Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Urai Kemacetan Lalu Lintas, PST UMS: Integrasi Transportasi Umum Bisa Jadi Solusi

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 18 September 2025 15:09 WIB
Urai Kemacetan Lalu Lintas, PST UMS: Integrasi Transportasi Umum Bisa Jadi Solusi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi warga naik BST.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus berupaya menjawab tantangan dan permasalahan sosial. Dalam hal ini, UMS membentuk Pusat Studi Transportasi (PST) untuk mengkaji isu-isu berkaitan dengan transportasi.

Dibentuk sejak 2013, PST UMS tidak hanya mengandalkan satu perspektif dari bidang ilmu teknik sipil, melainkan dari disiplin ilmu lain seperti perspektif ekonomi, hukum, psikologi, hingga informatika. Memperingati ‘Hari Perhubungan Nasional’ yang jatuh pada 17 September, Ketua PST UMS, Rama Rizana, menyoroti mengenai pemeliharaan infrastruktur jalan di Indonesia.

Menurutnya, permasalahan transportasi di Indonesia terdapat pada lemahnya sistem pemeliharaan jalan dan manajemen transportasi. “Dari sisi material dan struktur jalan, tantangan terbesar di Indonesia yang saya lihat adalah dari segi penegakan regulasi kaitannya soal pemeliharaan jalan,” ujar Rama saat dimintai keterangan, Rabu (17/9/2025).

Kerap kali ia mengetahui kesalahpahaman masyarakat yang menilai jalan penghubung tidak segera diperbaiki kecuali telah memakan korban jiwa. Padahal, untuk melakukan perbaikan, harus melalui tahapan-tahapan tertentu. Sedangkan dari sistem dan manajemen transportasi tantangan utamanya masih kembali pada persoalan penerapan regulasi.

Ia mengungkapkan infrastruktur jalan merupakan faktor pendukung yang saling berkesinambungan dalam keberjalanan transportasi. Jalan berkaitan dengan kebutuhan publik, maka sudah menjadi tanggung jawab bersama dalam melakukan pemeliharaan dan pencegahan.

Tanggung Jawab Bersama

Rama menyebut, jalan adalah kebutuhan publik, sehingga kerusakan dan pemeliharaan merupakan tanggung jawab bersama. Termasuk tanggung jawab bersama akan sistem dan manajemen, beban kendaraan, dan perilaku berkendara.

Menurutnya, infrastruktur jalan sangat mendukung untuk kelancaran pengangkutan. “Transportasi itu kan proses pengangkutan barang dan penumpang dari satu titik ke titik lainnya. Jadi ya semuanya saling berkaitan,” papar dosen Teknik Sipil UMS itu.

Lebih lanjut, Rama menekankan agenda transportasi berkelanjutan tidak hanya berhenti pada hasil akhir berupa infrastruktur jalan, tetapi pada serangkaian proses secara menyeluruh. Rama menegaskan bahwa suatu negara itu dapat dikatakan suatu transportasi berkelanjutan itu ketika benar-benar dipikirkan dan dieksekusi, baik dari aspek keilmuan dan kepakarannya, maupun dari pemangku kepentingan seperti perguruan tinggi dan pemerintah.

Mengenai moda transportasi rendah emisi, ia lebih mengarahkan pada transportasi umum dibandingkan dengan kendaraan listrik. Terlebih beberapa wilayah di Indonesia sudah padat atau macet. Kemacetan lalu lintas yang padat, menurut Rama dapat terurai melalui integrasi transportasi umum.

Perbaikan kebijakan, sarana dan prasarana, keandalan transportasi umum, jam, keselamatan, dan faktor pendukung lainnya akan menjadi solusi kemacetan. “Kalau itu semua sudah bagus kan otomatis akan menarik masyarakat yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi ke kendaraan umum,” kata Rama.

Ketua PST UMS, Rama Rizana.

Ketua PST UMS, Rama Rizana.

