Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Praktik Baik Dakwah ‘Aisyiyah, Bukti Nyata Kontribusi Perempuan untuk Indonesia Berkeadilan

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Senin, 30 Desember 2024 06:39 WIB
Praktik Baik Dakwah ‘Aisyiyah, Bukti Nyata Kontribusi Perempuan untuk Indonesia Berkeadilan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Penyaluran bantuan kepada korban kekerasan oleh Bakesos 'Aisyiyah Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Merauke. (PP 'Aisyiyah).

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-‘Aisyiyah meyakini bahwa untuk mewujudkan tujuannya, yaitu menjunjung tinggi agama Islam, menegakkan nilai-nilai Islam, menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya maka perlu melakukan gerakan dakwah. Dakwah ini merupakan tanggung jawab setiap muslim yang bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah dalam kegiatan Song-Song Tanwir I ‘Aisyiyah, bertema “Belajar dari Praktik Baik untuk Pengembangan Program Sebagai Upaya Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan’, Minggu (29/12/24).

Salmah menyebut, dakwah yang dilakukan ‘Aisyiyah dengan berpegangan pada beberapa nilai seperti semangat amar ma’ruf nahi munkar.  “Dengan bil hikmah dalam kebijaksanan, dan memberikan peringatan yang baik dengan semangat musyawarah atas dasar ketakwaan kita kepada Allah dan proses dakwah ‘Aisyiyah ini dilakukan dengan berbagai macam strategi untuk mewujudkan tujuan ‘Aisyiyah itu sendiri,” jelasnya melalui siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, Minggu (30/12/2024).

Kerja-kerja dakwah yang sudah dilakukan oleh ‘Aisyiyah tersebut dilakukan secara implisit maupun eksplisit dalam rangkaian mewujudkan keadilan. Menurutnya, keadilan ini bukan hanya terkait hukum tetapi keadilan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun Salmah mengajak agar ‘Aisyiyah tidak berhenti dan terus melakukan gerak dakwahnya termasuk melakukan evaluasi dan mengawal untuk mewujudkan keadilan ini seluas-luasnya.

Sepuluh Narasumber

Dalam acara yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh hampir seribu peserta ini hadir sepuluh narasumber dari berbagai Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah yang memaparkan kerja-kerja dakwahnya di berbagai bidang. Bidang-bidang itu antara lain bidang pendidikan, bidang dakwah di daerah pelosok, bidang lingkungan hidup, bidang pendampingan hukum, bidang pendampingan bagi korban kekerasan, bidang kesehatan, bidang kebudayaan, bidang ekonomi, bidang advokasi kebijakan, dan bidang tabligh di komunitas suku Tengger.

Sri Moxsa Djalamang, dalam kesempatan tersebut berbagi pengalaman ‘Aisyiyah Banggai yang melakukan pendampingan bagi masyarakat suku pedalaman Loinang, di dusun Tombiobong. “Yang dibawa bukan agama tetapi dakwah al-maun dengan perhatian mendalam sehingga mereka tergerak dengan kita,” ujar Sri Moxsa yang akrab disapa Kele Inang ini. Menurutnya gerak dakwah yang dilakukan oleh ‘Aisyiyah Banggai ini dimulai dari pendekatan dari rumah ke rumah yang ia lakukan dengan menggunakan bahasa setempat.

