
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Rabu (23/9/2026), beranjangsana ke MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah Jl. Menteri Supeno No. 42, Sorosutan, Umbulharjo, Jogja. Pertemuan ini untuk membahas penulisan sejarah lokal Persyarikatan berikut penyelamatan aset sejarah Muhammadiyah.
Rombongan MPI PDM Kota Solo dipimpin oleh Ketuanya, Muhdiyatmoko, beserta pengurus lainnya yang tergabung ke dalam komunitas History-MU, sebuah komunitas sejarah yang dibentuk oleh MPI PDM Kota Solo. Mereka adalah Sholahuddin (Ketua History-MU), Nasta Mahardi, Hendro Susilo, Miftahul Arozaq, dan Zaki Setiawan.
Dua orang dari MPI PP Muhammadiyah yang menerima adalah Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah, Widyastuti, serta Muhammad Ichsan Budi Prabowo, pengelola Museum Muhammadiyah. Pada pertemuan tersebut kedua pihak membahas fenonema makin intensnya Persyarikatan di daerah yang mulai memedulikan penulisan sejarah lokal. Mereka juga mulai peduli bagaimana menyimpan aset-aset sejarah berikut bisa menyelelamatkan narasi sejarah Persyarikatan di daerah masing-masing.
Saat memulai diskusi, Muhdiyatmoko menyampaikan terima kasih kepada MPI PP Muhammadiyah yang telah menerima rombongan dari Solo. Dia berharap pertemuan ini dapat memberikan akses sumber-sumber sejarah bagi MPI PDM Kota Solo sehingga dapat memperkaya sumber sejarah bagi Muhammadiyah Kota Solo.
Widyastuti menyambut baik kehadiran pengurus MPI dan History-MU. Dia mengatakan tahun ini menjadi fenomena yang menggembirakan bagi perkembangan penulisan sejarah Muhammadiyah. Ada semangat dari teman-teman MPI di berbagai daerah yang menulis dan mendokumentasikan sejarah lokal mereka. “Kami sudah menyosialisasikan pentingnya penulisan sejarah itu sejak periode kepengurusan [MPI] yang lalu. Baru dua tahun ini mereka secara mandiri menulis sejarah dan meminta kami untuk mendampingi mereka,” ujar Wiwid, panggilan akrab Widyastuti. Menurutnya, kegairahan ini juga ada kaitannya dengan keinginan PP Muhammadiyah untuk menambah sumber sejarah berupa heritage yang menjadi penanda penting histori Muhammadiyah.
Belum lama ini, kata Wiwid, MPI PP Muhammadiyah juga mendampingi MPI di Maluku yang juga menulis buku sejarah Persyarikatan di daerah tersebut. MPI PP Muhammadiyah mempunyai tim yang terdiri dari para sejarawan yang siap mendampingi penulisan sejarah di setiap daerah di Tanah Air.
Sholahuddin menambahkan MPI PDM Kota Solo telah membentuk komunitas sejarah History-MU sebagai bentuk komitman MPI untuk menyimpan dan menyelamatkan aset-aset sejarah Muhammadiyah di Kota Solo. Apalagi Kota Solo selama ini mempunyai peran penting dalam perkembangan dakwah Persyarikatan baik untuk tingkat lokal maupun di tingkat nasional. Program History-MU tidak sekadar jalan-jalan ke spot-spot penting di Persyarikatan, tapi juga melakukan kajian sejarah termasuk mendokumentasikan sumber-sumber sejarah Muhammadiyah di kota ini. Sholahuddin mengatakan MPI PDM Kota Solo telah memiliki buku berjudul Matahari Terbit di Kota Bengawan: Sejarah Awal Muhammadiyah di Solo yang ditulis oleh Mohamad Ali dan Syifaul Arifin. “Tentu saja buku ini menjadi dasar penting bagi kami dan harus terus diperkaya dengan penulisan tema sejarah Muhammadiyah lainnya di Kota Solo,” ujarnya. Sedangkan Hendro Susilo menambahkan pihaknya akan bekerja sama dengan Majelis Pendidikan PDM Kota Solo untuk memasukkan sejarah Muhammadiyah lokal ini ke dalam pembelajaran Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Sehingga siswa sekolah Muhammadiyah bisa belajar sejarah Muhammadiyah lokal di luar kelas dengan langsung mendatangi tempat-tempat bersejarah.
Klaim Sejarah
Zaki Setiawan menyoroti tentang masih adanya semacam “trauma” di sebagian kalangan Muhammadiyah Kota Solo terhadap tokoh-tokoh sejarah masa lalu. Karena, jelasnya, sebagian tokoh Muhammadiyah masa lalu masih dinilai kontroversial, seperti sosok Haji Misbach, Mulyadi, termasuk tokoh pers, Surono. Hal ini yang menjadi pekerjaan rumah bersama bagaimana menghilangkan “trauma” untuk mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan Muhammadiyah. Namun, pihaknya sepakat bahwa perlunya merebut narasi sejarah yang ada relasinya dengan Muhammadiyah. Hal itu juga diamini Wiwid. “Kalau kita tidak mengklaim, narasi itu akan diklaim pihak lain,” ujar Wiwid.

Berfoto bersama di depan lukisan Kiai Ahmad Dahlan usai diskusi. [MPI Solo].
Pada kesempatan tersebut, Nasta Rahardi menyampaikan perikal keterbatasan akses ke sumber atau arsip sejarah. Nasta meminta agar MPI PP Muhammadiyah bisa membantu membuka ke sumber-sumber sejarah tersebut. Miftahul Arozak juga mengatakan perlunya membangun direktori-direktori sejarah yang penting bagi Persyarikatan. Bagaimanapun, sejarah itu juga memerlukan bukti-bukti sebagai bukti sejarah masa lalu.
Pengelola Museum Muhammadiyah, Muhammad Ichsan Budi Prabowo, mengenalkan sumber sejarah di website khazanah.muhammadiyah.or.id yang memuat dokumen sejarah Persyarikatan. Pihaknya akan terus memperkaya data-data dan informasi perihal sejarah Persyarikatan di Tanah Air di kanal tersebut. Muhammadiyah di daerah, termasuk Solo, juga bisa mengirimkan dokumen-dokumen sejarahnya untuk diunggah sehingga bisa memperkaya khazanah sejarah Muhammadiyah. Dia akan memberikan akses khusus agar bisa melihat sumber-sumber sejarah lainnya.
Pada akhir pertemuan, baik Widyastuti maupun Muhammad Ichsan Budi Prabowo berkomitmen untuk membantu Muhammadiyah di daerah untuk bisa menulis sejarah lokalnya, baik dengan menyediakan akses ke sumber-sumber sejarah maupun dengan menyediakan para sejarawan di MPI PP Muhammadiyah untuk melakukan pendampingan. Bahkan Wiwid menekankan agar perpustakaan yang dikelola MPI PDM Kota Solo lebih mengutamakan mengoleksi data dan arsip Muhammadiyah masa lalu. Data dan arsip tersebut akan bernilai sejarah yang penting baik untuk saat ini maupun ke depan.
Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan SDA
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan bentuk usaha dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) membuat pembahasan mengenai zakat terus berkembang. Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Muhammadiyah melalui Hasil...
Muhammadiyah Mulai Audit Energi Gedung PP, Dorong Budaya Hemat Energi
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Muhammadiyah mulai melakukan audit energi di Gedung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Jakarta, sebagai langkah untuk mendorong penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus membangun...
Gelar FGD, MPI PDM Solo Hadirkan Kajian Sejarah Lewat Laporan “Langkah Baru”
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kota Solo sebagai pusat perkembangan monumental Muhammadiyah menjadi sorotan utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Majalah Langkah Baru, Sabtu (22/8/2026),...
Haedar Nashir Serukan Kemakmuran Rakyat sebagai Agenda Utama Indonesia
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan Indonesia merupakan milik bersama seluruh rakyat. Seluruh penyelenggara negara dan komponen bangsa memiliki tanggung jawab...
Pengkaderan Berkemajuan Tidak Harus Mahal
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pengkaderan Muhammadiyah yang berkemajuan tidak harus mahal. Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Pembina Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo,...
Muhammadiyah Dorong Kesatuan Waktu Ibadah Lewat KHGT
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Gagasan penyatuan kalender Hijriah terus mengemuka dalam diskursus umat Islam global. Salah satu konsep yang kini dikembangkan adalah Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebuah...
PP Muhammadiyah Tunjuk UMS Kembangkan Infrastruktur Geospasial Persyarikatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menugaskan Biro Pengembangan Organisasi (BPO) untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan Rektor dan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)...
Prodi PAI UMS adakan Pelatihan Deep Learning untuk Guru ISMUBA Sekolah Muhammadiyah di Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi guru di bidang teknologi, Majelis Pendidikan Kota Solo bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama...
Cetak Siswa Berpikir Komputasional, Pujiono Bekali Guru dengan Koding dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pujiono, narasumber sekaligus anggota Tim Fasilitator Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan penguasaan koding dan kecerdasan artifisial (AI) merupakan bekal penting bagi...
Rapat Pleno PWM Jateng 2025 di UMS Ulas Konsolidasi dan Peluang Pengembangan Program
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rapat Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu, (19/11/2025). Pertemuan digelar di Ruang Rapat Badan Pembina...
Sinergi UMS-MPKSDI PP Muhammadiyah, Kuatkan Kapasitas Instruktur dan Fasilitator Baitul Arqam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Coaching TIM Instruktur & Fasilitator Baitul Arqam UMS. Kegiatan yang digelar...
Agus Taufiqurahman Buka Bimtek Pembelajaran Koding dan AI Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial, Rabu (12/11/2025) di Hotel Mercure Solo...