Rama mengungkapkan agak keliru ketika pajak kendaraan pribadi dinaikkan, akan tetapi transportasi umum masih memiliki banyak persoalan. Rama mengungkapkan hendaknya pajak kepada pengguna kendaraan pribadi ditinggikan, maka masyarakat akan beralih menggunakan transportasi umum. Namun kebijakan tersebut perlu disertai adanya peningkatan kualitas infrastruktur transportasi umum.

“Dan itu udah pelajaran dari negara-negara lain, Hongkong, Singapura, itu mereka (harga) beli kendaraannya tinggi, kendaraan pribadi ya karena transportasi umumnya sudah bagus, sudah terintegrasi,” jelasnya.

Transportasi umum di Indonesia menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Tetapi memang di beberapa wilayah seperti Jabodetabek, transportasi umumnya sudah lebih baik. Pakar transportasi UMS itu menyebut, untuk menarik masyarakat agar menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan bermotor pribadi.

“Mestinya orang-orang penting seperti pejabat pemerintah dapat menjadi contoh masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Ketersediaan informasi seperti jadwal dan lokasi transportasi umum juga menjadi aspek penting untuk mendukung transportasi umum,” ujarnya.

Dia menyebutkan hal penting yang bisa didorong untuk menarik minat masyarakat agar beralih menggunakan transportasi umum. Poin itu adalah teladan dari tokoh penting, informasi dan keandalan transportasi umum. “Lalu kebijakan dan hal lainnya akan mengikuti seiring perkembangan dari integrasi moda transportasi.”

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

44 Ners Baru UMS Diambil Sumpah, IPK Rata-rata 3,79 dan Peluang Karier hingga Jepang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan 44 tenaga perawat profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK)...

Inovasi Karpet RABA UMS Raih Dua Penghargaan di JISF 2026, Bantu Stimulasi Fokus Anak ADHD

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih dua penghargaan internasional dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026, yakni Gold Medal Awards dan...

PMB 2026, Pendaftar UMS dari Kalimantan dan Sulawesi Meningkat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pendaftar calon mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari luar Pulau Jawa mulai menunjukkan peningkatan pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga...

UMS Jajaki Kerja Sama dengan 4 Kampus di Uzbekistan, Fokus Kembangkan Fakultas Kedokteran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui serangkaian kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi di Uzbekistan. Fokus utama kolaborasi diarahkan pada bidang...

Tawarkan Konsep RME, Erham Budi Wiranto Raih Gelar Doktor ke-66 PAI UMS dengan IPK 3,93

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erham Budi Wiranto berhasil meraih gelar doktor ke-66 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah...

Perkuat Sinergi Madrasah-Kampus, UMS Kirim Mahasiswa PKL Kemuhammadiyahan ke MTs Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kuliah Lapangan (PKL) Kemuhammadiyahan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam acara serah terima yang...

Hukum, Demokrasi, dan HAM di Era Algoritma, UMS Kumpulkan Pakar Dunia dalam Short Course Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan International Short Course 2026 bertema “Law, Politics, and Governance in the...

IYSA Sambut Tawaran UMS, Siap Jadi Jembatan Mahasiswa ke Ajang Ilmiah Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) sebagai langkah memperkuat rekognisi institusi di tingkat global dan...

Dukung Kampus Hijau, FT UMS Resmikan Water Station di Tiga Titik Strategis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan fasilitas Water Station, Senin (27/4/2026), di Hall Gedung H. Inisiatif ini menjadi langkah konkret...

Inovasi Green Cosmetic UMS, Sampo Antiketombe Jeruk Nipis Raih Titel di JISF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Medal dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang digelar pada 24–27 April 2026...

Hardiknas 2026, Rektor UMS Dorong Budaya Belajar Sepanjang Hayat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Gedung Induk Siti Walidah, Sabtu (2/5/2026). Upacara berlangsung khidmat...

Bahan Ajar IPAS Pesona Jepara, Inovasi Disertasi Doktor UMS Padukan Budaya Lokal dan STEAM

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erna Zumrotun, mahasiswa program Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan...