Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kabarmu

Panen Raya Lazismu Bangkitkan Pemberdayaan Petani di Kabupaten Wajo

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Jumat, 7 Oktober 2022 12:42 WIB
Panen Raya Lazismu Bangkitkan Pemberdayaan Petani di Kabupaten Wajo
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Melalui program Tani Bangkit yang ada di Pilar Ekonomi, acara bertajuk "Panen Raya Lazismu Wajo" digelar di Tomodi, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Rabu (05/10). Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang akan diselenggarakan pada bulan November di Kota Solo, Jawa Tengah.

KABUPATEN WAJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Melalui program Tani Bangkit yang ada di Pilar Ekonomi, acara bertajuk “Panen Raya Lazismu Wajo” digelar di Tomodi, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Rabu (05/10). Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 yang akan diselenggarakan pada bulan November di Kota Solo, Jawa Tengah. Program Tani Bangkit di Kabupaten Wajo merupakan jalinan sinergi antara Lazismu dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud; Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna; jajaran Forkopimda; Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago; Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Sulawesi Selatan, Alimuddin; dan Ketua Lazismu Wajo, Sulaeman Nyampa. Selain itu juga turut berhadir Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB KUMKM) Kementerian Koperasi RI, Supomo bersama jajaran; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wajo, Syekh Haedar Kadir; Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Wajo, Ambo Mai; Camat Tempe, Supardi bersama para lurah; para kader Muhammadiyah serta undangan lainnya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud dalam sambutannya menegaskan, dengan luas lahan persawahan yang dimiliki, Kabupaten Wajo jadi salah satu penyangga utama produksi padi terbesar di Sulawesi Selatan. Sektor terkait diharapkan terus berinovasi untuk pengembangan ke depan. Meski luas lahan persawahan di Kabupaten Wajo bukanlah yang terbesar di Sulawesi Selatan, dari segi produksi kabupaten yang memiliki julukan Bumi Lamaddukelleng ini dapat bersaing. “Hal ini disebabkan karena Wajo memiliki lahan persawahan yang beragam. Ada yang tadah hujan, ada semi teknis, dan ada lahan persawahan teknis,” tegasnya.

Pujian pun dilontarkan oleh Amran Mahmud kepada Lazismu Kabupaten Wajo. Program Tani Bangkit yang dijalankan oleh Lazismu, menurutnya, telah sejalan dengan program yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Wajo berupa pengembangan sektor pertanian. Hal ini merupakan peluang bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan sektor tersebut. “Kabupaten Wajo memiliki potensi pertanian yang sangat luas tentu. Tentu hal ini menjadi peluang bagi pemerintah dan masyarakat Wajo untuk terus berinovasi mengembangkan sektor pertanian,” terangnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago pada kesempatan ini menyampaikan, Lazismu mendorong penuh program pemberdayaan petani melalui program Tani Bangkit, termasuk di Kabupaten Wajo. Apa yang dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Wajo, tandas Mahli, sangat inspiratif. Sebab mempunyai program inovatif untuk membuka sumber-sumber zakat di bidang pertanian dan hasil bumi lainnya. Mahli pun berpesan agar Lazismu harus lebih meningkatkan program kemitraan dengan para petani sehingga petani akan berdaya karena mendapatkan dukungan dari Lazismu dan Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) yang siap menampung hasil panen sekaligus pemberdayaan pengolahan padi.

Terakhir, Mahli juga berpesan agar upaya pemberdayaan petani ini dapat diiringi dengan pembenahan pasar. Hal ini penting dilakukan agar hasil panen dapat diserap dengan baik oleh pasar. “Jangan sampai kita sukses memberdayakan petaninya, tetapi kita terkendala oleh pasar. Akhirnya apa yang kita lakukan menjadi sia-sia karena hasil panen petani tidak terserap oleh pasar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Wajo, Sulaeman Nyampa menerangkan, kegiatan pemberdayaan petani di daerahnya sudah mengarah kepada kesadaran untuk membayar zakat pertanian. Dengan zakat yang dibayarkan tersebut, hasil pertanian bertambah berkah dan berlipat. Adapun para petani yang terlibat dalam program ini merupakan binaan dari Lazismu bekerja sama dengan MPM Muhammadiyah yang sudah menjalin kemitraan sekitar empat bulan sejak awal tanam hingga panen.

