
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sukses menggelar Kemah Hizbul Wathan (HW) tahun ini. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam di Kampoeng Karet, Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu-Minggu (20-21/12/2024), yang diikuti oleh ratusan peserta didik kelas VII. Kemah Hizbul Wathan (HW) yang bertujuan untuk memupuk semangat kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian siswa dalam suasana sederhana.
Selama kemah, peserta mengikuti berbagai kegiatan kepanduan yang menantang, seperti baris-berbaris, KIM, tali-temali, dan survival. Selain itu, peserta juga dibekali materi tentang sejarah HW, kepemimpinan, dan kemandirian dalam hal sederhana. Pembina HW SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Arwan Towaf, mengatakan kegiatan kemah HW ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa. “Melalui berbagai kegiatan yang menantang, siswa dilatih untuk mandiri, bertanggung jawab, dan bekerja sama dalam tim,” jelasnya.
Salah satu tujuan utama kemah HW adalah membentuk karakter siswa yang kuat. Melalui kegiatan-kegiatan yang dirancang khusus, siswa diajarkan untuk: mandiri: Siswa dilatih untuk melakukan segala sesuatu sendiri, mulai dari mendirikan tenda hingga memasak makanan; bertanggung jawab: setiap siswa memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing yang harus dijalankan dengan baik; bekerja sama: kegiatan kelompok melatih siswa untuk bekerja sama dengan teman setimnya untuk mencapai tujuan bersama; dan disiplin: jadwal kegiatan yang padat dan teratur melatih siswa untuk disiplin dan tepat waktu.
Menanamkan Nilai-nilai Keislaman
Selain kegiatan kepanduan, kemah HW juga diisi dengan kegiatan keagamaan, seperti salat berjemaah, tadarus Al-Quran, dan kajian Islam. Hal ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta. Haikal, salah satu peserta kemah, mengatakan dirinnya sangat senang mengikuti kemah HW ini. “Selain belajar tentang kepanduan, saya juga belajar banyak tentang kesederhanaan. Saya merasa lebih dekat dengan Allah dan teman-teman.”
Keberhasilan kemah HW tidak lepas dari dukungan orang tua dan sekolah. Orang tua sangat antusias mendukung kegiatan ini, karena mereka menyadari pentingnya kegiatan kepanduan dalam pembentukan karakter anak. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 8 Solo, Rusmanto, mengaku sangat bangga dengan siswa-siswi yang mengikuti kemah HW ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi bangsa.”
Kemah HW diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dengan demikian, semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.
Arwan Towaf, menambahkan, pihaknya berharap kemah HW ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Dengan demikian, generasi muda Indonesia akan tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.”
IMM Siti Munjiyah UMS Bekali Siswa SD Kesiapsiagaan Banjir
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Siti Munjiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi mitigasi bencana...
Hari Batik Nasional, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Sulam Peta Nusantara
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan edukatif untuk mengenal batik Nusantara melalui seni dan peta...
Milad 1 Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Luncurkan Pusat Studi Literasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo meluncurkan Pusat Studi Literasi pada puncak perayaan milad satu dekade, Jumat (25/9/2026). Kehadiran pusat studi tersebut menjadi...
Perkuat Mutu Pendidikan, Kepala Madrasah Muhammadiyah se-Karanggede Ikuti Pendidikan Khusus
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya mendongkrak mutu pendidikan dan memperkuat tata kelola kelembagaan, para Kepala Madrasah (Kamad) Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede, Boyolali, sukses menyelesaikan program Pendidikan Khusus Kepala...
Kenalkan Warisan Budaya, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Gelar Edukasi Batik
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Peserta didik Bilingual Class Program SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta mengikuti kunjungan edukasi ke Batik Gunawan Setiawan, Kauman, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini mengajak...
UMS dan MIM Luwang Sukoharjo Kolaborasi Bangun Kebiasaan Digital Sehat Anak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi literasi digital kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini...
Murid Kelas II SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Eksplorasi Alam dan Sains di Salatiga Eco Park
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif di Salatiga Eco Park (SAE), Kumpulrejo,...
PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...
Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...
Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...
Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak
SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...
Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...






