini adalah perbedaan bahasa dan budaya. “Kami harus beradaptasi dengan bahasa Thailand yang memiliki intonasi berbeda-beda, yang dapat mengubah makna suatu kata. Selain itu, akses transportasi juga menjadi tantangan karena lokasi KKN kami berada di daerah pelosok yang jauh dari kota,” ujarnya.

Mahasiswa UMS yang menjalani KKN di Thailand Selatan berkesempatan untuk merasakan langsung kehidupan di komunitas Muslim Thailand yang mirip dengan kehidupan masyarakat di Aceh. “Di sini mayoritas Muslim, semua perempuan mengenakan jilbab. Namun, tempat ibadah cukup jauh. Sehingga kami tidak bisa mendengar suara azan,” tambah Salma.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan 18 mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang kali ini diselenggarakan di Thailand.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan 18 mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang kali ini diselenggarakan di Thailand. (Humas)

Selain tantangan bahasa dan transportasi, mahasiswa juga harus beradaptasi dengan makanan lokal yang mayoritas memiliki rasa asam. Meski demikian, mereka tetap menikmati pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan akademik dan sosial yang berharga.

Sebagai bagian dari program internasionalisasi UMS, KKN di Thailand menjadi momentum penting untuk mengenalkan pendidikan dan budaya Indonesia kepada masyarakat luar. Salma berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

Menurut dia, adanya program KKN Internasional ini semakin menunjukkan komitmen UMS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki wawasan global dan pengalaman lintas budaya.

“KKN Internasional ini sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, dan tahun ini adalah pertama kalinya kembali dilaksanakan. Semoga program ini bisa terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa UMS yang bisa merasakan pengalaman belajar dan mengajar di luar negeri,” ujarnya.

Berita Terbaru

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...

UMS Perkuat Kompetensi Calon Guru melalui Forum SEAMEO di Filipina

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi pendidikan di Asia Tenggara melalui partisipasi dalam SEAMEO Executive Meeting 2026 di Hotel Seda Manila, Filipina, pada...

FEB UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Kampus Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST), Taiwan....

FKIP UMS Perkuat Jejaring Global melalui Visiting Professor di Filipina

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kerja sama akademik internasional melalui program Visiting Professor di College of Education,...

AMIKOM Yogyakarta Pelajari Strategi Konten Digital UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan studi banding Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan kehumasan, pemasaran, dan komunikasi digital perguruan tinggi....

Mahasiswa Asing UMS Ajak Siswa MIM Trangsan Belajar Bahasa Inggris

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan kepada siswa MI Muhammadiyah (MIM) Trangsan, Gatak, Sukoharjo, melalui program Fun English Learning....

Mahasiswa UMS Jadi Pemuda Pelopor Karanganyar Berkat Gerakan Mengajar Desa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hian Risnandar, meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Karanganyar 2026 bidang Pendidikan dan Sosial Masyarakat....

BEM FHIP UMS Perkuat Kesadaran Hukum dan Demokrasi Warga Alas Tuwo

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (BEM FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program DESA CERDAS di Desa Alas Tuwo, Kecamatan...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...

Tablig Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Penguatan akidah, pendidikan agama dalam keluarga, dan pengamalan nilai-nilai Islam menjadi pesan utama Ustaz Das’ad Latif, dalam Tablig Akbar Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah...