SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Modal utama pembelajaran berkualitas bukan hanya murid yang belajar, tetapi guru yang mau belajar. Refleksi yang dilakukan seorang guru, sering kali menyadarkan seorang pendidik akan hakikat dan makna belajar.
Seperti yang dilakukan guru IPS kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Dwi Hati Syukur Lestari. Ia menyadari kelas yang diampu seringkali terasa hening. Dengan pemetaan masalah inilah tercipta ide memodifikasi permainan othello untuk pembelajaran berdiferensiasi mata pelajaran IPS, Kamis (18/1/2023).
Menurut Dwi, permainan othello sangat efektif diterapkan untuk materi IPS “Posisi dan Peran Indonesia dalam Kerjasama di Bidang Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan dalam Lingkup ASEAN”.
“Permainan othello merupakan permainan tradisional dari negara Jepang menggunakan biji hitam putih. Permainan ini cocok digunakan di kelas atas karena dapat melatih kecerdasan, menyusun strategi terbaik dalam menentukan langkah-langkah permainan. Sehingga murid lebih antusias, fokus, dan terjalin rasa kerjasama,” ujarnya.
Alat dan bahan yang diperlukan dalam permainan ini, yaitu papan othello berukuran 8×8 cm terbuat dari karton dengan modifikasi setiap kotak diberi nomor 1-64. Siapkan biji-biji permainan othello berbentuk lingkaran terbuat dari kertas karton sejumlah 64 keping dengan dua sisi berwarna hitam dan putih. Serta siapkan 64 soal yang disesuaikan dengan jumlah kotak dalam papan permainan.
Lebih lanjut, Dwi menjelaskan langkah-langkah permainan othello. Pertama, murid diberi kesempatan untuk membaca dan bertanya jawab terkait materi yang akan dipelajari.
Kedua, guru memilih enam ketua kelompok kemudian ketua kelompok diperbolehkan memilih setiap anggotanya. Setiap dua kelompok akan diberi satu buah papan permainan dan biji-biji hitam putih sebanyak 64 keping.
Ketiga, setiap kelompok boleh menggerakkan biji permainan dengan memilih nomor pada papan dan menjawab dengan benar soal yang dibawa sesuai nomor tersebut.
Keempat, kelompok lawan akan memutuskan apakah jawaban yang disebutkan benar atau salah. Jika jawaban benar, maka kelompok pertama akan meletakkan biji permainan sesuai nomor yang dipilih, begitu juga sebaliknya. Jika jawaban salah, maka kelompok tersebut tidak boleh meletakkan biji permainan pada papan othello.
“Pada langkah keempat inilah guru berperan, apabila masing-masing kelompok ragu memutuskan jawaban benar atau salah dari soal yang mereka bawa,” imbuh Dwi.
Kelima, biji lawan yang kalah akan dibalik apabila sudah terapit atau terkepung. Pengapitan ini dapat dilakukan secara vertikal, horizontal, atau diagonal.
Keenam, permainan ini akan berakhir apabila seluruh kotak pada papan othello dan soal terisi penuh atau tidak ada pemain yang memiliki langkah.
Setiap kelompok nantinya akan menghitung jumlah biji setiap warna. Kelompok dengan jumlah biji terbanyak akan menjadi pemenangnya.
Salah satu murid kelas VI, Rania Ayu Safati, yang kelompoknya berhasil menjadi pemenang dengan mengumpulkan 42 keping biji permainan terlihat antusias mengikuti pembelajaran kali ini.
“Strategi dan langkah-langkah permainan ini harus didiskusikan dengan cermat bersama anggota kelompok, satu jawaban salah saja keping kita bisa dikepung keping dari tim lawan,” pungkasnya.
84 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Empati di Desa Catur Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 84 murid kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Kampung Ramadan sebagai upaya menanamkan karakter kepedulian sosial dan kemandirian...
Siswa Kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Solo Tebar Ribuan Takjil di Penjuru Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM— Menyambut keberkahan bulan Ramadan 1447 H, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Solo yang tergabung dalam aksi ‘SETUDA Berbagi’ melaksanakan aksi sosial pembagian...
Baitul Arqam MTs Muhammadiyah Solo Baitul Arqam Diisi Praktik Ibadah Harian dan Diskusi Remaja
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mengisi kemuliaan bulan Ramadan, MTs Muhammadiyah Solo menggelar kegiatan Baitul Arqam 1447 H yang diikuti 42 murid kelas VII dan VIII nonpondok. Kegiatan ini...
Santri MTs Muhammadiyah Solo Tebar Takjil hingga Jadi Imam Muda Masjid Sekitar
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Semarak Ramadan 1447H di MTs Muhammadiyah Solo (Matsmuka) tidak hanya diisi kegiatan internal madrasah. Semangat berbagi dan mengabdi santri Pondok KH Ahmad Dahlan MTs...
Gembleng Karakter Spiritual, 166 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Pesantren Ramadan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 166 murid kelas II dan III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H guna menanamkan nilai tanggung...
MA Muhammadiyah Solo Gelar Takjil on The Road
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi terasa hangat dalam kegiatan Ramadhan yang diselenggarakan oleh keluarga besar MA Muhammadiyah Surakarta (Mamska). Rangkaian kegiatan berbagi dilaksanakan...
SD Muhammadiyah PK Banyudono Tanamkan Nilai Islam Lewat Buka Puasa Bersama
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana kebersamaan dan kekhidmatan Ramadan terasa dalam kegiatan Buka Puasa Bersama (Buber) siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono yang dilaksanakan pada...
Mahasiswa UMS Asal Kenya Beri Dakwah di SD Muhammadiyah PK Baturan Colomadu
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Nuansa dakwah Internasional mewarnai kegiatan pesantren Ramadan di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Baturan Colomadu dengan menghadirkan mahasiswa asing Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di...
Momen Ramadan, PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Gelar Mabit dan Upgrading Guru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi mengadakan kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) dan Upgrading Guru pada Rabu–Kamis, (11-12/3/2026) di aula ponpes...
Mahasiswa KKN-Dik UMS Bangkitkan Impian Siswa SMK Muhammadiyah 3 Giriwoyo
WONOGIRI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masa depan bukanlah sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan sesuatu yang perlu direncanakan dan dipersiapkan sejak dini. Kesadaran inilah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja...
Wayang Golek Pitutur Tampil di Peringatan Nuzulul Qur’an SMK Muhasuka
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—SMK Muhammadiyah Susukan Semarang (Muhasuka) menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an dengan pendekatan dakwah budaya melalui Wayang Golek Pitutur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di...
Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono Berbagi Parcel untuk Dhuafa
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan Tebar Parcel Dhuafa pada Selasa (10/3/2026). Dalam kegiatan ini, para siswa...