“Menariknya, petani mitra Lazismu ini mendapatkan edukasi spiritual bahwa di dalam Islam ada yang namanya zakat pertanian. Zakat ini harus dikeluarkan. Alhamdulillah dari edukasi ini petani yang sudah mencapai nisab zakat langsung mengeluarkan zakatnya, sementara yang masih belum mencapai nisab memberikan infak atau sedekah ke Lazismu,” terang Sulaeman Nyampa.

Sulaeman Nyampa menambahkan, selain padi, pada kegiatan ini juga dilakukan panen raya ikan nila yang dibudidayakan oleh para santri Darul Huffadz Al Muqarrabin Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sabbangparu. Ikan nila tersebut juga merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi dari Lazismu Kabupaten Wajo kepada para santri. Di samping itu juga diserahkan bantuan uang tunai kepada 97 orang guru honorer di lingkungan amal usaha Muhammadiyah. “Semoga bantuan yang sangat terbatas ini dapat meringankan beban para guru honorer di tengah tingginya kebutuhan ekonomi,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama dilakukan pula pengukuhan Jatam Kabupaten Wajo. Dengan terbentuknya Jatam ini, para petani akan terbantu untuk mendapatkan pasokan pupuk yang selama ini sulit didapatkan. Salah satu program Jatam adalah membuat jamu atau penyubur tanaman padi secara organik sehingga petani bisa mendapatkan dan memproduksi sendiri dengan pelatihan dan pemberdayaan oleh Jatam. Sementara padi yang dipanen tersebut adalah padi lokal yang nantinya dikemas dalam produk beras “Tunas Perkasa” dan “Tunas Melati” yang sebelumnya sudah menjadi merek beras Lazismu dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Wajo. (*)

Berita Terbaru

PP Muhammadiyah Serukan Gerakan Infak Salat Jumat untuk Korban Banjir

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menginstruksikan penghimpunan infak Salat Jumat untuk bantuan kemanusiaan korban bencana banjir dan tanah longsor. Langkah itu sebagai respons cepat atas...

Dua Ribu Orang Hadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah dan PKU Muhammadiyah Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Sekitar dua ribu warga Muhammadiyah hadir dalam acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111 dan Resepsi Milad PKU Muhammadiyah Solo ke-96. Kegiatan yang digelar...

Museum Peradaban Islam Asia Tenggara Segera Hadir di Edutorium UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.CO–Museum Perdaban Islam Asia Tenggara akan segera hadir di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Museum ini akan melengkapi Edutorium UMS yang selama ini...

Sambut Hari Guru, Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Kirim Kartu Pos untuk Guru

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Ada banyak cara menyambut Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November. Seperti yang dilakukan sejumlah 81 murid kelas VI SD Muhammadiyah...

Peringati Hari Guru, Guru SMP Muhammadiyah PK Gelar Lomba Tarik Tambang hingga Memasak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memiliki cara yang berbeda setiap tahun dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Sesuai dengan tema Bergerak...

Anies Baswedan Janji Ajak Masyarakat Sipil Berkolaborasi dengan Negara

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-A.Muhaimin Iskandar, berjanji akan menjadikan pemerataan pembangunan sebagai prioritas penting dalam visi...

Enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jateng Bentuk Center of Excellent

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama lima perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya di Jawa Tengah mulai membahas organ baru yang akan segera dikukuhkan yaitu Center...

Baru diluncurkan, Program GIP-111 Mampu Kumpulkan Dana Rp82 Miliar

Jogja, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program Gerakan Infak Pendidikan atau GIP-111 tepat pada perayaan Milad Muhammadiyah ke-111 di Gedung Sportorium kampus Universitas Muhammadiyah...

Sambut Milad Muhammadiyah ke-111, Hizbul Wathan Solo Gelar Apel Akbar

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan akan menyelenggarakan apel Akbar Hizbul Wathan untuk menyemarakkan milad ke-111 Muhammadiyah....

Siswa SMP Muhammadiyah PK Sabet Dua Juara School Creative Hub Gojek se-Soloraya

Solo, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Bara Kaori Satya Maharani, menyabet dua penghargaan dalam ajang perlombaan Gojek School Creative Hub 2023...

UMS Beri Penguatan Keislaman untuk Keluarga WNI Lintas Budaya dan Muslim Baru di Australia

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) memfasilitasi dosen untuk mengabdi di luar negeri melalui skema program...

Mahasiswa UMS Raih Silver Medal dan Special Award pada Ajang SIIF 2023 di Korea Selatan

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Kolaborasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih Silver Medal dan Special Award pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2023, dengan...

Leave a comment