
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 705 mahasiswa baru Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah Solo mengikuti masa pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB). Pembukaan PKKMB digelar di Auditorium ITS PKU Muhammadiyah Solo, Senin (2/9/2024) pagi.
Acara PKKMB ITS PKU Muhammadiyah Solo dimeriahkan berbagai pertunjukan seni tari serta Parade Nusantara dengan melibatkan 28 mahasiswa yang mengenakan pakaian adat dari 28 provinsi di Indonesia. Parade Nusantara itu sebagai simbol bahwa ITS PKU Muhammadiyah Solo menjadi tempat bagi anak-anak dari 28 provinsi dalam menempuh pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan itu, Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti, berpesan lima hal kepada para mahasiswa baru dengan harapan dapat menjadi pegangan mereka selama dan setelah berkuliah di ITS PKU Muhammadiyah Solo.
“Sebelumnya, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa baru karena mendapat kesempatan belajar di kampus ITS PKU Muhammadiyah Solo] dengan akreditasi baik sekali. Selamat juga telah mendapat kesempatan belajar di kampus dengan 3.000 mahasiswa, terbaik se-Jawa Tengah,” kata Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo dalam sambutannya pada pembukaan PKKMB.

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti.
Lima pesan Weni kepada mahasiswa baru ITS PKU Muhammadiyah Solo, pertama harus bersyukur, karena banyak anak-anak sebaya mereka yang ingin berkuliah tapi belum beruntung mendapat kesempatan berkuliah. Rasa syukur itu perlu pula diikuti dengan usaha serius dalam menjalani proses belajar selama di ITS PKU Muhammadiyah Solo.
Kedua, kuasai teknologi. Hal itu, menurut Weni, penting karena para mahasiswa baru begitu lahir sudah ada dan bisa memanfaatkan Internet. Di samping itu, Internet tidak bisa dibendung dan siapa yang sukses nanti adalah orang yang bisa memanfaatkan teknologi.
Kemampuan Berbahasa Asing
Ketiga, kuasai bahasa asing. Bahasa apa pun itu, mahasiswa baru akan didorong untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa asing mereka selama berkuliah di ITS PKU Muhammadiyah Solo. “Di sini setiap Kamis mengharuskan menggunakan bahasa asing, apa pun bagi siapa pun, termasuk dosen, minimal menggunakan bahasa Inggris saat mengajar pada Kamis,” katanya.
Keempat, luaskan pergaulan bagi mahasiswa baru. Terutama yang positif. Jadi nantinya mahasiswa baru harus aktif berorganisasi dan jangan jadi katak dalam tempurung. Kelima atau terakhir, jangan lupa minta restu dari orang tua terutama ibu serta selalu memberi kabar baik kepada mereka. “Apa pun yang kalian lakukan berikan kabar baik kepada mereka dan jangan pernah beri kabar buruk bagi mereka,” katanya.
Weni berharap mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan situasi dan keadaan selama berkuliah yang sangat berbeda dibanding semasa SMA. Masa perkuliahan menuntut kemandirian mahasiswa. “Mulai hari ini kalian harus berubah, dan ingat lima pesan itu, ingat bahwa kalian nanti setelah lulus pasti bisa bersaing dengan yang lain karena tidak ada perbedaan antara PTN maupuan PTS, yang membedakan hanya akreditasi,” pungkasnya.
Wakil Rektor III ITS PKU Muhammadiyah Solo, Suyanto, menambahkan ada beberapa materi yang didapat mahasiswa baru selama PKKMB, yang akan sangat berguna sebagai bekal kuliah di ITS PKU Muhammadiyah Solo. “Setelah pembukaan ini, mahasiswa baru akan mendapat materi-materi sesuai kurikulum secara nasional karena regulatif kementerian telah menyiapkan itu,” kata Suyanto.
Bakti Sosial
Materi-materi itu di antaranya tantangan perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0, pengenalan lingkungan kampus beserta sarana dan prasarananya. Selain itu, ada materi pengenalan sistem akademik, pendidikan karakter, pendidikan bela negara, serta kesehatan mental. “Pemateri sebagian dari para dosen ITS PKU Muhammadiyah Solo, sebagian lagi dari para profesional yang fasih dalam materi itu,” jelasnya.
Pada akhir masa PKKMB, para mahasiswa baru akan diajak bakti sosial di lingkungan sekitar kampus. Harapannya para mahasiswa baru mampu bersosialisasi dengan warga sekitar kampus dan banyak belajar dari mereka.
Ketua Panitia PKKMB ITS PKU Muhammadiyah Solo, Agung Setya Wardana, menyampaikan PKKMB 2024 itu mengusung tema “Meningkatkan Budaya Bangsa Indonesia Mensukseskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Melalui Kreativitas yang Berkarakter, Kepemimpinan, dan Insan Mulia”.
“PKKMB tahun ini diikuti 357 mahasiswa baru dan empat mahasiswa lama,” kata dia dalam laporan kegiatan acara pembukaan PKKMB ITS PKU Muhammadiyah Solo, Senin (2/9/2024) siang. Sebanyak 357 mahasiswa baru itu terdiri atas 279 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan 78 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi.
Sementara itu, Kepala Biro PMB ITS PKU Muhammadiyah Solo, Teguh Wahyudi, menyampaikan selain 357 mahasiswa baru, ada sebanyak 348 mahasiswa baru alih jenjang yang mengikuti PKKMB pagi itu. “Jadi yang 357 itu ialah mahasiswa baru reguler, sementara ada lainnya yang berasal dari mahasiswa baru alih jenjang yang digabungkan menjadi 705 mahasiswa baru,” kata Teguh.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