“Kurang lebih satu tahun kami setiap Minggu datang menanyakan kabar, membawakan sembako, menanyakan masak apa, sehingga kita tahu pola konsumsi mereka dengan pendekatan seperti ini kita bisa masuk kemudian mereka merasa nyaman dengan kita,” kisahnya. Dari sana kemudian ‘Aisyiyah Banggai melakukan gerak dakwahnya melakukan edukasi kesehatan, edukasi pangan, edukasi PHBS, pendidikan, perekonomian, hingga penyediaan air bersih. Hingga akhirnya dari kerja dakwah ini ‘Aisyiyah Banggai mendapatkan penghargaan SDG’S Award 2024 dari pemerintah Indonesia.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Di Lahat, selain memberdayakan perekonomian perempuan marginal di 13 desa.  ‘Aisyiyah juga menjadi pihak yang pertama kali melakukan pendampingan bagi orang muda dengan disabilitas untuk bisa diterima di dunia kerja. Melalui berbagai pelatihan dan menggandeng multipihak, ‘Aisyiyah membuka kesempatan magang dan kesempatan kerja bagi orang muda dengan disabilitas. Di Muna Barat, ‘Aisyiyah juga melakukan langkah advokasi untuk mendorong penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan Perkawinan Anak serta mendorong pengadilan agama dapat menggelar sidang di luar pengadilan untuk memberikan akses bagi banyaknya pasangan yang belum mencatatkan perkawinannya secara resmi.

Gerak dakwah ‘Aisyiyah ini dilakukan dengan menggerakkan perempuan-perempuan sebagai agen perubahan. Peran penting perempuan ini juga diakui oleh Rahmah Susanti dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Barat yang melakukan Gerakan Hijau Lintas Sektor. Menurutnya, perempuan tidak hanya dapat melakukan pengajaran ramah lingkungan di keluarga tetapi juga mempunyai kemampuan untuk menjadi penggerak lingkungan. “Perempuan lebih cenderung mendaur ulang, meminimalkan limbah, membeli makanan organik dan produk berlabel ramah lingkungan, serta menghemat air dan energi di rumah tangga.”

Bukti nyata praktik-praktik baik kerja dakwah ‘Aisyiyah ini menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah dan menunjukkan kontribusi perempuan dalam mendukung pembangunan Indonesia yang berkeadilan.

Berita Terbaru

UMKM Maju, Ekonomi Kuat dan Keberkahan di Bulan Ramadan

Kolaborasi hebat antara Takmir Masjid Nurul Hidayah Semanggi dengan Pimpinan Cabang Pemudaa Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Kota Solo, berhasil menggelar Festival Ramadan #3 2026 dengan...

KBGO Dinilai jadi Ancaman Serius Kesehatan Mental

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS...

Lebih dari Sekadar Hafalan, Tasmi’ 30 Juz Jadi Spirit Perjuangan Kader IMM Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kader Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Solo menuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Solo pada Sabtu...

Buka Puasa Bersama Alumnus MABAS UMS, Jaga Api Dakwah Berdampak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko menegaskan esensi buka puasa bersama alumnus Ma’had Abu Bakar Ash-Shiddiq (MABAS) Universitas Muhammadiyah...

Sambut Ramadan, PRA Bangetayu Kulon Santuni Santri Panti Asuhan ‘Aisyiyah

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Jalan Srikandi X/61, Kota Semarang,...

Ramadan, Hizbul Wathan UMS Ajak Mahasiswa dan Warga Ikut Edukasi dan Aksi Bersih

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk “NGASIH (Ngabuburit Asik Sambil Bersih-Bersih)” pada Senin (23/2/2026), di Area Kampus 1 dan...

PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Sosialisasikan KHGT

SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Kab. Boyolali, menggelar kegiatan Kajian dan Sosialisasi KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) bertempat di Aula Masjid At-Taqwa, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan...

Sebanyak 8 PCNA di Karanganyar Ikuti Gelar Baitul Arqam untuk Perkuat Ideologi Kader

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak delapan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) I pada 16–17 Februari 2026 bertempat di SMP...

Pengurus IMM Pondok Shabran dan IMM Muhammad Abduh Resmi Dilantik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS periode 2026-2027 resmi dilantik,...

IPM PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Gelar Tarhib Ramadan dengan “Pelita”

SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi menggelar kegiatan Pelita (Pelajar Ikhtiar Taat)...

Peluncuran Buku “Nalar Futurology Maroon” Warnai Pelantikan IMM Shabran dan IMM Muhammad Abduh

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di...

Redefinisi Padusan, IPM Pilih Bersihkan Kali Jenes

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan Ramadan, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Solo menggelar aksi simbolis yang mendobrak kebiasaan lama. Pada Ahad...

Leave a comment